LIVE TV
Ratusan Warga Bersama Pengemudi Ojol di Jambi Terima Zakat Maal Bupati Tanjabbar Saksikan Secara Virtual Gema Membumi Arakan Sahur Online PT Putra Duta Indahwood Mangkir di Sidang Karhutla Jambi Kasatpol PP Tinjau Pos Penyekatan, Puluhan Sepeda Motor Balik Kanan Begini Cara Travel Bandel yang Nekat Melintas Masuk Jambi Saat Peniadaan Mudik 2021

Home / Batanghari

Sabtu, 13 Maret 2021 - 13:50 WIB

Cerita Honorer dan Oknum ASN Saat Masa Pilkada dan Pasca Pilkada di Batanghari

Obrolan ringan Tim MC Fadhil-Bakhtiar

Obrolan ringan Tim MC Fadhil-Bakhtiar

Kabarjambikito.com – Sudah menjadi rahasia umum setiap momen Pilkada di Kabupaten Batanghari, tenaga Pegawai Tidak Tetap (PTT) honorer dilingkup Pemkab Batanghari diduga sering di manfaatkan oleh oknum untuk kepentingan politik. Memang sulit untuk membuktikan secara fakta pergerakan tenaga honorer ikut berperan dalam politik.

Namun begitulah kondisi di Kabupaten Batanghari, yang mana peran tenaga honorer akan bermain jelang hari Pemilihan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, hampir setiap kantor penambahan tenaga honorer.

Menunurut Awaludin tokoh pemuda Batanghari terkait kondisi yang terjadi pasca Pilkada Batanghari. Ia mengatakan, dengan momen Pilkada ada sebagian ASN yang melancarkan aksinya demi membantu mendulang suara calon yang dia dukung. Dalam hal ini oknum ASN mengiming-ngiming kepada warga untuk memasukan warga kerjo di PTT honorer, asal saja bantu cari suara untuk calon pendukung oknum tersebut.

” Wajar saja tenaga PTT honorer makin membeludak saat Pilkada, karena banyak di masukan oleh oknum ASN pada saat Pilkada.” Cerita Awaludin.

Lanjut Awaludin, banyaknya tenaga PTT honorer di Batanghari perlu menjadi perhatian oleh Bupati Batanghari. Karena dengan kondisi keuangan daerah pesakit, hal ini tentu saja memaksa.

Bukan hanya itu saja, bagi tenaga PTT honorer yang bukan tinggal di Kabupaten Batanghari sebaiknya tidak perlu lagi pekerjaan di lingkup Pemkab Batanghari. Karena kalau hanya untuk honener, masih banyak putra-putri Batanghari yang menetap di Batanghari bisa di pekerjaan.

Baca Juga   Oknum PNS Digerebek Mesum di 'Mobil Goyang' Dicambuk 18 Kali

” Batanghari masih banyak mempunyai putra-putri yang punya kemampuan untuk bekerja. Selama ini kita sering terkecoh, putra asli Batanghari banyak. Sementara ada orang luar kerja di Batanghari, kan aneh. Itu karena mementingkan ego politik sesaat.” Ujarnya.

Sementara banyak tenaga honorer yang kerja di Pemkab Batanghari tidak difungsikan. Lebih parah lagi, pada saat Pilkada diduga oknum ASN yang memanfaatkan momen ini untuk mendulang suara dengan memasukkan tenaga honorer.

” Hal ini menjadi budaya tidak baik di Kabupaten Batanghari. Oknum ASN masukkan honorer baru untuk bisa bantu cari suara untuk Calon Bupati dan Wakil Bupati yang di dukung oleh oknum ASN itu. ” Ungkap salah seorang Awaludin.

Terkait oknum ASN yang terlibat yang diduga politik praktis, terkadang ada oknum ASN yang mencari titik aman. Kalau istrinya pandai pasang kaki. Namun setelah Pilkada usai baru nampak nongol bersama tim formal. Lebih parah lagi, mulai gosok sani-sini demi untuk mencari simpatik dari Bupati dan Wakil Bupati Batanghari terpilih demi untuk kepentingan jabatan.

” Kalau oknum ASN yang berjuang pada saat Pilkada, tentu mereka kenal dengan dengan sahabat seperjuangan. Karena pada saat Pilkada mereka sering berkomunikasi. Memang secara formalitas mereka (red-ASN) tidak mempunyai SK. Tetapi kontribusi mereka untuk Fahdil-Baktiar tidak di ragukan lagi. Sedangkan oknum ASN yang hanya ikut menang, dia baru muncul setelah tanggal 10 Desember 2020, parah lagi oknum tersebut tidak lagi merasa malu terhadap tim yang benar-benar berjuang. Seakan-akan menujukkan diri paling berjuang. Dan hal ini tidak lagi berlaku bagi pak Bupati dan Wakil Bupati Batanghari saat ini. ” Bebernya .

