Menu

Mode Gelap
Bupati Masnah Hadiri Pengukuhan Ketua LAM se Kecamatan Sungai Gelam Wagub Sani Hadiri Halal bi Halal Serta Pelantikan Fatayat NU se Jambi Anggaran Pemilu 2024 Rp 76 T Mendapat Kritikan Dari PAN Fadhil Arief Sebut Orang Yang Kritik dan Protes Berarti Sudah Cerdas Bupati Masnah Busro Apresiasi Juara III Tim PBM Desa Pulau Karo

Hukrim · 28 Jan 2022 17:37 WIB

Oknum Sekdes dan Staf Desa di Batanghari Grogoti Ratusan Juta Dana Pembangunan Jamban


 Foto ilustrasi Perbesar

Foto ilustrasi

Kabarjambikito.com – Hidup yang sehat berawal dari diri sendiri dan keluarga yang sehat juga. Banyak penafsiran bahwa sehat itu haruslah memiliki peralatan penunjang kesehatan yang lengkap dan memadai, sehingga tetap membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Tidak harus demikian, langkah yang paling sederhana untuk menjaga kesehatan sekaligus mencegah penyakit adalah hanya dengan melakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat atau yang disingkat PHBS.

Disini, pengertian PHBS adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan seseorang, keluarga, atau masyarakat mampu menolong dirinya sendiri (mandiri) di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan.

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan cerminan pola hidup keluarga yang senantiasa memperhatikan dan menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga.

BACA LAINNYA  Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, Kapolres : Buktikan Kecintaan Kita Kepada Nabi SAW

Mencegah lebih baik daripada mengobati, prinsip kesehatan inilah yang menjadi dasar pelaksanaan Program PHBS. PHBS dapat dilakukan di rumah tangga; di tempat umum; di sekolah. Dalam artikel ini yang akan dibahas adalah PHBS dalam lingkungan rumah tangga yang berkaitan dengan penggunaan jamban sehat.

Akses pada sanitasi khususnya pada penggunaan jamban sehat, saat ini memang masih menjadi masalah serius di banyak negara berkembang, seperti Indonesia. Masih tingginya angka buang air besar pada sebarang tempat atau open defecation, menjadi salah satu indikator rendahnya akses ini.

Sanitasi sesuai nomenklatur MDGs adalah pembuangan tinja. Termasuk dalam pengertian ini meliputi jenis pemakaian atau penggunaan tempat buang air besar, jenis kloset yang digunakan dan jenis tempat pembuangan akhir tinja. Adapun dampak buruk dari BAB pada sembarang tempat adalah penularan penyakit, mengingat adanya transmisi penyakit dari tinja.

BACA LAINNYA  Diduga Cabuli Istri Tahanan, Oknum Kapolsek Diperiksa Propam dan Copot Dari Jabatannya

Seperti di Batanghari program jamban sehat ini sudah berjalan. Terkadang ada oknum yang manfaat kesempatan ini untuk dijadikan kepentingan pribadi.

Seperti pembangunan jamban sehat tahun 2021 yang di peruntukan untuk masyarakat Desa Padang Kelapo, Kecamatan Marosebo Ulu, Kabupaten Batanghari Jambi, yang diduga dana pembangunan tersebut di tilap oknum oknum perangkat desa setempat.

Informasi yang berhasil dirangkum dilapangan, kucuran dana ratusan juta rupiah untuk membangun jamban sehat itu jadi kenikmatan oknum pemerintah desa.

Awak media mencoba megorek keterangan dari Penjabat Kepala Desa (Pjs) Padang Kelapo, Maryadi saat dikonfirmasi, dirinya mengungkapkan, tidak ada bentuk fisik pembangunan jamban sehat.

BACA LAINNYA  Wakil BPD Tebing Tinggi Diringkus BNNK Batanghari

” Benar, pembangunan jamban sehat tidak dikerjakan, tapi dananya sudah di cairkan semua,” ungkapnya, Kamis (27/01/22).

Dikatakan Maryadi, dana jamban sehat ada dua pencarian.

” Dana tersebut ada dua porsi, yang pertama Rp 122 juta rupiah, yang kedua Rp 47 Juta Rupiah. Dan yang RP 122 juta itu Sekdes yang memakainya, sedangkan yang Rp 47 juta itu tiga dipakai oleh tiga oknum staf Desa,” bebernya.

Lebih jauh Maryadi mengatakan, adapun untuk kegunaan tersebut, dirinya tidak mengetahuinya itu saya tidak tau, karena saat pencairan itu bukan semasa saya menjabat, tapi semasa Joni yang menjabat Plt Kades Padang Kelapo.

” Saat itu pada masa Plt Kades Joni,” sebutnya.

Artikel ini telah dibaca 1.827 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Lucu!! Aksi Kades Ini Malah Bikin Uang Rp. 1.4 M Yang Akan Diterima Desa berubah Jadi DP Mobil

14 Mei 2022 - 14:27 WIB

Pelaku Penusuk Leher Warga Marosebo Ulu Berhasil Diamankan Polisi

13 Mei 2022 - 09:14 WIB

Hanya Gegara Lempar Kunci Motor, Satpam Bunuh Rekannya Sendiri

12 Mei 2022 - 17:28 WIB

Nekat Tusuk Polisi Dengan Tombak, Tiga Peluru Tembus Dada DPO Curat di Jambi

11 Mei 2022 - 08:28 WIB

Satpam Ditemukan Meninggal Dunia Diduga di Tusuk Pelaku Pencuri Buah Sawit

9 Mei 2022 - 06:40 WIB

Wakil BPD Tebing Tinggi Diringkus BNNK Batanghari

25 April 2022 - 17:13 WIB

Trending di Hukrim