Menu

Mode Gelap
Ketua DPRD Edi Purwanto Apresiasi FORMAJA Gelar Aksi Sosial Jelang Kedatangan Dirjen Kebudayaan Direktorat PTLK Datang, Masyarakat Rambutan Masam Bentuk Kepanitiaan Dirjen IKP: Dewan Pers Satu-satunya Lembaga yang Lakukan Sertifikasi Jurnalis Lepaskan JCH, Fadhil Arief: Doakan Kami Agar Jadi Pemimpin Istiqomah Tinjau Jalan di Sabak, Al Haris: Pemrov Jambi Segera Mengangani Dengan 2 Skema

Peristiwa · 29 Nov 2021 14:39 WIB

Niat Mau Pesan Kopi, Tukang Pangkas Rambut Temukan Nenek Sudah Meninggal Dunia


 Niat Mau Pesan Kopi,  Tukang Pangkas Rambut Temukan Nenek Sudah Meninggal Dunia Perbesar

Kabarjambikito.com – Warga Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi digegerkan dengan penemuan mayat seorang nenek di rumahnya.

Diketahui seorang nenek tersebut adalah Nur Aini (76) warga asal Solok Selatan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Kapolres Muaro Jambi AKBP Yuyan Priatmaja SIK. MH. melalui Kasat Reskrim AKP. Khairunas MH membenarkan telah terjadi penemuan mayat.

Menurut keterangan warga, nenek ditemukan sudah meninggal dengan kondisi wajah terluka.

“Informasinya perhiasan-perhiasan juga uang sang nenek sudah hilang sehingga membuat heboh warga sekitar,” Ujarnya.

BACA LAINNYA  Pernah Bongkar Kasus Emas Ilegal, Kini Ditreskrimsus Polda Jambi Jadi Kapolresta Bandara Soetta

Saat ini nenek sudah dibawa ke RSUD Raden Mattaher Jambi oleh pihak kepolisian. Kejadian tersebut Minggu (28/11/2021) diperkirakan pukul 10.00 WIB pagi, dan baru diketahui sekira pukul 12.00 WIB

Salah seorang Adi tukang pangkas rambut mengatakan, awalnya Ia datang hendak memesan kopi, tetapi nenek tidak menyahut dengan posisi seperti orang yang tertidur. Karena penasaran, Adi memanggil dua orang rekannya untuk memanggil nenek.

“Tapi nenek juga tidak bergerak, akhirnya kawan memanggil Uni Barre Solok, kemudian Uni Barre Solok datang dan melihat langsung kondisi nenek dan melihat ada darah,” Ujarnya.

BACA LAINNYA  Al Haris: Disbudpar Provinsi Jambi Harus Ciptkan Gagasan Kreatif dan Inovatif

Selanjutnya Uni Barre Solok melaporkan kejadian ini ke Ketua RT juga memberitahu pihak keluarga korban.

“Kami tidak berani masuk, yang masuk hanya keluarga, kami didepan, saja,” jelasnya Adi.

Pantauan dilokasi saat ini, rumah korban sudah dilintasi garis Police Line oleh kepolisian Muaro Jambi, saat ini masih berada di TKP. Akibat kejadian ini pula, arus lalulintas sedikit terganggu mengalami kemacetan.

Terpisah, Ketua RT 01 Mendalo Darat Joni mengatakan, awalnya Ia diberitahu oleh warganya bahwa didepan ada keramaian dikira ada lakalantas.

BACA LAINNYA  Pegawai PLN Ditemukan Tewas di Mess

Joni mengaku datang setalah Adzan Zhuhur, lalu TKP sudah ramai dan dikira ada kecelakaan.

“Kami biasa memanggil nenek, Ia tinggal disini, karena buka usaha, jadi nenek ini ngontrak, buka usaha jualan kopi,” jelasnya.

Kasi Humas AKP Amradi mengatakan, kasus ini tengah di tangani Reskrim yang sedang melakukan olah TKP. Sementara saat kejadian suami nenek sedang pergi mencari ikan ke sungai di bawah.

“Suaminya memang hobi nyari ikan,” pungkasnya. (Edo)

Artikel ini telah dibaca 190 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Selingkuh Dengan Istri Polisi, Oknum Polisi Berpangkat AKP Digerebek

23 Juni 2022 - 22:28 WIB

Truck Meledak, Warga Muaro Pijoan Meninggal Dunia

23 Juni 2022 - 19:01 WIB

Gegara Membuat Konten, Seorang Emak-emak Ditilang Polisi

23 Juni 2022 - 17:00 WIB

Antisipasi Curas, Curat, dan Begal Polda Jambi Lakukan Patroli

18 Juni 2022 - 09:38 WIB

Pernikahan Sesama Jenis di Jambi Terbongkar

17 Juni 2022 - 18:31 WIB

Kejati Jambi di Demo Atas Kasus Dugaan Korupsi Pada Anak Perusahaan PTPN VI 

17 Juni 2022 - 11:02 WIB

Trending di Peristiwa