Menu

Mode Gelap
Ketua DPRD Edi Purwanto Apresiasi FORMAJA Gelar Aksi Sosial Jelang Kedatangan Dirjen Kebudayaan Direktorat PTLK Datang, Masyarakat Rambutan Masam Bentuk Kepanitiaan Dirjen IKP: Dewan Pers Satu-satunya Lembaga yang Lakukan Sertifikasi Jurnalis Lepaskan JCH, Fadhil Arief: Doakan Kami Agar Jadi Pemimpin Istiqomah Tinjau Jalan di Sabak, Al Haris: Pemrov Jambi Segera Mengangani Dengan 2 Skema

Hukrim ยท 8 Sep 2021 17:23 WIB

Pelaku Pembunuhan Dengan Air Keras di Jambi Sempat Melawan Saat Ditangkap


 Foto ilustrasi Perbesar

Foto ilustrasi

Kabarjambikito.com – Pelarian Joni Alek Sander alias Jon Korong (47) warga Tanjung Sari, Kota Jambi berakhir sudah. Pasalnya, pelaku pembunuhan menggunakan air keras di sebuah pondok, di kawasan Orang Kayo Pingai, Talang Banjar, Jambi Timur, pada Minggu 5 September 2021 lalu, berhasil diamankan Tim Reskrim Polresta Jambi di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Selasa (7/9/2021) kemarin.

Namun, pelaku harus menerima hadiah timah panas dari petugas setelah berusaha melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri.

BACA LAINNYA  Selama 1 Tahun Beraksi, Polresta Jambi dan Ditreskrimum Polda Jambi Ungkap Kasus Perdagangan Anak

Dikutip dari Sindonews.com, Kapolresta Jambi, Kombes Pol Eko Wahyudi saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut. “Saat ditangkap, pelaku melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri, sehingga kita beri tindakan tegas dan terukur,” tegas Eko, Rabu (8/9/2021).

Dari hasil penyelidikan, dia menambahkan, motif pelaku dikarenakan adanya dendam pribadi. Lantaran itu, pelaku melakukan penyiraman tersebut hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

BACA LAINNYA  Polisi Masih Terus Buru Pelaku Penusukan Warga Kecamatan Maro Sebo, Muaro Jambi

Penangkapan Joni, bermula ketika pada sekitar bulan lalu, ia menyiram temannya bernama Bambang (41) menggunakan air keras.

Saat itu, korban sedang tertidur di sebuah pondok, bersama dua orang lainnya. Namun, tiba-tiba pelaku masuk ke dalam pondok. Tanpa banyak tanya lagi, pelaku langsung menyiram korban menggunakan air keras, yang dibawa menggunakan satu teko kecil warna putih.

Akibatnya, korban harus mengalami luka bakar hingga 90 persen. Meski sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit DKT, namun nyawa korban tidak tertolong.

BACA LAINNYA  Mantan Istri Zumi Zola Diperiksa KPK

Oleh tim dokter, korban dinyatakan meninggal dunia, tepat pada Minggu (5/9/2021) lalu.

Jauh dari kejadian tersebut, pelaku sempat dibacok oleh korban, hingga mengalami luka di bagian kepala. “Jadi, motifnya murni karena dendam. Dimana, sekitar satu bulan lalu, pelaku dibacok oleh korban. Tidak terima atas perlakuan korban, Joni merencanakan aksi pembunuhan tersebut,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 93 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perkara SPALD-T Kabupaten Batanghari TA 2019 Kembali di Sidang JPU

21 Juni 2022 - 08:41 WIB

Polisi Sudah Kantongi Nama dan Data Dugaan Korupsi Pada Anak PTPN VI Jambi

9 Juni 2022 - 17:47 WIB

Dua Terduga Pengedar Narkoba di Pemayung Ditangkap Satresnarkoba Polres Batanghari

1 Juni 2022 - 11:11 WIB

Pelaku Pembacok Anaknya Sendiri Ditangkap di Kebun Sawit Warga

18 Mei 2022 - 21:06 WIB

Lucu!! Aksi Kades Ini Malah Bikin Uang Rp. 1.4 M Yang Akan Diterima Desa berubah Jadi DP Mobil

14 Mei 2022 - 14:27 WIB

Pelaku Penusuk Leher Warga Marosebo Ulu Berhasil Diamankan Polisi

13 Mei 2022 - 09:14 WIB

Trending di Hukrim