LIVE TV
Komunitas Sahabat Sejati Bersama Wawako Maulana Beri Santunan 10 Ton Daging Kerbau Beku Perum Bulog Jambi, Habis di Serbu Pembeli Ratusan Warga Bersama Pengemudi Ojol di Jambi Terima Zakat Maal Bupati Tanjabbar Saksikan Secara Virtual Gema Membumi Arakan Sahur Online PT Putra Duta Indahwood Mangkir di Sidang Karhutla Jambi

Home / Muaro Jambi

Minggu, 28 Maret 2021 - 22:41 WIB

Pengacara : PPS-PPK Gajinya Kecil, Tapi Jadi “Korban” PSU

Kabarjambikito.com – Pemungutan Suara Ulang (PSU) memakan “korban”. Panitia pemungutan suara (PPS) dan panitia pemilihan kecamatan (PPK) dipecat atau diganti sesuai instruksi mahkamah konstitusi (MK). Ini buntut KPU Provinsi Jambi diragukan profesionalitas dan integritasnya oleh MK.

Muhammad Halik Alnemeri SH, prihatin atas nasib ratusan PPS dan PPK yang disalahkan dalam kasus kecerobohan KPU Provinsi Jambi Jambi ini.

“Sudahlah PPS-PPK kerjanya paling capek, gajinya paling kecil, eh malah mereka yang jadi ‘korban’ PSU. Yang salah itu ya, KPU, mereka kan cuma jalankan petunjuk KPU di lapangan. Ini yang membuat kami prihatin,” ungkap Bang Alex -sapaan akrab Muhammad Halik Alnemeri SH-, kepada media, Minggu (28/3/2021).

Baca Juga   PSU di 88 TPS, Cek Endra Akui Berat...

Bang Alex yang merupakan salah seorang tim advokasi Al Haris-Abdullah Sani ini, menyebut, dampak terbesar dari PSU ini langsung dirasakan oleh PPS dan PPK yang TPS-nya terkena PSU.

Selain mereka disalahkan, rata-rata PPS dan PPK yang diberhentikan itu malu karena seolah-olah, masyarakat menilai mereka lah yang paling bersalah akibat PSU ini diulang. Dan mereka pula yang dinilai paling lalai dalam melaksanakan pemungutan suara.

Baca Juga   PMJ Bertengger di Puncak Berantas Illegal Drilling dan Logging

“Jadi kalau di hukum, mereka ini ibarat tersangka utama. Padahal PPS dan PPK kan cuma operator lapangan dari KPU,” tambah Bang Alex, lagi.

Semestinya, kata Bang Alex, beban dan tanggungjawab kesalahan tidak seluruhnya ditumpukan kepada PPK dan PPS. Harus berjenjang ke atas.

“Kalau PPS salah karena lalai melaksanakan tugas, PPK-lah yang bertanggungjawab. Naik lagi ke atas, KPU Kabupaten bertanggungjawab, ke atas lagi, KPU Provinsi. Ini baru benar. Artinya, mulai dari PPS, PPK, KPU Kabupaten, KPU Provinsi, sampai KPU RI mestinya juga harus diganti. Jangan cuma PPS-PPK, karena perekrutan mereka juga secara berjenjang dari pusat sampai ke bawah,” tutupnya.

Baca Juga   Jika PSU Diundur, Nazli : Potensi Konflik Tinggi

Mencermati putusan PSU MK ini, Alex malah jadi mempertanyakan banyak hal. Termasuk soal kenapa hanya PPS-PPK saja yang jadi disalahkan.(*)

Baca lengkap dari sumber langsung https://www.jambiseru.com/m/2021/28/03/prihatin-pps-ppk-jadi-korban-ketidakprofesionalan-kpu

Share :

Baca Juga

Muaro Jambi

Peletakan Batu Pertama Pembangunan SMA, Bupati Masnah Busro: Terimakasih Kepada Perusahan Ikut Membantu

Muaro Jambi

Diduga PT BBS Cemari Sungai, Bupati Masna Busro: Jika Tak Ada Progres Kita Beri Sanksi Tegas

Muaro Jambi

Dihadapan  Masnah, Kapolda Jambi : Ibu Beruntung Punya Kapolres Cerdas

Muaro Jambi

PMJ Bertengger di Puncak Berantas Illegal Drilling dan Logging

Muaro Jambi

Kejari Muaro Jambi Siap Kawal dan Amankan PSU Jambi

Muaro Jambi

Anggota DPRD Muaro Jambi Robinson Sirait Dukung Kemajuan UMKM di Muaro Jambi

Muaro Jambi

Meskipun Sibuk Jalankan Tugas, Anggota Ini TNI-Polri Utamakan Shalat

Muaro Jambi

Polres Muaro Jambi: Masyarakat Jangan Cari Nafkah Melanggar Hukum