LIVE TV
Tiga Pekan Jelang PSU, Bawaslu Perketat DPT yang TSM Apnizal: Surat Pengunduran Diri Sanusi Sudah Diteruskan ke KPU RI Dinkes Muaro Jambi Minta Perusahaan Tambah Ruang Isolasi Breaking News!! Warga Pelayangan Tembesi Temukan Mayat Gantung Diri Kapolres Tanjabbar Pimpin Langsung Apel Gelar Pasukan OPS Ketupat

Home / Nusantara

Jumat, 26 Maret 2021 - 17:27 WIB

Mudik Lebaran 2021 Dilarang, Publik: Kok Kemarin Pilkada Malah Boleh?

Foto ilustrasi Mudik

Foto ilustrasi Mudik

Pemerintah pusat lewat Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy resmi menetapkan mudik lebaran 2021 dilarang.

Padahal beberapa waktu lalu Kementerian Perhubungan sempat mengeluarkan pernyataan yang melonggarkan soal mudik lebaran.

Kabar mudik lebaran dilarang tersebut langsung memantik keriuhan publik yang tak sabar menanti momen Idulfitri tiba.

Bagaimana tidak, Idulfitri kerap menjadi momen berkumpul keluarga besar yang bekerja atau sekolah jauh di luar kota. Aturan dilarang mudik membuat mereka terusik.

Mudik jadi trending topic (Twitt

Dipantau beritahits.id, tagar ‘Mudik’ menempati jajaran Trending Topic Indonesia dan menuai sekitar delapan ribu cuitan.

Baca Juga   Teguh Santosa Daftarkan JMSI, Untuk Jadi Konstituen Dewan Pers

Reaksi publik beraneka macam. Ada yang setuju karena bisa mengurangi pertambahan kasus Covid-19. Namun, banyak pula yang memprotes dan resah dengan kebijakan tersebut.

Pasalnya, beberapa dari mereka mudik lebaran tahun lalu terpaksa tidak pulang. Sementara tahun ini, larangan mudik kembali muncul.

“2021 gak mudik lebaran lagi,” ungkap pemilik akun Twitter Mz******lo.

“Pakdhe Jokowi kemarin Pilkada lancar saja diperbolehkan. Ini kita mudik mau ketemu orang tua malah dilarang. Sudah dua kali lebaran lho Pak. Mohon dong lebih bijak dalam memutuskan,” kata Ts*******ry.

Baca Juga   Aiman Witjaksono Ajak Jurnalis Terus Kreatif dan Inovatif

Publik juga ramai membandingkan antara larangan mudik lebaran dengan sejumlah kebijakan pemerintah lainnya.

“Mudik dilarang, TKA boleh masuk. Negeri lawak,” tukas @ac*******sy.

“Mudik dilarang tapi liburan atau pariwisata digadang-gadang, wow,” balas No*****ls.

“Pilkada boleh. Rame Parpol oke. Giliran Idulfitri gak boleh. Gak mikir apa ada pasangan yang jauh-jauhan kerjanya dan momen libur bersama itu sangat berharga?” protes Wil*******p.

“Kenapa harus strick gak boleh. Emang gak ada solusi yang lebih baik lagi? Fungsi tim ahli gimana? Kajiannya?” sambungnya.

Baca Juga   Curi Start Mudik di Jambi Padati Loket Bus, Penumpang: Biar Bayar Mahal Tak Sebanding Rasa Rindu Pada Keluarga

Cuitan warganet soal mudik (Twitter).
Mudik Dilarang

Seperti diketahui, Muhadjir Effendy mengatakan, larangan mudik berlaku bagi seluruh ASN, TNI, Polri, pegawai BUMN, karyawan swasta dan seluruh masyarakat.

Hal tersebut dilakukan selain mengurangi penyebaran virus Corona (Covid-19), juga untuk mensukseskan program vaksinasi yang digalakan pemerintah.

Muhadjir Effendy mengungkap bahwa pelarangan mudik mulai berlaku dari 6 Mei hingga 17 Mei 202

Ia mengingatkan sebelum dan sesudah tanggal tersebut, masyarakat tidak diperkenakan melakukan kegiatan ke luar daerah.

“Sepanjang kecuali betul-betul dalam keadaan mendesak dan perlu.”

(Suara.com)

Share :

Baca Juga

Nusantara

Kapolri Listyo Sigit Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PB ISSI

Nusantara

Terbentuknya JMSI di NTB, Pemrov: JMSI Bagian Penting Dalam Membangun Bangsa

Nusantara

Catat Nih! Daftar 34 Provinsi yang Tidak dan Naikkan UMP 2021

Nusantara

Datangi Kanwil Kemenkum HAM, DPD PD Sulut Tolak Hasil KLB Sumut

Nusantara

Mantan Kepala Kamar Mesin KRI Nanggala Ungkap Hal Rahasia, “Terus Terang Saya Sakit Hati”

Hukrim

Sadis! Gara- gara Game Online, Hafiz Quran Dibunuh Teman Sendiri

Nusantara

Habib Rizieq Terancam Ditahan Polda Metro, Fadli Zon: HRS Ulama Pemberani Menyuara Kebenaran

Nusantara

Polisi Tembak Mati 6 Laskar FPI, Komnas HAM Bentuk Tim Penyelidikan