LIVE TV
Cegah Claster Baru, Tempat Wisata di Kota Jambi Ditutup Pasca Lebaran, 98 Warga Tanjabbar Terkonfirmasi Positif Covid-19 Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19, Ini Himbauan Bupati Fadhil Arief Komunitas Sahabat Sejati Bersama Wawako Maulana Beri Santunan 10 Ton Daging Kerbau Beku Perum Bulog Jambi, Habis di Serbu Pembeli

Home / Provinsi Jambi

Kamis, 29 April 2021 - 04:20 WIB

Polda Jambi Bakal Pasang CCTV Awasi Kegiatan Ilegal Driling, dan Cegah Adanya Suap Kepada Petugas

Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo, S.Ik menghadiri acara Audiensi Kementerian ESDM dengan Gubernur Jambi dan seluruh bupati

Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo, S.Ik menghadiri acara Audiensi Kementerian ESDM dengan Gubernur Jambi dan seluruh bupati

Kabarjambikito.com– Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo, S.Ik menghadiri acara Audiensi Kementerian ESDM dengan Gubernur Jambi dan seluruh bupati dalam wilayah Propinsi Jambi l, serta Stakeholders Migas Wilayah Jambi agenda Upaya Penanganan Masalah Ilegal drilling di Auditorium Rumdin Gubernur Jambi, Kamis (29/04/21).

Kegiatan audiensi dipimpin oleh Dirjen Migas Prof. Ir. Tutuka Ariadji, M.Sc., Ph.D., IPU, didampingi Plt. Gubernur Jambi Dr. Hari Nur Cahya Murni, Msi, Kapolda Jambi Irjen Pol. A. Rachmad Wibowo, S.Ik., Dandrem 042 Gapu Brigjen TNI M. Zulkifli,SIP, MM, dihadiri Bupati Batanghari, Wakil Bupati Sarolangun, Sekda Kab. Ma. Jambi, para OPD Prov. Jambi serta perwakilan Mahasiswa Jambi.

Pertemuan ini merupakan inisasi Kapolda sejak Januari 2021 yang terus berkomunikasi secara intens dengan Menteri ESDM dan Dirjen Migas dan terlaksana pada hari ini.

Baca Juga   Jadi Pembicara di HUT Musik Nasional, Kamaludin Havis Serap Aspirasi Musisi Jambi

Dirjen Migas melihat kerusakan yang luar biasa di wilayah Desa Bungku Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari. Dan setelah menerima masukan dari para peserta rapat yang dihadiri oleh pejabat Pemprov dan perwakilan Pemkab yang ada illegal drillingnya.

Dirjen Migas akan mengangkat isu ini ditingkat kementerian untuk dicarikan solusinya yang menguntungkan masyarakat.

Sementara itu, Pemerintah Daerah akan melaksanakan kegiatan penertiban terhadap gubuk-gubuk yang ada di Sekitar wilayah tambang minyak liar ini, berikut infrastruktur yang menyebabkan perusakan Lingkungan, termasuk upaya-upaya pencegahan dan menyiapkan jaring pengaman atau pemberdayaan masyarakat, sedangkan Polri akan terus melakukan penegakan hukum terhadap para pelaku penambangan minyak ilegal ini.

Kapolda Jambi, Irjen Pol A. Rachmad Wibowo dalam paparannya mengatakan, terhadap aktivitas illegal drilling, Polda Jambi telah melakukan giat preemtif, preventif dan penegakan hukum.

Ditambahkannya, bahwa Polri dan TNI akan membackup Satpol-PP Kabupaten dalam melakukan penertiban terhadap gubuk-gubuk yang ada disekitar wilayah tambang minyak liar sambil menunggu hasil dari Pemerintah Pusat apakah ilegal drilling mau dilegalkan atau tidak.

Baca Juga   Escape to the Caribbean for Stress-Free Holidays

“Kalau gubuk-gubuk dan warung-warung ini sudah dibersihkan, Insyaallah mereka mau masuk juga susah nanti, karena warung-warung itu mereka gunakan sebagai Pos untuk menunggu,” ujarnya.

Kemudian Kapolda Jambi mengusulkan untuk membuat sebuah portal yang dilengkapi dengan CCTV Live yang bisa dilihat, dipantau baik oleh Polsek, Polres dan Polda, juga bisa dishare oleh Stakeholders lainnya, agar dapat mengawasi adanya kegiatan ilegal drilling serta mencegah adanya suap kepada petugas dilokasi.

“Terakhir, law enforcement itu tugas Kami untuk penegakan hukum, dan Polda Jambi telah melakukan penegakan hukum selama 4 bulan tahun 2021 ini, yang jumlahnya itu lebih banyak dari dari tahun 2019 dan tahun 2020, jadi sepanjang 4 bulan tahun 2021 itu lebih tinggi, baik nilai penangkapan, kendaraan yang disita, jumlah minyak yang disita demikian juga dengan jumlah tersangka, ” ungkap Alumnus Akpol 1993 tersebut.

Baca Juga   Polda Jambi Latihan Penanggulangan Karhutla

Sementara itu, Dirjen Migas Prof. Ir. Tutuka Ariadji, M.Sc., Ph.D., IPU menyampaikan bahwa Commonity development perlu dilaksanakan oleh Pertamina.

“Kita akan rumuskan peraturan terkait illegal drilling di Provinsi Jambi berkomunikasi dengan Kementrian lain,”ujarnya.

Dalam Pertemuan itu didapat kesimpulan bahwa penyelesaian masalah illegal drilling dan illegal mining ditempuh melalui 3 fase yakni jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.

Selanjutnya sekira pukul 14.20 WIB, dilaksanakan penandatanganan kesimpulan audiensi, dan penyerahan poster keselamatan migas kepada Gubernur Jambi, Kapolda Jambi, Danrem 042 Gapu, Pertamina dan Kepala Daerah lokus illegal drilling.

(Ade/ Humas Polda Jambi)

Share :

Baca Juga

Politik

Ansori Hasan Soal PSU Jambi: KPU Harus Mampu Yakinkan Publik

Provinsi Jambi

Saat Pj Gubernur Disambut Gubernur Jambi Terpilih Al Haris

Provinsi Jambi

Polda Jambi Distribusikan Ribuan Masker dan Puluhan Unit Megaphone

Provinsi Jambi

Ahdiyenti: Salinan DPT Tidak Menampilkan Informasi NIK dan NKK Pemilih Secara Utuh

Provinsi Jambi

PKB Muaro Jambi Siap Menangkan Haris-Sani Pada PSU di Semua TPS

Hukrim

Dua Jaringan Penyeludup Benur Asal Sumsel dan Lampung di Gulung Polda Jambi

Politik

Makin Mantap! Tokoh Pemuda CERAH ini Pindah Dukungan ke Haris-Sani

Provinsi Jambi

SKK Migas – KKKS Salurkan Bantuan Sembako untuk Anggota FJM Jambi