Menu

Mode Gelap
Al Haris: Semangat Idul Fitri Jadi Energi Baru Abdullah Sani ke Pejabat: Tugas Kita Memberikan Pelayanan Bukan Untuk Dilayani Al Haris Tegaskan, Fokus Pemberataan Pembangunan Setiap Kabupaten/ Kota Al Haris Jenguk Anak Jadi Korban Bacok Ibunya di Tebo Harga TBS dan Pupuk Tidak Sebanding, Petani Sawit Harapkan Pemerintah Bijaksana

Hukrim · 29 Sep 2021 16:29 WIB

Pemodal Ilegal Drilling di Batanghari Dibekuk Ditreskrimsus Polda Jambi 


 Pemodal Ilegal Drilling di Batanghari Dibekuk Ditreskrimsus Polda Jambi  Perbesar

Kabarjambikito.com – Otak dari aktivitas illegal drilling di Desa Bungku Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari, sekaligus pemodal, yang terbakar beberapa waktu lalu behasil ditangkap anggota Ditreskrimsus Polda Jambi.

Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Reskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Sigit Dany Setiyono, pelaku adalah UJ, yang mana ditangkap di rumah saudaranya di Kabupaten Tanjungjabung Timur.

“Saat ini sudah diamankan di Rutan Polda Jambi,” kata Sigit, Selasa malam (28/9/2021), dilansir dari Serambijambi.id media partner Kabarjambikito.com.

Dari hasil pemeriksaan diketahui jika UJ berhubungan dengan DR, oknum anggota Polres Batanghari yang sudah lebih dulu diamankan terkait kasus ini. Keduanya merupakan pemodal aktivitas illegal drilling di Desa Bungku yang terbakar beberapa waktu lalu.

BACA LAINNYA  Fadhil Arief: Milenial Boleh Gaul, Tapi Agama Jadi Yang Utama

Dikatakan Sigit, UJ bersama dengan DR terlibat dalam perencanaan, pemodalan, hingga teknis pengeboran. Namun demikian UJ tidak mempunyai kemampuan teknis yang memadai untuk melakukan aktivitas illegal drilling.

“Ada dua titik yang sudah digali, namun tidak berhasil. Jadi yang terbakar kemarin adalah titik yang ketiga,” ungkap Sigit.

BACA LAINNYA  Ulama NU Ini Sampaikan Pesan Penting untuk Jokowi soal Menag Yaqut

Lebih lanjut, Sigit mengatakan pihaknya juga sudah memintai keterangan dari HS, korban luka bakar saat sumur meledak, yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit, namun kondisinya sudah membaik.

Menurut Sigit, korban melihat langsung saat terjadi ledakan di sumur illegal drilling tersebut. Saat itu, kata Sigit, korban tengah mengumpulkan sisa minyak di sekitar lokasi kejadian.

“Kita masih terus kembangkan, untuk mengetahui jaringannya,” kata Sigit.

BACA LAINNYA  Terlibat Pertengkaran, Lengan Kiri Warga Kecamatan Marosebo Kena Bacok

Sementara itu, kobaran api di lokasi kejadian masih belum bisa dipadamkan. Bahkan kobaran api sudah menjalar ke sejumlah sungai kecil yang teraliri minyak.

Sigit mengatakan, bersama sejumlah pihak terkait pihaknya telah melakukan upaya meminimalisir agar kobaran api tidak semakin menjalar, salah satunya dengan membuat parimeter.

“Bersama rekan-rekan dari Pertamina kita juga masih terus melakukan upaya pemadaman. Saat ini, kepala apinya sudah mengecil, tidak setinggi pada saat kejadian,” tutup Dirreskrimsus. (*)

Artikel ini telah dibaca 122 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pelaku Pembacok Anaknya Sendiri Ditangkap di Kebun Sawit Warga

18 Mei 2022 - 21:06 WIB

Lucu!! Aksi Kades Ini Malah Bikin Uang Rp. 1.4 M Yang Akan Diterima Desa berubah Jadi DP Mobil

14 Mei 2022 - 14:27 WIB

Pelaku Penusuk Leher Warga Marosebo Ulu Berhasil Diamankan Polisi

13 Mei 2022 - 09:14 WIB

Hanya Gegara Lempar Kunci Motor, Satpam Bunuh Rekannya Sendiri

12 Mei 2022 - 17:28 WIB

Nekat Tusuk Polisi Dengan Tombak, Tiga Peluru Tembus Dada DPO Curat di Jambi

11 Mei 2022 - 08:28 WIB

Satpam Ditemukan Meninggal Dunia Diduga di Tusuk Pelaku Pencuri Buah Sawit

9 Mei 2022 - 06:40 WIB

Trending di Hukrim