Menu

Mode Gelap
Facebook Mulai Uji Coba Kurangi Konten Politik di 80 Negara, Termasuk Indonesia Tanahnya Ditawar Miliaran Rupiah, Pensiunan PNS Ini Pilih Wakafkan untuk Masjid Al Haris Janji Berantas Sumur Illegal Drilling di Batanghari Pemaparan Visi Misi Cakades Bajubang Laut, Warga : Joni Punya Jaringan, dan Pergaulan Luar Biasa Maulana Terima Penghargaan Menkes Terkait Sanitasi Berbasis Masyarakat

Batanghari · 3 Okt 2021 23:33 WIB

Program BPNT Banyak Saldo Yang Kosong, Warga Marosebo Ulu Gigit Jari


 Kartu Keluarga Sejahtera Perbesar

Kartu Keluarga Sejahtera

Kabarjambikito.com – Program BPNT diluncurkan diharapkan dapat memberikan keleluasaan bagi penerima manfaat program dalam meringankan warga. Namun dalam beberapa waktu terakhir tentu sangat menjadi tanda tanya oleh warga kecamatan Marosebo Ulu, kabupaten Batanghari.

Pasalny, bntuan Pangan Non-Tunai (BPNT) banyak tidak adab isinya alias zonk. Kekosongan saldo bantuan program BPNT tersebut diketahui sejak pada bulan April 2021 hingga saat kini.

Dengan kondisi tersebut,bouhan warga miskin atau lansia pun tidak menikmati Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tersebut. Dan kejadian ini terdapat dibeberapa desa wilayah Kecamatan Marosebo Ulu.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun oleh Kabarjambikito.com, warga Desa Peninjauan mengungkapkan, bahwa terakhir menerima manfaat program BPNT tersebut hanya pada bulan April 2021.

BACA LAINNYA  Curah Hujan Tinggi Beberapa Hari Ini, Membuat Padi Warga Batanghari Terendam

“Kami menerima manfaat program BPNT terakhir pada bulan April 2021. Namun, sampai saat ini tak kunjung datang, kami sebagai warga hanya bisa menunggu dan berharap,”sebut warga yang enggan menyebutkan namanya.

Terkait hal ini, warga sudah menanyakan kepada ketua pengurus BPNT untuk mengetahui apa penyebabnya.

“Saya sudah berupaya menghubungi pendamping Kecamatan, Tetapi kontaknya tidak bisa dihubungi lagi. Sekarang sudah saya sampaikan permasalahan ini kepada Pemerintah desa,” katanya.

Menurut Pemdes Peninjaua, kejadian ini memang ada. beberapa minggu yang lalu ketua petugas BPNT sudah mendatangi pihak Pemdes, terkait Kartu BPNT yang saldonya kosong.

“Kami juga sudah menyampaikan hal ini ke Dinas Sosial Kabupaten Batanghari satu minggu yang lalu. Namun, belum ada perkembangannya,” jelasnya saat dikonfirmasi awak media diruang kerjanya.

BACA LAINNYA  Al Haris Janji Berantas Sumur Illegal Drilling di Batanghari

Pemdes peninjauan juga menilai Pendamping BPNT Kecamatan sulit untuk dijumpai dan dihubungi.

“Sangat disayangkan sekali masa-masa Pandemi Covid-19 banyak warga yang gigit jari, Apalagi bantuan program BPNT sangat membantu warga,” Tambahnya.

Dalam hal tersebut pendamping desa diduga lalai dalam menjalankan tugasnya.

“Diduga oknum Pendamping BPNT Kecamatan ini, kerja asal-asalan dalam menjalankan tupoksinya sebagai pengurus Pendamping BPNT Kecamatan Marosebo Ulu,” Ujar Warga dengan wajah kesal.

Tidak hanya di Desa Peninjauan, namun hal yang sama juga alami oleh warga di Desa Teluk Leban, Kecamatan Marosebo Ulu.

BACA LAINNYA  Bupati Anwar Sadat, Sambut Kunker Ketua Pengadilan Agama Provisi Jambi

“Sangat disayangkan sekali dan kasihan melihat warga, pulang hanya membawa tangan kosong. Saya sudah pernah juga sampaikan hal ini kepada Dinas sosial Kabupaten Batanghari, Terkait Saldo BPNT banyak yang kosong. Namun, sampai saat ini belum ada perkembangannya,” Kata NS Anggota BPD desa Teluk Leban.

Sementara, Camat Marosebo Ulu, Budimansyah SE saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa BPNT petugasnya langsung kordinasi ke dinas sosial.

“BPNT itu program bantuan pusat, memang untuk BPNT ini ada petugasnya. BPNT langsung ke Dinsos, dan pihak Dinsos Batanghari tidak pernah kordinasi dengan saya,” tuturnya via WhatsApp.

Hingga berita ini diturunkan, pendamping BPNT Kecamatan Marsebo Ulu dan Kadis Dinsos Batanghari belum bisa dikonfirmasi.(Edo)

Artikel ini telah dibaca 225 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Al Haris Janji Berantas Sumur Illegal Drilling di Batanghari

15 Oktober 2021 - 16:50 WIB

Pemaparan Visi Misi Cakades Bajubang Laut, Warga : Joni Punya Jaringan, dan Pergaulan Luar Biasa

15 Oktober 2021 - 16:01 WIB

Maulana Terima Penghargaan Menkes Terkait Sanitasi Berbasis Masyarakat

15 Oktober 2021 - 14:59 WIB

Pemaparan Visi dan Misi Cakades, Warga: Program Nomor Urut 1 Banyak Menyentuh Masyarakat

15 Oktober 2021 - 14:46 WIB

Sumur Minyak Illegal di Batanghari Dipaparkan Depan Menteri ESDM RI

15 Oktober 2021 - 14:39 WIB

Lagi… Siswa SMP Jadi Korban Lakalantas di Rantau Puri

15 Oktober 2021 - 13:43 WIB

Trending di Batanghari