Menu

Mode Gelap
Facebook Mulai Uji Coba Kurangi Konten Politik di 80 Negara, Termasuk Indonesia Tanahnya Ditawar Miliaran Rupiah, Pensiunan PNS Ini Pilih Wakafkan untuk Masjid Al Haris Janji Berantas Sumur Illegal Drilling di Batanghari Pemaparan Visi Misi Cakades Bajubang Laut, Warga : Joni Punya Jaringan, dan Pergaulan Luar Biasa Maulana Terima Penghargaan Menkes Terkait Sanitasi Berbasis Masyarakat

Nasional · 26 Sep 2021 10:45 WIB

Muktamar NU ke-34 Akan Digelar 23-25 Desember 2021


 Ilustrasi kantor NU Perbesar

Ilustrasi kantor NU

NASIONAL – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memutuskan penyelenggaraan Muktamar ke-34 NU akan diselenggarakan pada 23 hingga 25 Desember 2021. Sebelumnya Muktamar direncanakan bulan Oktober.

“Kami bersepakat dan memutuskan bahwa pelaksanaan Muktamar ke-34 NU akan diselenggarakan pada Tanggal 23-25 Desember 2021,” ujar Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, saat Pleno Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU yang diikuti secara virtual dari Jakarta, Sabtu (25/9/2021).

BACA LAINNYA  Satgas Covid-19 Keluarkan SE: Seluruh Pihak Terlibat PON XX Papua Wajib Karantina

Keputusan tersebut diambil hasil musyawarah Ketua Umum PBNU bersama Rais ‘Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf dan Sekretaris Jenderal PBNU Ahmad Helmi Faishal Zaini.

Menurut Said Aqil, keputusan itu diambil demi menjaga martabat NU dan keberlangsungan munas dan konbes secara tenang, damai dan teduh.

“Dengan catatan bahwa penyelenggaraan seluruh kegiatan muktamar akan mematuhi protokol kesehatan dan mendapatkan persetujuan satgas Covid-19, baik di tingkat nasional maupun di tingkat daerah.” ujarnya.

BACA LAINNYA  Masjid Terbesar di Jerman Diizinkan Kumandangkan Azan pada Jumat Sore

Sebelumnya, konferensi besar yang dilaksanakan pada 2020 awalnya memutuskan Muktamar ke-34 NU akan digelar pada Oktober 2021, namun karena pandemi akhirnya harus diundur pada Desember.

Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar memohon maaf kepada seluruh pengurus di semua tingkatan dan warga NU atas keterlambatan PBNU dalam menjalankan roda organisasi akibat pandemi Covid-19.

“Dengan tulus ikhlas, atas nama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, saya mohon maaf sebesar-besarnya, kepada seluruh jajaran kepengurusan Nahdlatul Ulama di seluruh tingkatan, atas keterlambatan PBNU di masa pandemi Covid-19 ini dalam menjalankan organisasi,” kata dia.

BACA LAINNYA  Breaking News!!! Kembali Si Jago Merah Hanguskan Toko dan Rumah di Desa Suak Samin

Kiai Miftach mengajak seluruh peserta untuk meniatkan keikutsertaan dalam Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2021 ini sebagai bentuk khidmat dalam menjalankan amanah dengan baik.

“Mari dengan tuma’ninah nawaitu berkhidmat dan dengan memohon ridha Allah SWT amanah ini kita jalankan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Antara.com

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tanahnya Ditawar Miliaran Rupiah, Pensiunan PNS Ini Pilih Wakafkan untuk Masjid

15 Oktober 2021 - 20:26 WIB

Brigadir NP Siap Tanggung Jawab soal Aksi Banting Pendemo Mahasiswa

14 Oktober 2021 - 08:23 WIB

Catat! ASN Dilarang Cuti Pada Tanggal Ini

13 Oktober 2021 - 11:52 WIB

Soal Tagar #PercumaLaporPolisi, IPW: Karena Nila Setitik, Rusak Susu Sebelanga

12 Oktober 2021 - 08:58 WIB

Libur Hari Besar Islam Sering Digeser, MUI: Harusnya Mengikuti Hari Besar Keagamaan

12 Oktober 2021 - 08:43 WIB

Demi Keadilan, DPR Minta Usut Tuntas Kasus Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

12 Oktober 2021 - 07:38 WIB

Trending di Hukrim