Menu

Mode Gelap
Wagub Sani Hadiri Halal bi Halal Serta Pelantikan Fatayat NU se Jambi Anggaran Pemilu 2024 Rp 76 T Mendapat Kritikan Dari PAN Fadhil Arief Sebut Orang Yang Kritik dan Protes Berarti Sudah Cerdas Bupati Masnah Busro Apresiasi Juara III Tim PBM Desa Pulau Karo SKK Migas Kunjungi Lokasi Temuan Migas Baru di Sumatera Selatan

Batanghari · 4 Apr 2022 13:44 WIB

PT SDM dan PT APL Tak Hadir Sidang Kedua, Tumengung Yusuf Minta Hakim Putuskan di Sidang Ketiga


 Tumengung Yusuf (baju merah) serahkan berkas ke Hakim Ketua Perbesar

Tumengung Yusuf (baju merah) serahkan berkas ke Hakim Ketua

Kabarjambikito.com – Ratusan warga Suku Anak Dalam SAD) dari Desa Padang Kelapo, Kecamatan Marosebo Ulu dan Desa Hajran Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batanghari merasa kecewa dengan pihak PT. Anugerah Pharmindo Lestari ( APL) dan PT Sumberdaya Dian Mandiri (SDM) yang mangkir saat persidangan.

Pada sidang kedua kali ini, Hakim Ketua kembali menunda persidangan. Karena dari pihak tergugat tidak hadir. ” Sidang akan kita gelar pada tanggal 18 April 2022 mendatang,” kata Hakim Ketua.

Sementara itu, Temenggung Yusuf menjelaskan, pihaknya selalu mengikuti prosedur dan patuh terhadap aturan yang berlaku. Namun dari pihak tergugat malah tidak kooperatif , selalu mangkir ketika di persidangan.

BACA LAINNYA  Dapat Kode PIN ATM, Pasutri Ini Gasak Tabungan Korban Hingga Belasan Juta

” Ada saja alasannya tidak mau datang, jadi ini malah membuat masyarakat kita bingung dengan cara pihak perusahaan,” kata Tulungagung Yusuf, Senin (4/4/2022).

Kata Temenggung Yusuf, yang hadir hari ini hanya dari pihak PT APL. Tapi tidak bisa menunjukkan identitas yang lengkap ataupun surat kuasa dari PT APL. Sedangkan pada sidang pertama perwakilan dari PT SDM datang, tapi tak bisa menunjukkan surat kuasa dari PT SDM. Dan untuk PT APL juga tidak hadir saat sidang pertama.

” Hari ini SDM sama tidak datang, dan dari PT APL datang, tapi tidak bisa menunjuk identitas sebagai apa ?,” kata Yusuf.

BACA LAINNYA  Wabup Bakhtiar: Program Prioritas Butuh Dukungan Infrastruktur Dasar

Pantauan Kabarjambikito.com saat Hakim Ketua menanyakan suara kuasa dari PT APL, perwakilan dari PT APL menyebutkan, suara kuasa masih dalam perjalanan.

Tumenngung Yusuf juga minta agar Majelis Hakim untuk segera memutuskan pada sidang ketiga nanti. Karena warga datang ke kota Muara Bulian membutuhkan biaya.

” Demi untuk mengikuti sidang, kami patungan Rp 50000 per KK untuk biaya makan maupun transportasi,” sebut Tumenngung yang mewakili kurang lebih 332 warga.

BACA LAINNYA  Kapolres Merangin Ingatkan Anggotanya Jangan Pamer Harta dan Jaga Nama Baik Polri

Adapun agenda sidang hari ini pemanggilan pihak tergugat satu, dan tergugat dua. Karena pada sidang pertama pihak PT APL dan PT ADM tidak hadir.

Untuk dasar sidang itu sendiri, lanjut Tumengung Yusuf, adalah penderita oleh warga Suku Anak Dalam dengan adanya korporasi-korporasi yang masuk tanpa memberikan hak-hak masyarakat adat SAD.

” Untuk PT SDM mengambil lahan kurang lebih 1522 hektare, dan PT APL kurang lebih 2800 hektare,” pungkasnya.

Adapun jumlah jiwa warga SAD berdasarkan metrik tahun 2018 kurang lebih 5000 jiwa. Dan Kepala Keluarga (KK) berkisaran 360 .

Artikel ini telah dibaca 304 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ribuan Pawai Obor Terangi Sepanjang Jalan Rambutan Masam

1 Mei 2022 - 21:31 WIB

Peduli Sesama, Amsindo Provinsi Bagikan Sembako Untuk Warga Lopak Aur Kecamatan Pemayung

27 April 2022 - 00:55 WIB

Kejari Batanghari Peduli Panti Asuhan, Indahnya Berbagi Menyambut Hari Raya Idul Fitri

26 April 2022 - 18:28 WIB

DPRD Batanghari Gelar Rapat Paripurna LKPJ Tahun 2021 dab Ranperda TA 2022

22 April 2022 - 06:35 WIB

Terdaftar Dalam Bansos, Sekdes Ini Berikan Bantuan Tersebut Kepada Masyarakat Miskin

15 April 2022 - 19:39 WIB

Ini Besaran Zakat Fitrah di Batanghari

15 April 2022 - 06:45 WIB

Trending di Batanghari