Firli Bahuri Rangkul Pers, Wujudkan Tujuan Indonesia JMSI Silaturahmi ke HIPMI Bahas HUT JMSI Ke2 di Kendari SulTeng Kepala SKK Migas Tinjau Sumur Eksplorasi Manpatu-1X Iin Kurniasih Ajak Pemerintah dan Masyarakat Promosikan Senam Rentak Kudo Sekda Provinsi Jambi Harapkan BI Turut Bantu Pulihkan Masyarakat

Home / Nasional

Rabu, 5 Januari 2022 - 22:48 WIB

Politisi PDIP Marah dengan Cuitan Ferdinand: Kebablasan, Offside, Tangkap!

Ferdinand

Ferdinand

NASIONAL – Politisi PDIP Kapitra Ampera menilai cuitan Ferdinand Hutahean sudah kebablasan.

Karena itu, tidak heran jika kemudian publik menganggap bahwa cuitan Ferdinand Hutahaean merupakan penistaan agama. Belakangan bahkan menggema tagar #TangkapFerdinand di media sosial Twitter.

“Ferdinand lost control dia. Kebablasan, offside. Jadi, kalau ada permintaan tangkap Ferdinand, pantas itu dan harus ditangkap,” kata Kapitra kepada JPNN.com, Rabu (5/1/2021).

Mantan pengacara Habib Rizieq Shihab ini juga menilai cuitan Ferdinand itu bisa menggangu stabilitas bangsa. Karena itu, Kapitra mendesak polisi agar bertindak tergas terhadap Ferdinand Hutahaean.

“Saya minta polisi tindak tegas dong. Yang begini, ya (tangkap), saya minta tindak tegas,” tegas Kapitra.

BACA LAINNYA  Sambut MTQ Tingkat Provinsi Jambi, Anwar Sadat Siapkan Becak Untuk Pengunjung

“Jadi, kalau ada bergema Ferdinand tangkap, ya berikan keadilan kepada masyarakat begitu,” sambung dia.

Sebelumnya, Ferdinand Hutahaean menilai, cuitannya dianggap berlebihan jika dinilai menistakan agama.

“Orang saja yang terlalu sensitif, terlalu menafsirkan apa yang saya cuit itu sebagai sesuatu yang salah dan menuduh pihak tertentu, padahal sama sekali tidak demikian,” kata Ferdinand dikonfirmasi JPNN.com, Rabu (5/1/2022).

Eks politisi Partai Demokrat ini menjelaskan apa yang dituliskan melalui akun pribadinya @FerdinandHaean3 berkaitan dengan kondisi kebatinannya.

“Itu dialog antara pikiran dan hati saya,” sambungnya.

Ferdinand menyebut ketika merasa down, dirinya tidak perlu menceritakannya secara panjang lebar melalui media sosial.

BACA LAINNYA  Demokrat: Sudahlah Bung Yusril Akui Saja Pembelaan Moeldoko Ini Demi Rupiah Bukan Demi Demokrasi

Dia mengeklaim apa yang dituliskan di Twitter dan dianggap sebagai penistaan agama, itu hanya penyemangat untuk dirinya pribadi.

“Sebagai penyemangat, sebagai pelampiasan, penyaluran apa yang sedang saya rasakan,” tutur Ferdinand.

Dia pun memahami jika twitnya itu menjadi sorotan netizen dan trending di media sosial.

“Kalau merasa ada yang tersinggung, ya, saya minta maaf, tetapi saya tidak ada menuduh orang lain, tidak ada menuduh agama tertentu, menuduh kelompok tertentu,” jelasnya.

Ferdinand menekankan, cuitan yang telah dihapusnya itu tidak lebih tentang dirinya sendiri.

“Saya sedang bicara dengan diri saya sendiri. Saya pikir, orang-orang saja yang terlalu sensitif memaknainya. Seolah-olah, Tuhan, itu, Allah, itu hanya punya dia sendiri,” ujar Ferdinand.

BACA LAINNYA  Alhamdulillah... Habib Bahar Bin Smith Sudah Bebas

Sebelumnya, Ferdinand Hutahaean bercuit pada Selasa (4/1/2022) malam.

Dalam unggahannya di akun Twitter miliknya@FerdinandHaean3, pria asal Sumut ini diduga menyindir umat Islam yang membela Islam dan Allah SWT.

“Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela,” kata Ferdinand dalam unggahannya yang dilihat wartawan, Selasa malam (4/1).

Ferdinand yang beragama Kristen Protestan itu lantas membandingkan dengan Tuhannya yang tidak perlu dibela.

“Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, DIA lah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela,” pungkas Ferdinand dalam cuitannya.

Sumber:Eramuslim.com

Share :

Baca Juga

Nasional

Presiden Jokowi Pilih Kasad Jenderal Andika Perkasa Jadi Calon Panglima

Nasional

MUI Bentuk Tim Cyber Army Lawan Buzzer Yang Serang Ulama

Nasional

Brigjen TNI Junior Tumilaar Dicopot dari Jabatannya Terkait Surat Terbuka Kapolri

Nasional

Alhamdulillah… Habib Bahar Bin Smith Sudah Bebas

Nasional

Habib Bahar Penuhi Panggilan Polda Jabar, Saya Dilaporkan Secepat Kilat, Penista Agama Malah tidak Diproses

Nasional

Kapolri: Saya Ingin Polisi Dicintai sebagai Pelindung dan Pengayom Masyarakat

Nasional

Irjen Napoleon Kembali Keluarkan Surat Terbuka: Aku Bukan Koruptor

Nasional

Sematkan Selalu Ruh ANTIKORUPSI Dalam Semangat Bela Negara