Menu

Mode Gelap
Dana Bansos Diselewengkan, Lapor ke Sini Adu Kambing Kijang LGX VS Mitsubishi, Sopir dan Penumpang Meninggal di TKP Kampoeng Radja Siap Kembali Menghibur Keluarga di Jambi, KJK Beri Apresiasi Kapolres Tanjab Gelar Acara Sertijab, Berikut Nama-nama Gempar!!! Sejoli Tewas Bersimbah Darah Dalam Kontrakan

Politik · 3 Okt 2021 22:49 WIB

Pagi-pagi Moeldoko Datangi Rumah SBY Minta Sesuatu, SBY Langsung Marah Besar


 Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra Perbesar

Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra

Kabarjambikito.com – Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra menyebut, Moeldoko memang adalah sosok yang berambisi jadi Presiden.

Herzaky bahkan menyebut Moeldoko seorang petualang politik, sejak melakukan Operasi Sajadah saat menjabat sebagai Pangdam III Siliwngi.

Ambisi Moeldoko menjadi presiden itu, disebut Herzaky pertama kali muncul pada 2014.

Herzaky menceritakan, saat itu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didatangi seorang pengusaha nasional.

Pengusaha tersebut, meminta agar Partai Demokrat mengusung Moeldoko sebagai capres.

“Moeldoko saat itu masih perwira aktif dan baru saja diangkat menjadi Panglima TNI,” tutur Herzaky dalam keterangannya yang diterima PojokSatu.id, Minggu (3/10/2021).

BACA LAINNYA  Sah, Yongli Laporkan Ketua DPRD Bungo ke DPC, DPD dan DPP Gerindra

Ia juga menceritakan, pada Mei 2015, Moeldoko dengan memakai seragam lengkap Panglima TNI, datang ke Cikeas.

Saat itu, sambungnya, SBY hendak bertolak ke Surabaya untuk menghadiri Kongres Partai Demokrat.

“Pak SBY berpikir, tentulah ada sesuatu yang sangat penting dan mendesak, atau darurat, seorang Panglima TNI aktif dengan seragam dinas, menghadap seorang mantan Presiden, mantan Panglima Tertinggi, pada pagi-pagi hari sekali,” ujarnya.

BACA LAINNYA  KPK Minta Komitmen Kepala Daerah di Jambi Sikat Korupsi

Akan tetapi, kata Herzaky, apa yang disampaikan Moeldoko itu ternyata bukan hal sepenting dan semendesak yang diduga.

“Moeldoko hanya mengatakan: “Pak, tolong kalau Bapak terpilih lagi sebagai Ketua Umum, agar Bapak mengangkat Marzuki Alie sebagai Sekjen nya.”,” ungkapnya.

Hal itu disebut Herzaky membuat SBY marah besar kepada Moeldoko.

Bukan saja karena Moeldoko yang adalah Panglima TNI aktif telah melanggar konstitusi dan undang-undang dengan melakukan politik praktis dan intervensi.

“Tetapi beliau juga marah karena sebagai salah satu penggagas dan pelaksana reformasi TNI, pak SBY tidak rela TNI dikotori oleh ambisi pribadi yang ingin berkuasa dengan cara-cara yang melanggar aturan dan hukum,” jelasnya.

BACA LAINNYA  Dalih Prabowo Kembali Maju di Pilpres 2024, Gerindra: Permintaan Rakyat

Setelah pensiun dari TNI, Moeldoko disebut Hersaky kembali datang ke Cikeas.

Kali ini, sambungnya, Moeldoko meminta jabatan tinggi di kepengurusan Partai Demokrat.

“Pak SBY sampaikan, kalau gabung dengan PD beliau mempersilakan. Kalau soal jabatan Ketua Umum, itu ada mekanismenya melalui Kongres,” ujar Herzaky. (PojokSatu.id)

Artikel ini telah dibaca 228 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Partai Indonesia Terang Masuk Jambi, 4 Kabupaten Sudah Terbentuk

15 Oktober 2021 - 12:42 WIB

Dalih Prabowo Kembali Maju di Pilpres 2024, Gerindra: Permintaan Rakyat

10 Oktober 2021 - 12:13 WIB

Malam Ini, DPR dan Kemendagri Masih Bahas Jadwal Pemilu 2024

5 Oktober 2021 - 21:47 WIB

Tanggapi Pemecatan Pegawai KPK, Buya Syafii Sebut TWK Cuma Alasan yang Dicari-cari

1 Oktober 2021 - 17:15 WIB

Demokrat: Sudahlah Bung Yusril Akui Saja Pembelaan Moeldoko Ini Demi Rupiah Bukan Demi Demokrasi

1 Oktober 2021 - 14:41 WIB

Yakin TNI Sudah Disusupi PKI, Gatot Nurmantyo Singgung Prajurit cuma Kejar Jabatan

29 September 2021 - 09:38 WIB

Trending di Politik