Menu

Mode Gelap
Al Haris Terima Sertifikat Penetapan Warisan Budaya Takbenda, Salah Satunya Tari Ngebeng Asal Rambutan Masam Pemilihan Bujang Gadis Batanghari 2021, Bima Aditia Raih Sebagai Wakil III Mantan Istri Zumi Zola Diperiksa KPK M ZineDine Zidane Dinobatkan Sebagai Bujang Favorit Batanghari 2021 Air Bersih Mengalir Ke Penjuru Kota, Maulana Terima Perpamsi Award 2021

Hukrim · 13 Nov 2021 12:24 WIB

Polres Bungo Berhasil Meringkus Pelaku Pencuri Buku Nikah


 Kapolres Bungo, AKBP Guntur didampingi Kasat Reskrim AKP Septa, Kanit, Kakan Kemenag Bungo, M Ikbal dan Kasi Binmas Islam saat Konferensi pers di Mapolres Bungo Perbesar

Kapolres Bungo, AKBP Guntur didampingi Kasat Reskrim AKP Septa, Kanit, Kakan Kemenag Bungo, M Ikbal dan Kasi Binmas Islam saat Konferensi pers di Mapolres Bungo

Kabarjambikito.com – Tidak menunggu lama, Polres Bungo berhasil ungkap siapa pelaku dari pencuri buku nikah di kantor Kemenag Bungo, Jambi. Peristiwa itu terjadi, Senin 1 November 2021 lalu.

Kapolres Bungo, AKPB. Guntur Saputro mengatakan, AS (37) pelaku utama pencuri buku nikah berhasil meringkus, Jumat (12/11) di Kecamatan Padang Barat, Kota Padang Sumatera Barat. Dan tiga pelaku lain sebagai penadah inisial, BT (68) HZ (36) dan YA (66) diringkus di Pesisir Sumatera Barat dan dari Provinsi Riau.

BACA LAINNYA  Terkait Isu Jual Beli Jabatan, Kabag Prokopim : Kalau Ada Bukti Tunjukan dan Laporkan

“Pelaku sindikat pencuri buku nikah ini sudah melaksanakan aksi pencurian ini sudah berkali-kali mereka lakukan. Para Pelaku juga sudah biasa mencuri buku nikah dengan sasaran kantor Kemenag dan KUA yang ada di Sumatera termasuk Kemenag Bungo,”ujarnya kepada Sidakpost.id media partner Kabarjambikito.com.

Dikatakan, semua pelaku memiliki peran yang berbeda ada sebagai pelaku utama yang mencuri buku nikah dari Kemenag dan juga ada peran sebagai penampung buku nikah yang siap dijual kepada para penyedia nikah siri.

BACA LAINNYA  Tiga Bandar Jaringan Lapas di Jambi KO Lawan Polisi

Pelaku memang sudah biasa mencuri buku nikah untum meraup keuntungan dari jasa penyedia nikah siri. Selama ini aksi mereka berlangsung mulus karena dibantu oleh para pegawai sara atau orang yang biasa menyedia tempat nikah siri.

“Semua barang bukti hasil kejahatan pelaku berhasil kita amankan, seperti uang Rp 7 juta hasil penjualan buku nikah dan juga 2560 buku nikah yang belum terjual. Yang sudah terjual 440 buku dengan jumlah 20 pasang,”katanya.

BACA LAINNYA  Lakukan Penganiayaan Kok Tidak Ditahan, Ini Kata Kuasa Hukum AJ

Sebut Kapolres, pelaku menyebutkan semua buku nikah setelah dicuri maka akan serahkan kepada penampung setelah itu baru dicari pembelinya. Aksi sudah lama dilakukan para pelaku di wilayah Sumatera.

“Untuk pelaku utama dijerat Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian. sedangkan bagi pelaku penadah mereka disangkakan dengan pasal 480. Sindikat ini sudah berpengalaman untuk mencuri buku nikah tersebut,”pungkas Guntur.

Artikel ini telah dibaca 92 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Mantan Istri Zumi Zola Diperiksa KPK

8 Desember 2021 - 14:37 WIB

Ratusan Juta Uang Warga Tebo Lenyap Seketika

3 Desember 2021 - 22:07 WIB

38 Ribu Lebih Masyarakat Jambi Selamat Dari Jerat Narkoba

2 Desember 2021 - 18:12 WIB

Lari ke Hutan, Tim Gabungan Polda Jambi Bersama Polres Batanghari Tangkap Satu Tahanan

30 November 2021 - 14:27 WIB

Coreng Nama Fakultas, Oknum Dekan Jadi Tersangka Kasus Pencabulan

18 November 2021 - 12:40 WIB

Oknum Polisi Peras Pengendara Kini Terancam 9 Tahun Penjara

14 November 2021 - 08:28 WIB

Trending di Hukrim