LIVE TV
Apnizal: Surat Pengunduran Diri Sanusi Sudah Diteruskan ke KPU RI Dinkes Muaro Jambi Minta Perusahaan Tambah Ruang Isolasi Breaking News!! Warga Pelayangan Tembesi Temukan Mayat Gantung Diri Kapolres Tanjabbar Pimpin Langsung Apel Gelar Pasukan OPS Ketupat Malangnya Nasib Nakes Jambi – Lebaran Dekat, Insentif Belum Cair

Home / Hukrim

Rabu, 27 Januari 2021 - 13:05 WIB

Peras Korban di Jembatan Gentala Arasy, Dua tersangka Ditangkap Polisi

Kabarjambikito.com — Berakhir sudah pelarian dua pelaku pemerasan di kawasan Jembatan Gentala Arasy, Kecamatan Pasar, Kota Jambi, setelah pihak kepolisian melakukan penangkapan pada Jumat (15/1/2021) lalu.

Awalnya polisi menangkap Tarmizi alas Mujit (49), warga RT 03 Kelurahan Arab Melayu, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi. Dari hasil pengembangan, polisi lantas menangkap pelaku lainnya yang bernama Jumadi (33), warga RT 06 Kelurahan Mudung Laut, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi.

Baca Juga   Satresnarkoba Polres Muaro Jambi Tangkap Tiga Pelaku Narkoba

Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Handres mengatakan, satu pelaku lainnya berinisial A saat ini masih buron dan telah ditetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang).

Handres menyebutkan, dari hasil pemeriksaan diketahui jika barang hasil pemerasan tersebut sudah dijual, uangnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

“Barang yang mereka ambil berupa tiga Handphone Oppo dengan seri yang berbeda, dompet berisikan SIM, kartu ATM Bank Mandiri, KTP, dan uang Sebesar Rp 500 ribu. Ditaksir kerugian yang dialami korban yakni sebesar delapan juta,” ungkap Handres, Rabu (27/1/2021).

Baca Juga   Aneh! Menang di Batanghari, Saksi CE-Ratu Malah "Serang" KPU Batanghari

Handres menerangkan, pada bulan Desember 2020 lalu korban bersama rekannya nongkrong di Jembatan Gentala Arsy. Kemudian datang tiga orang tidak dikenal langsung menodongkan senjata tajam ke arah leher belakang korban.

“Mereka menggunakan kunci Y yang sudah mereka modif, dan saat kejadian senjata tajam tersebut mereka sembunyikan di lengan jaket agar tidak diketahui korbannya,” ujar Handres.

Baca Juga   Hanya Abdullah Sani yang Paham Hukum Adat Jambi

Dari tangan kedua pelaku yang sudah ditangkap, petugas hanya mengamankan barang bukti berupa Kunci Y yang dipakai untuk mengancam korbannya dan jaket yang dipakai tersangka saat melancarkan aksinya.

“Untuk kedua pelaku kita kenakan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman penjara paling lama 12 tahun,” ujar Handres.

(Ade)

Share :

Baca Juga

Hukrim

Spesialis Ranmor Berhasil Diringkus Pada Aksi Yang ke 12 Kalinya

Hukrim

Misteri Kematian Si Cantik Nur Fitri Terungkap, Suami Siri Tersangka

Hukrim

Pertanyakan Kasus Syamsu Rizal, LSM MAPPAN dan AKRAM Demo Pengadilan Tinggi

Hukrim

Argumentasi Yai Sani Soal Kebakaran Hutan Disetujui Syafril Nursal

Hukrim

Malawan Saat Ditangkap, Pelaku Jambret di Door

Hukrim

Nyambi jadi Penjual Sabu, PNS Dishub Ini Ditangkap di Rumahnya

Hukrim

Silaturahmi ke Desa Muhajirin, Al Haris Berdiskusi dengan Warga Soal Karet

Hukrim

Sapa Pedagang di Tebo, Abdullah Sani Blusukan ke Pasar Sarinah Rimbo Bujang