Menu

Mode Gelap
Irwasum Komjen Pol Agung Maryono Gowes ke Candi Muaro Jambi Atlet Jambi Raih 14 Medali di Sea Games Vietnam Kapolri Perintahkan Berantas Perjudian, Kapolres Hasan Bilang Gini Bersama Al Haris, Kapolda Jambi Sambut Kedatangan Irwarsum Komjen Pol Agung Budi Maryoto Awas!! Plafont Gedung Dinas Pendidikan di Batanghari Banyak Yang Ambruk

Nasional · 28 Okt 2021 16:03 WIB

Peringatan Kapolri: Tak Bisa Bersihkan Ekor, Kepalanya Saya Potong


 Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo Perbesar

Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo

NASIONAL – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berjanji akan memberikan reward bagi personel yang menjalankan tugasnya dengan baik dan bekerja keras untuk melayani serta mengayomi masyarakat. Namun, Sigit juga tidak segan bakal memberikan punishment kepada anggotanya yang melanggar prosedur atau aturan dalam bertugas.

“Saya dan seluruh pejabat utama memiliki komitmen kepada anggota yang sudah bekerja keras di lapangan, kerja bagus, capek, meninggalkan anak-istri. Akan selalu komitmen berikan reward, kalau saya lupa tolong diingatkan,” kata Sigit melalui keterangannya pada Kamis, 28 Oktober 2021.

Namun, mantan Ajudan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bakal memberikan sanksi tegas kepada seluruh personel Polri yang tidak menjalankan tugas dengan baik atau melanggar prosedur serta aturan yang ada. Tentu, hal ini dilakukan demi kebaikan Korps Bhayangkara kedepan.

BACA LAINNYA  Hari Ini Mashuri Dilantik Sebagai Bupati Merangin

“Bila anggota melakukan kesalahan dan berdampak kepada organisasi, maka jangan ragu melakukan tindakan. Kalau tak mampu membersihkan ekor, maka kepalanya akan saya potong. Ini semua untuk kebaikan organisasi yang susah payah berjuang. Menjadi teladan, pelayan dan pahami setiap masalah serta suara masyarakat agar kita bisa ambil kebijakan yang sesuai,” ujarnya.

Menurut dia, pemimpin harus mampu menjadi teladan bagi semua pihak. Sebagaimana semangat lahirnya konsep Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). Diharapkan, konsep Presisi akan bisa dirasakan oleh masyarakat dan internal kepolisian, apabila benar-benar diimplementasikan dengan baik.

BACA LAINNYA  Heboh !! Gus Miftah Tarif Dakwah Miliaran, Ini Katanya

“Itu yang saya tuangkan dalam konsep Presisi. Bagaimana kita menghadirkan pemolisian yang prediktif, responsibilitas dan mampu melaksanakan semua secara transparan dan memenuhi rasa keadilan. Ini menjadi harapan masyarakat dan tugas rekan-rekan untuk mampu mewujudkan semua ini dari level pemimpin sampai dengan pelaksana,” ucapnya.

Dalam perjalanannya, Sigit mengklaim konsep Presisi telah melahirkan tingkat kepercayaan masyarakat berdasarkan survei di pertengahan tahun. Namun, Sigit mengakui belakangan ini tren positif kepercayaan itu mengalami penurunan karena adanya beberapa perbuatan oknum.

“Survei awal Oktober kita turun, karena adanya penyimpangan anggota yang viral dengan cepat didukung perkembangan teknologi informasi dalam dunia media. Ketika banyak anggota yang viral, maka itu menjadi koreksi bagi kita masyarakat,” katanya.

BACA LAINNYA  TVRI Tak Ikut Tayangkan Film G30S PKI, Jejak Digital Dirut Iman Brotoseno Dibongkar

Selain itu, Sigit meminta seluruh personel Polri supaya siap menghadapi segala bentuk tantangan baik dari dalam atau luar negeri. Kemudian, Polri juga harus mampu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Adapun tantangan yang harus dipersiapkan antara lain kejahatan terorisme, kemajuan teknologi informasi di Revolusi 4.0, pandemi COVID-19, pinjaman online ilegal, bencana alam, dan Pemilu kedepannya,” jelas mantan Kepala Bareskrim ini.

Sumber:Viva.co.id

Artikel ini telah dibaca 146 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Terpilih Sebagai Ketua Dewan Pers, Azyumardi Azra Bangun Kualitas Pers

19 Mei 2022 - 06:39 WIB

JMSI Apresiasi Inisiatif KBRI Madrid dan Dubes RI untuk Kerajaan Spanyol

17 Mei 2022 - 13:29 WIB

Anggaran Pemilu 2024 Rp 76 T Mendapat Kritikan Dari PAN

16 Mei 2022 - 13:54 WIB

Tito Karnavian Bakal Lantik 5 Pj Gubernur Hari Ini

12 Mei 2022 - 07:30 WIB

DOR! Pak Guru MIT Tewas Ditembus Peluru

28 April 2022 - 06:01 WIB

Benarkah Habib Rizieq Dinobatkan Imam Besar oleh Dedengkot NU?

27 April 2022 - 00:45 WIB

Trending di Nasional