Menu

Mode Gelap
Harga Buah Sawit Anjlok, Dewan Batanghari Gelar RDP Agar BBM Subsidi Tepat Sasaran, Al Haris Gandeng Polda Jambi Al Haris Harapkan Qori dan Qori’ah Harus Percaya Diri Bupati Masnah Busro Kukuhkan Kades Sebagai Pemangku Adat Terima Kunjungan Silaturahmi Pengurus KNPI, Irjen Pol Rachmad: Polri Siap Bersinergi

Provinsi Jambi · 18 Feb 2022 18:51 WIB

Para Pengusaha Wajib Tahu Soal Nomor Sakti, Sebelum Terjaring Operasi Pasar


 Foto ilustrasi Perbesar

Foto ilustrasi

Kabarjambikito.com — Para pengusaha diwajibkan untuk memiliki Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai
(NPPBKC) yang meliputi pengusaha pabrik, pengusaha tempat penyimpanan, importir BKC, penyalur, dan pengusaha tempat penjualan eceran.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun hanya ada beberapa tempat atau para pengusaha di Provinsi Jambi yang memiliki NPPBKC tersebut.

Kasi PLI Bea Cukai Jambi, saat di konfirmasi mengenai hal tersebut menyebut bahwa pihak Bea Cukai Jambi rutin melakukan operasi pasar terhadap pelaku usaha MMEA di Jambi.

BACA LAINNYA  Polda Jambi Himbau Masyarakat Tidak Adakan Nobar Laga Final Malam Ini

Orang yang kerap disapa Enny itu juga menjelaskan bagi pengusaha yang tidak memiliki izin akan dikenakan sanksi denda yang dinilai bisa bikin kapok para pengusaha nakal.

” Dalam undang-undang cukai diatur bahwa setiap orang yang menjalankan kegiatan sebagai pengusaha tempat penjualan eceran tanpa izin dikenai sanksi sedikitnya Rp. 20 juta dan paling banyak Rp. 200 juta ” Kata Enny Efriani, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi (PLI) Bea Cukai Jambi. Jum’at (18/02/2022).

BACA LAINNYA  Hadiri Monitoring Kinerja ASN, Bupati Tanjabbar : Dibutuhkan Kerja Nyata OPD, Bukan Sekedar Konsep

Enny juga menggarisbawahi untuk kategori penjualan eceran yang menjual MMEA di atas 5% wajib memiliki nomor pokok pengusaha namun jika dibawah angka yang telah ditetapkan tidak diwajibkan.

“Untuk tambahan informasi izin NPPBKC wajib bagi pengusaha Tempat Penjualan Eceran yang menjual MMEA dengan kadar alkohol di atas 5%, Jika yang dijual kandungan alkohol 5% kebawah tidak wajib” Imbuhnya.

BACA LAINNYA  Longsor di Kecamatan Kumun Debay Sungaipenuh, Jalan Tidak Bisa Dilewati Kendaraan

Diberitakan sebelumnya Ketum Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara Indonesia (LPKNI), Kurniadi Hidayat telah mengultimatum kepada pengusaha agar sportif dan taat pada aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan meminta kepada seluruh aparat penegak hukum agar menindak para pengusaha nakal di Indonesia khususnya di Provinsi Jambi untuk kebaikan bersama. (Ade)

Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pasca Idul Fitri, Kapolda Jambi Pimpin Apel Pagi

9 Mei 2022 - 11:15 WIB

Pengacara Muda Ini Minta HS, HPH dan OH Selesaikan Konflik Agar Tidak Terjadi Gesekan Dibawah

27 April 2022 - 18:07 WIB

Gelar Nuzulul Qur’an, DPW PPP Jambi Ajak Anak Muda Wariskan Kepemimpinan Masa Mendatang

19 April 2022 - 04:46 WIB

Jadwal Buka Puasa Hari Ini

16 April 2022 - 18:07 WIB

Ratusan Warga Tuntut Hak Mereka Atas Lahan Yang Diberikan Jokowi

10 April 2022 - 16:37 WIB

Jokowi Bagikan Bantuan Kepada Warga, Iriana Setia Memayungi

7 April 2022 - 20:06 WIB

Trending di Provinsi Jambi