Menu

Mode Gelap
Harga Buah Sawit Anjlok, Dewan Batanghari Gelar RDP Agar BBM Subsidi Tepat Sasaran, Al Haris Gandeng Polda Jambi Al Haris Harapkan Qori dan Qori’ah Harus Percaya Diri Bupati Masnah Busro Kukuhkan Kades Sebagai Pemangku Adat Terima Kunjungan Silaturahmi Pengurus KNPI, Irjen Pol Rachmad: Polri Siap Bersinergi

Peristiwa · 27 Jan 2022 13:42 WIB

Penampakan Dua Ekor Harimau Membuat Warga Muaro Jambi Getar-Getir


 Penampakan Dua Ekor Harimau Membuat Warga Muaro Jambi Getar-Getir Perbesar

Kabarjambikito.com — Dua warga di desa Kabupaten Muarojambi, Jambi, yakni di Desa Sogo dan Seponjen mulai resah dan was-was. Pasalnya, warga melihat adanya penampakan dua Harimau Sumatera dan jejak telapak kakinya masih belum hilang.

Kepala Desa Seponjen Budiman mengakui, sudah sejak dua bulan ini warga di dua desa tersebut sudah mulai resah dan ketar-ketir

“Warga sudah heboh dan mulai was-was dengan adanya penampakan harimau masuk ke belakang pemukiman masyarakat. Alirannya, yaitu mulai dari Desa Sogo dan Desa Seponjen,” ungkapnya.

Namun, dia menambahkan bahwa Senin (24/1/2022) malam lalu ada warga yang memberi informasi melalui pesan WhatsApp telah menemukan telapak kaki harimau lagi.

“Bos aku cuman ngasi info ada jejak harimau tadi malam di dekat dusun Seponjen seberang tidak jauh pondok pesantren,” tulis pesan singkatnya di WA Budiman.

BACA LAINNYA  Kecewa Jagoannya Kalah di Pilkades, Warga Ini Pesan Peti Mati

Diakuinya, sejak si Blbelang menampakkan diri sekitar dua bulan lalu, pihaknya sudah melakukan pencegahan dengan memasang perangkap.

“Warga sudah pasang perangkap di Desa Sogo, namun sampai hari ini belum ada yang dapat,” tuturnya.

Menurutnya, selain menemukan pijakan kaki harimau di tempat rumah warga, karyawan PT Wahana Seponjen Indah (WSI) juga pernah melihatnya.

“Jumlahnya itu ada dua ekor, satu besar dan satunya kecil. Apakah yang besar itu induknya atau bapaknya dan kecil anaknya, kita belum tahu,” imbuh Budiman.

Akibat dari kejadian tersebut, aktivitas warga selain resah juga mulai berubah.

“Kalau warga yang jelas resah, pertama itu warga tidak bisa beraktivitas seperti biasa yang bekerja di perusahaan. Jadi, mereka was-was. Karena harimau tersebut sering berkeliaran di lokasi perusahaan atau di belakang perkebunan warga,” jelasnya.

BACA LAINNYA  Dapat Kabar Warga Kesulitan, Polsek Batin XXIV Langsung Beri Bantuan

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, Kades Seponjen merubah waktu kerja warganya.

“Waktunya yang berubah, yang biasanya pergi kerja pagi-pagi, sekarang ini minimal itu jam delapan baru mulai kerja, kalau pulang sorenya jam 04.00 WIB sudah pulang,” tuturnya.

Dia menambahkan, biasanya itu jam setengah tujuh atau jam 06.00 WIB pagi itu masyarakat sudah pergi di kebun. “Karena untuk musim harimau seperti sekarang ini, sudah gak berani lagi. Mereka ini nunggu matahari bersinar, baru bisa ke kebun. Itu pun dak berani dewekan (sendiri) harus ada kawan-kawan,” kata Budiman, dengan logat kental daerah Jambi-nya.

Pihaknya, tidak menginginkan ada warga mengganggu aktivitas dari harimau itu. “Kan harimau pagi-pagi itu biasanya masih keluyuran, tapi kalau udah siang biasanya sudah tidur.”

BACA LAINNYA  Warga Tebo Sesalkan Hasil Musyawarah Tak Sesuai Kesepakatan, dan Bangunan Juga Terkesan Asal Jadi

Kejadian ini, sambungnya, sudah dilaporkan ke pihak BKSDA Jambi kurang lebih 1 bulan yang lalu. “Saat itu, kita laporkan namun itu masih di wilayah Sogo. Nah, sekarang ini berdasarkan laporan dari warga sudah di PT WSI berdiamnya”.

“Untuk pemasangan perangkap itu di Desa Sogo, di PT BBS (Bukit Bintang Sawit),” pungkas Budiman, Kamis (27/1/2022).

Terpisah, Aris salah seorang warga menduga penampakan dua Harimau Sumatera tersebut setelah habitatnya, berupa babi hutan sudah tidak ada lagi.

“Dari informasi yang didapat, makanannya tersebut banyak yang mati terkena virus Afrika,” ujarnya.

Dia berharap ada tindakan dari pihak terkait. “Warga saat ini sudah ketar-ketir, takut mau beraktivitas,” katanya.

(Redaksi)

Artikel ini telah dibaca 309 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sadis!! Warga Marosebo Ulu, Batanghari Ditemukan Dengan Leher di Gorok

13 Mei 2022 - 06:24 WIB

Antar Istri ke Kota Jambi, Pulangnya Rumah di Bobol Maling

30 April 2022 - 15:24 WIB

Mahasiswi FKIP Universitas Jambi Ditemukan Tidak Bernyawa di Kamar Kos

28 April 2022 - 08:33 WIB

Mengindap Penyakit Stroke, Warga Bajubang Laut Terabaikan, Ini Kata Kades

21 April 2022 - 12:29 WIB

Catut Nama Dandim 0419/ Dandim Tanjab, Oknum Lakukan Modus Minta Beli Tiket

20 April 2022 - 21:57 WIB

Sedang Buang Air Besar, Seorang Pekerja Kontraktor di Terkam Harimau

20 April 2022 - 16:45 WIB

Trending di Peristiwa