Baca Juga   Nyambi jadi Penjual Sabu, PNS Dishub Ini Ditangkap di Rumahnya

Lanjut Awaludin, yang tidak habis pikir, malah oknum ASN tersebut sibuk mengurus tenaga honorer. Dengan mulai mendata nama-nama tenaga PTT honorer. Mana nama yang dianggap tidak cocok sama pribadinya di coret, diganti nama baru. Padahal itu bukan bagian dia, tugas pokok dia untuk berkerja keras sesuai dengan Tupoksinya .

” Terkadang itu oknum ASN yang seperti itu lebih sibuk pula mengatur tenaga honorer, daripada yang ASN yang benar-benar berjuang pada saat Pilkada. Kalau yang berjuang mereka sibuk bekerja, malah jarang ikut bupati, kecuali dalam urusan kerja. Disini lah perbedaan antara pejuang dan pecundang. ” Jelasnya

Awal menuturkan, Bupati Muhammad Fadhil Arief dan Wabup Baktiar lebih memahami hal seperti itu. Karena ada banyak tim pemenangan Fadhil-Bakhtiar tersebar yang benar-benar terus berjuang tulus untuk membantu program Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief dan Wakil Bupati Batanghari Bakhtiar hingga sampai habis masa jabatannya .

Baca Juga   Kunker ke Pemkab Batanghari, Putra Asal Mersam Ini Bantu Pemasang Jaringan Internet

” Apa yang dilakukan oleh oknum ASN yang bisa membuat suasana tidak sehat, hal ini akan merusak nama Fadhil-Bakhtiar atau nama tim pemenangan. Dan apa dilakukan oleh oknum ASN tersebut hanya sia-sia belaka. Untuk masalah PTT honorer itu sudah ada bagian yang mengurus. Bagi ASN bekerja lah untuk membantu program Bupati dan Wakil Bupati Batanghari.” Paparnya.

Awal juga menyebutkan, terkait menyebut nama oknum ASN, mohon maaf dirinya sengaja tidak menyebutkan identitas oknum tersebut. Hal ini untuk menjaga perasaan. Namun ini hendaknya ini menjadi pelajaran bagi yang lain, agar perubahan batanghari akan terwujud.

” Kita tidak bisa sama ratakan, jika tidak merasa kenapa harus tersinggung. Tapi kalau merasa berbuat, cukup perbaiki diri agar perubahan lebih baik dari diri sendiri. Karena perubahan itu di mulai dari prilaku seseorang itu sendiri. ” Ucap Awal.

Awal menambahkan, memang tenaga PTT honorer yang ada saat ini sangat banyak, dan berdasarkan data tahun 2020 lalu pemerintah kabupaten menggunakan sebanyak 4.829 orang PTT. Dan ini akan dikurangi oleh Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief. Tapi tidak semua yang di rumahkan.

” Pak Bupati pernah menyampaikan pada saat rapat staf, akan di rumah kan PTT honorer. Tapi yang sifatnya butuhkan tidak di kurangi.” Jelasnya.***

Share :

Baca Juga

Batanghari

Terkait KT Batanghari, Mantan BEM IAN Batanghari Sebut Dinsos Batanghari Mencla Mencle

Batanghari

Sempat Terhalang Norma Adat, Ahirnya Perempuan SAD Mau di Foto Untuk Perekaman KTP-el

Batanghari

Pancaker di Batanghari Masih Tinggi

Batanghari

Kabid Perdagangan Batanghari: Pasar Murah Juga Meringankan Beban Ekonomi Masyarakat

Batanghari

Beberapa Titik Traffic Light Rusak, Ini Penjelasan Dishub Batanghari

Batanghari

Jelang Puasa, Disperindag Minta Pedagang Jangan Naikan Harga Sembako Dari Harga Standar

Batanghari

Kapolres Batanghari, AKBP Heru Ekawanto Gelar Rapat Koordinasi Terkait Masalah PETI

Batanghari

Gelar Rapat Paripurna DPRD Batanghari, Fadhil-Bakhtiar Ajak Semua Elemen Masyarakat Berkontribusi Untuk Batanghari