LIVE TV
Cegah Claster Baru, Tempat Wisata di Kota Jambi Ditutup Pasca Lebaran, 98 Warga Tanjabbar Terkonfirmasi Positif Covid-19 Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19, Ini Himbauan Bupati Fadhil Arief Komunitas Sahabat Sejati Bersama Wawako Maulana Beri Santunan 10 Ton Daging Kerbau Beku Perum Bulog Jambi, Habis di Serbu Pembeli

Home / Hukrim

Minggu, 31 Januari 2021 - 23:00 WIB

Pakar Hukum Pidana: Abu Janda Bisa Ditahan Sesuai UU ITE

Pakar hukum pidana dari Universitas Trisakti Jakarta, Abdul Fickar Hadjar

Pakar hukum pidana dari Universitas Trisakti Jakarta, Abdul Fickar Hadjar

JAKARATA – Pakar hukum pidana dari Universitas Trisakti Jakarta, Abdul Fickar Hadjar mengatakan cuitan Permadi Arya alias Abu Janda jelas mengandung unsur SARA, karna di dalamnya menyebut ‘Islam arogan’.

Karena itu, menurut Abdul Fickar, dalam kasus tersebut Abu Janda bisa ditahan sesuai pasal 28 ayat (2) UU ITE.

“Apakah ada kemungkinan Abu Janda akan ditahan terkait kasusnya tersebut? jawabannya adalah bisa, karena ancaman hukumannya pasal 28 ayat (2) adalah enam tahun,” kata Abdul Fickar, Ahad (31/01), seperti dilansir Republika.co.id.

Baca Juga   Basis Terbesar di Jambi, PAN Tanjab Timur Solid Menangkan Haris-Sani

Selain itu, lanjut Abdul Fickar, Abu Janda juga melakukan ujaran kebencian terhadap tokoh Papua sekaligus mantan Anggota Komnas HAM, Natalius Pigai.

Menurutnya, tafsir kata evolusi tidak boleh menurut sipenutur tetapi menurut khalayak publik. Artinya maksud kata “evolusi” itu harus dikaitkan kepada apa dan siapa kata itu ditujukan.

Baca Juga   BPOM Jambi Amankan 113 Kasus Peredaran Obat dan Makanan Sepanjang Tahun 2020

“Lalu, dalam hal ini kata itu ditujukan kepada Natalius Pigai maka itu berarti rasisme dan termasuk ujaran kebencian,” ujarnya.

Adapun penjelasan dari Pasal 28 ayat (2) UU ITE yaitu setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) akan dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak satu miliar rupiah.

Baca Juga   Permadi Arya Klarifikasi Cuitannya Soal Islam Arogan, Minta Maaf ke Kiai NU

“Ya lima tahun ke atas menurut KUHAP bisa ditahan. Dilihat saja nanti bagaimana kasus ini,” ucapnya.

Sebagai informasi, penyidik Bareskrim Polri mengaku telah memanggil Permadi Arya alias Abu Janda yang menyebut “Islam Arogan” dalam unggahannya di media sosial Twitter. Pemanggilan untuk dilakukan pemeriksaan terhadap Abu Janda akan dilakukan pada Senin (01/02/2021) besok.

Suaraislam.id

Share :

Baca Juga

Hukrim

Sapa Pedagang di Tebo, Abdullah Sani Blusukan ke Pasar Sarinah Rimbo Bujang

Hukrim

Gara-gara Urusan Utang Piutang, Satu Keluarga Dianiaya Preman Kampung Hingga Kritis

Hukrim

Warga Pemayung: Haris Sangat Cocok Dipilih Memimpin Jambi

Hukrim

Polres Tanjabbar Berhasil Amankan Puluhan Box Styrofoam Berisi Baby Lobster

Hukrim

Polsek Lembah Masurai Tangkap Pemilik Ladang, Amankan 180 Batang Ganja

Hukrim

Update, Pleno PPK Kotabaru: Ketua Minta Semua Pihak Ikut Awasi

Hukrim

Balap Liar Kocar-Kacir di Razia Tim Gabungan Satpol-PP Muaro Jambi

Hukrim

Tersangka Dapatkan Narkoba dari Pulau Pandan