Menu

Mode Gelap
Harga Buah Sawit Anjlok, Dewan Batanghari Gelar RDP Agar BBM Subsidi Tepat Sasaran, Al Haris Gandeng Polda Jambi Al Haris Harapkan Qori dan Qori’ah Harus Percaya Diri Bupati Masnah Busro Kukuhkan Kades Sebagai Pemangku Adat Terima Kunjungan Silaturahmi Pengurus KNPI, Irjen Pol Rachmad: Polri Siap Bersinergi

Hukrim · 21 Feb 2022 22:21 WIB

Polda Jambi Temukan 30 Sumur Illegal Drilling di Lahan Seluas 5 Hektare


 Sumur Illegal Drilling di Kabupaten Sarolangun Perbesar

Sumur Illegal Drilling di Kabupaten Sarolangun

Kabarjambikito.com –Tim gabungan dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi dan Polres Sarolangun belum lama ini berhasil menemukan lokasi illegal drilling di kawasan Lubuk Napal, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi AKBP M Santoso, Senin (21/2//2022), mengatakan ada sekitar 30 sumur yang kita temukan di lahan seluas lebih kurang 5 hektare.

BACA LAINNYA  Bertemu Suku Anak Dalam di Jambi, Menteri Nadiem Tidur di Rimba

“Dari keterangan beberapa saksi yang ditemukan di lokasi kejadian, dalam satu hari dari lokasi illegal drilling di Lubuk Napal tersebut bisa dihasilkan 100 drum minyak mentah,” kata Santoso.

Ditambahkan Santoso, minyak mentah dari wilayah Lubuk Napal itu kemudian dijual ke wilayah Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan untuk diolah.

BACA LAINNYA  Pulang Dari Puskesmas, Dua Hari Berikutnya Warga Sungai Ruan Ulu Ditemukan Telah Membusuk

“Satu drum dijual Rp 450 ribu hingga Rp 600 ribu,” kata Santoso didampingi Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jambi AKBP Handoyo.

Lebih lanjut Santoso mengatakan, saat ini pihaknya tengah mencari keberadaan Am dan Sd, yang diduga merupakan pemodal dan pemilik lahan. “Saat ini kita sedang melakukan pencarian terhadap keduanya,” ujar Santoso.

BACA LAINNYA  Lantik Dewas BLUD RSUD Raden Mattaher, Al Haris Minta Pulihkan Kembali Kepercayaan Masyarakat

Dikatakannya lagi, dari lokasi kejadian juga diamankan sejumlah barang bukti, diantaranya sepeda motor untuk menarik sling, pipa untuk mengalirkan minyak, serta beberapa barang bukti lainnya.

“Untuk lokasi saat ini sudah kita pasangi police line,” katanya.

Santoso menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pemberantasan terhadap aktivitas illegal drilling di Jambi. “Ini atensi pimpinan,” tandasnya.

(Redaksi)

Artikel ini telah dibaca 129 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Agar BBM Subsidi Tepat Sasaran, Al Haris Gandeng Polda Jambi

18 Mei 2022 - 11:03 WIB

Lucu!! Aksi Kades Ini Malah Bikin Uang Rp. 1.4 M Yang Akan Diterima Desa berubah Jadi DP Mobil

14 Mei 2022 - 14:27 WIB

Pelaku Penusuk Leher Warga Marosebo Ulu Berhasil Diamankan Polisi

13 Mei 2022 - 09:14 WIB

Sadis!! Warga Marosebo Ulu, Batanghari Ditemukan Dengan Leher di Gorok

13 Mei 2022 - 06:24 WIB

Hanya Gegara Lempar Kunci Motor, Satpam Bunuh Rekannya Sendiri

12 Mei 2022 - 17:28 WIB

Kondisi Anggota Polda Jambi Yang di Tombak Begal Mulai Membaik

11 Mei 2022 - 17:46 WIB

Trending di TNI-POLRI