LIVE TV
Pemkab Batanghari Anggarkan Dana UMKM RP 1,5 Miyar Ditjenpas Gagalkan Peredaran 1.129 Ton Sabu Jaringan Internasional “Kerja, Kerja, Kerja.. Kita dikejar Waktu” Musri Nauli Kolaborasi Para Mitra Dorong 1.015 Petani Swadaya di Jambi  Kembangkan Model Pertanian Sawit Berkelanjutan  AKBP Ardiyanto ke Polda Jambi, Polres Muaro Jambi Dipimpin AKBP Yuyan Priatmaja

Home / Politik

Kamis, 27 Mei 2021 - 07:58 WIB

Putin: Partisipasi Pemilih di PSU Jambi Turun, Golput Meningkat, Naik Kalau Ada Politik Uang

Kabarjambikito.com – Direktur Eksekutif Lembaga Riset Politik Public Trust Institute (PUTIN), Pahrudin menyebutkan angka partisipasi pemilih pada PSU 27 Mei 2021 ini bisa turun dari Pilgub Jambi 9 Desember 2020 lalu.

Sementara angka golput bisa meningkat drastis, dan sebaiknya partisipasi pemilih justru bisanya naik, bahkan mencapai 90 persen, jika adanya politik uang.

Data Lembaga Riset Politik PUTIN dari Universitas Nurdin Hamzah itu, berdasarkan hasil survey mereka selama 3 hari menjelang PSU Pilgub Jambi.

Baca Juga   Penghitungan Suara PSU Pilgub Jambi di Desa Penyengat Olak Dimulai

Naiknya angka golput warga Jambi ini, kata Pahrudin, lantaran berbagai persoalan, seperti Covid-19, hingga kejenuhan warga dalam pemilukada nanti.

“Dari hasil survey kita selama 3 hari, dari tanggal 17-19 Mei 2021 itu, angka golput sangat tinggi, sekitar 14 persen. Angka ini lebih besar ketimbang pilkada 2020 lalu.
Sementara belasan persen lainnya belum menyatakan pilihannya di PSU Pilgub Jambi nanti,” ujarnya.

Baca Juga   LSM Gerakan Tangan Rakyat Unjukrasa di Disdik Pemprov Jambi

“Angka partisipasi bisa naik karena adanya politik uang yang secara masif. Jadi artinya masyarakat datang ke TPS itu memilih bukan karena memilih pemimpin dari hati nurani,” kata Pahrudin, Rabu 26 Mei 2021.

Pahrudin juga menyebut, hanya 69 persen angka partisipasi pemilih di PSU nanti. Jumlah ini jauh turun dari Pilgub lalu.

Baca Juga   Escape to the Caribbean for Stress-Free Holidays

Ia mencatat, Pilkada 2020 saja angka partisipasi itu diangka 72 sampai 73 persen dibandingan saat PSU nanti yang hanya di prediksi 69 persen.

“69 persen angka pemilih ini juga dapat disebut sebagai bentuk kemungkinan besar warga yang memilih, namun belum tentu memilih. Kalau dibanding tahun lalu berkurangnya itu 4 persenan lah,” tutur dia.

Share :

Baca Juga

Politik

Menjelang PSU 27 Mei 2021, Haris-Sani Sudah Unggul 10.283 Suara dari CE-Ratu

Politik

Zulhas ke Haris : “Apa Kabar Pak Gubernur…”

Politik

Siapa Sosok Dibalik Kemenangan Al Haris-Sani di Kerinci? Ini Komentar Pengamat dan Jurnalis Senior

Politik

4 Orang Nyoblos Pakai Suket di TPS 02 Desa Rengas Bandung

Politik

Apnizal: Surat Pengunduran Diri Sanusi Sudah Diteruskan ke KPU RI

Politik

Tiga Pemilih di Luar DPT Nyoblos di TPS 01 Koto Baru

Politik

PSU Damai, Kiyai Sani: Terima Kasih KPU, Bawaslu, TNI-Polri, Ayo Satukan Tekad Bangun Jambi

Nasional

Datangi Kanwil Kemenkum HAM, DPD PD Sulut Tolak Hasil KLB Sumut