Kapolda Jambi Hadiri Pemakaman Praka Anumerta Tuppal Halomoan Barasa Diduga Oknum TNI Bekingi Perusahaan, Brigjen Junior Tumilaar Marah Besar: Jalan Takut Kita Lawan Centul City Dapat Untung Besar, Pedagang Sebut NasDem Membawa Berkah Fasha Instruksikan Kader Nasdem Batanghari Dukung Pemerintahan Fadhil – Bakhtiar Oknum Polda Jambi Ditahan Jaksa

Home / Kesehatan

Jumat, 27 Agustus 2021 - 07:11 WIB

Payudara Mahasiswi Ini Mengalami Nyeri dan Bengkak Setelah di Vaksin

Foto ilustrasi

Foto ilustrasi

Seorang mahasiswi asal Desa Bato Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman, Sumatera Barat berinisial AA kini berada dalam pengawasan ketat tenaga kesehatan lantaran mengalami rasa nyeri dan pembengkakan di payudara bagian kanan. Hal itu terjadi usai dia mendapatkan vaksinasi di puskesmas Padusunan Sabtu pekan lalu.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman Nafizah, AA kini masih mengkonsumsi obat-obatan yang diberikan. Meski rasa nyeri sudah berkurang namun masih terjadi pembengkakkan. Yang bersangkutan karena itu kembali akan menjalani kontrol di RSUD Rasidin Kota Padang.

BACA LAINNYA  Pabrik Kopi AAA di Jambi Nyaris Ludes Dilahap Si Jago Merah

“Yang bersangkutan berada dalam pengawasan kita. Masih konsumsi obat-obatan. Hari senin besok, akan menjalani kontrol di RSUD Rasidin Padang,” kata Nafizah pada Kamis 26 Agustus 2021.

Nafizah menjelaskan, usai divaksin, AA sempat menjalani observasi selama setengah jam di puskesmas. Pada saat itu ia tidak mengalami kejadian apa pun. Barulah setelah dua jam berada di rumah, ia merasakan nyeri dan pembengkakan di payudara bagian kanan.

“Kejadian itu dialami yang bersangkutan dua jam setelah berada di rumah. Sempat ke puskesmas lalu dibawa ke RSUD Rasidin. Usai mendapatkan perawatan rasa nyeri berkurang, yang bersangkutan lalu diperbolehkan pulang dan mengkonsumsi obat-obatan yang diberikan. Nah Senin besok kontrol lagi,” ujar Nafiza.

BACA LAINNYA  KK Migas - KKKS SRMD Serahkan Bansos Untuk Masyarakat Sarolangun

Ditambahkan Nafizah, pada Sabtu lalu pihaknya menerima laporan yang menyatakan kejadian yang serupa. Namun hingga kini pihaknya masih melakukan penelusuran alamat yang bersangkutan. Pasalnya pada saat didatangi ke rumah, yang bersangkutan itu tidak lagi tinggal di alamat yang dimaksudkan.

BACA LAINNYA  Kejar Target Ahir Tahun, Satgas Muaro Jambi Sediakan Ribuan Dosin Vaksin Untuk Masyarakat

Menurut informasi kata Nafizah, yang bersangkutan berprofesi sebagai guru juga pernah mengalami pembengkakan payudara usai menerima suntikan vaksin sebelum melakukan perjalanan umrah. Dia kemudian menjalani operasi pengangkatan benjolan tersebut.

“Selain AA ini, juga ada seorang guru yang mengalami kejadian serupa pada sabtu kemarin. Cuma, kita belum tahu alamat tinggalnya. Masih ditelusuri. Keterangan sementara ia juga sebelumnya mengalami hal serupa. Sepuluh tahun lalu, suntik vaksin waktu mau umrah. Sempat dioperasi. Sekarang masih kita telusuri,” kata dia.

(Viva.co.id)

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Mulianya Hati Dokter Ini, Dia Buat Program ” Membayar Seikhlasnya”

Kabar Daerah

Gubernur Jambi Minta Bupati/ Walikota Percepatan Vaksinasi

Kabar Daerah

Kejar Target Ahir Tahun, Satgas Muaro Jambi Sediakan Ribuan Dosin Vaksin Untuk Masyarakat

Kesehatan

Dapat Kabar Bayi Kekurangan Gizi, Bupati Anwar Sadat Langsung Kunjungi RSUD Daud Arif Kualatungkal

Batanghari

Dinkes Batanghari Swab Antigen Pedagang dan Pengunjung Pasar Keramat Tinggi

Kabar Daerah

Tak Perlu ke Jakarta Lagi, 2022 Pelayanan Sakit Jantung Sudah Tersedia di Jambi

Dunia

Masjid Terbesar di Jerman Diizinkan Kumandangkan Azan pada Jumat Sore

Kabar Daerah

Berkolaborasi Dengan Dinkes Batanghari, BIN Sasar Vaksinasi ke Santri dan Pelajar