LIVE TV
Ratusan Warga Bersama Pengemudi Ojol di Jambi Terima Zakat Maal Bupati Tanjabbar Saksikan Secara Virtual Gema Membumi Arakan Sahur Online PT Putra Duta Indahwood Mangkir di Sidang Karhutla Jambi Kasatpol PP Tinjau Pos Penyekatan, Puluhan Sepeda Motor Balik Kanan Begini Cara Travel Bandel yang Nekat Melintas Masuk Jambi Saat Peniadaan Mudik 2021

Home / Nusantara

Senin, 26 April 2021 - 15:43 WIB

MUI: Jalankan Tugas Negara, Awak KRI Nanggala Mati Syahid

MUI menyebut seluruh awak KRI Nanggala mati syahid karena tengah menjalankan tugas negara. (Foto: ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

MUI menyebut seluruh awak KRI Nanggala mati syahid karena tengah menjalankan tugas negara. (Foto: ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh mengatakan bahwa seluruh awak kapal selam KRI Nanggala 402 yang tenggelam di perairan utara Pulau Bali meninggal dunia secara syahid karena tengah menjalankan tugas negara.

“Setiap muslim yang matinya tenggelam, terlebih dalam tugas negara, merupakan mati syahid. Korban KRI Nanggala 402 yang teridentifikasi sempat salat berjamaah sebelum berlayar, menjalankan tugas kedinasan dan tugas negara, karenanya mereka termasuk syuhada,” kata Asrorun dalam keterangan resminya, Senin (26/4/2021).

Baca Juga   Risma Laporkan 21 Juta Data Ganda Penerima Bansos, PKS: Gol Bunuh Diri

Asrorun turut mengutip sebuah hadis dalam ajaran Islam yang memuat seseorang bisa dinyatakan meninggal secara syahid. Hadis Riwayat Bukhari pada intinya mengatakan bahwa umat Islam terbunuh di jalan Allah, karena wabah, dan meninggal karena tenggelam dinyatakan syahid.

Dari Abu Hurairah ra beliau berkata: Rasulullah saw bersabda : “Siapa yang terbunuh di jalan Allah, dia syahid. Siapa yang mati (tanpa dibunuh) di jalan Allah dia syahid, siapa yang mati karena wabah Tha’un, dia syahid. Siapa yang mati karena sakit perut, dia syahid. Siapa yang mati karena tenggelam, dia syahid,” (HR. Muslim).

Baca Juga   Fakta Mengejutkan Habib Rizieq, Eks Politisi PDIP: Dia Itu Seorang Soekarnois, Islamnya Nasionalis

Selain itu, Asrorun juga mengajak kepada seluruh umat Islam melaksanakan salat gaib bagi para awak KRI Nanggala yang dinyatakan meninggal dunia. Ia juga mengajak umat Islam turut mendoakan agar para korban diberikan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT.

“Mari berpartisipasi untuk meringankan duka mereka, termasuk dengan memberi beasiswa bagi putra putri yang ditinggalkan,” kata dia.

Baca Juga   Desakan Nonaktifkan Sanusi, Ketua KPU Jambi: Sementara Diroling Divisi

Asrorun juga mendoakan agar pemerintah Indonesia bisa diberikan kemampuan menjaga pertahanan dan keamanan di seluruh NKRI.

“Serta diselamatkan dari berbagai kesulitan, musibah, bala, marabahaya, dan berbagai ancaman luar dalam, hingga terwujud baldatun thayybatun wa rabbun ghafur,” kata dia.

KRI Nanggala-402 sudah dinyatakan tenggelam di perairan utara Bali. Seluruh awak yang berjumlah 53 orang dinyatakan gugur. Kapal selam itu terbelah menjadi tiga bagian di dasar laut.

Cnnindonesia.com)

Share :

Baca Juga

Nusantara

Pesan Waspada untuk 9 Provinsi Agar Siklon Surigae Diantisipasi

Nusantara

FSGI Beri Rapor Merah untuk 1 Tahun Mendikbud Nadiem, Nilainya 68

Nusantara

Hore! Anak Sekolah Dapat BLT Rp 3,4 Juta

Nusantara

Video Detik-detik Masjid Dilempari Bom Molotov di Cengkareng, Api Berkobar

Nusantara

Sempat Dikabarkan Meninggal Dunia, Kondisi Hamzah Haz Memang Menurun, PPP Mohon Doa
Rangga korban pembunuhan di Aceh Timur adalah termasuk dalam keluarga miskin. Selain kehidupan yang pas pasan mereka hanya memiliki rumah yang tidak layak huni. Foto iNews TV/Maulidin

Nusantara

Miris! Begini Kondisi Kehidupan Keluarga Rangga korban Pembunuhan Karena Bela Ibunya dari Pemerkosaan
Ilustrasi

Nusantara

Pemerintah Siapkan 35 PP-5 Perpres Tindak Lanjut Omnibus Law UU Cipta Kerja

Nusantara

Ini Penjelasan Keluarga Soal Video Bocah Larang Ayahnya Berangkat ke KRI Nanggala