LIVE TV
Apnizal: Surat Pengunduran Diri Sanusi Sudah Diteruskan ke KPU RI Dinkes Muaro Jambi Minta Perusahaan Tambah Ruang Isolasi Breaking News!! Warga Pelayangan Tembesi Temukan Mayat Gantung Diri Kapolres Tanjabbar Pimpin Langsung Apel Gelar Pasukan OPS Ketupat Malangnya Nasib Nakes Jambi – Lebaran Dekat, Insentif Belum Cair

Home / Nusantara

Minggu, 14 Maret 2021 - 18:03 WIB

Reformasi Birokrasi PNS di Lingkungan Kemnaker Mulai Diterapkan, Siap-siap!

JAKARTA – Salah satu fokus kerja pada Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode II adalah pembangunan SDM (Sumber Daya Manusia). Untuk medukung fokus kerja pemerintah ini, Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemnaker ) telah menerapkan 2 reformasi yaitu reformasi birokrasi dan reformasi BLK.

Dilansir dar Sindonews.com, Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi mengatakan, bahwa reformasi birokrasi dilakukan dengan restrukturisasi organisasi. Hal ini dilakukan dengan merombak sejumlah jabatan struktural menjadi jabatan fungsional. Baik yang berada di kantor pusat maupun UPTP di daerah.

Baca Juga   Wamenkum HAM Nilai Edhy Prabowo-Juliari Batubara Layak Dituntut Pidana Mati

“Ini salah satunya untuk mendorong mereka menjadi tenaga profesional,” kata Sekjen Kemnaker di Jakarta, Minggu (14/3/2021).

Dengan adanya reformasi birokrasi ini, Kemnaker lebih fokus dalam mengelola dan membina SDM ASN Ketenagakerjaan yang kompeten dan profesional, baik yang diperuntukan bagi Kemnaker, kementerian/lembaga lain, maupun pemerintah daerah.

Empat jabatan fungsional yang pembinaannya ada di Kemnaker adalah instruktur, pengawas ketenagakerjaan, mediator, dan pengantar kerja. Keempat jabatan fungsional tersebut adalah jabatan SDM yang dibutuhkan oleh dunia ketenagakerjaan.

Baca Juga   Liburan Akhir Tahun Dipangkas 3 Hari, 28 Sampai 30 Desember

“Ini adalah jabatan fungsional yang memang sangat dibutuhkan di ketenagakerjaan. Sehingga bukan hanya ada di Kementerian saja tenaga profesional ini berada, tapi juga di Kementerian lain, lembaga pemerintah lain, termasuk di pemerintah daerah,” jelas Sekjen Anwar.

Dengan reformasi birokrasi ini, Sekjen Anwar berharap ASN Kemnaker, khususnya para CPNS yang baru bergabung dengan Kemnaker, bekerja lebih keras, kreatif, dan inovatif dengan menjadikan kinerja sebagai target kerja.

“Karena kalau jadi fungsional itu tergantung diri kita, kita rajin atau enggak. Kalau tidak rajin, sejak masuk sampai selesai ya di situ terus,” ujarnya.

Baca Juga   Lantik Pengurus Pusat, Ketua MPR-RI Menaruh Harapan Besar Kehadiran JMSI

Sedangkan reformasi BLK bertujuan untuk menjadikan pelatihan vokasi melalui BLK sebagai icon Kemnaker. Dalam hal ini Kemnaker menerapkan 6R yaitu reformasi kelembagaan, redesain substansi pelatihan, revolusi SDM, revitalisasi fasilitas dan sarana prasarana, rebranding BLK, dan relationship.

“Saya ingin kita semakin bangga, semakin senang, untuk bekerja di tempat ini. Sehingga kita semakin memberikan yang terbaik bagi BLK, utamanya Kemnaker,” ujarnya.***

Share :

Baca Juga

Nusantara

Mabes Polri: Kami Minta Maaf Membuat Media Tidak Nyaman

Nusantara

Sepak Terjang UU ITE yang Bikin Gerah Jokowi

Nusantara

Reshuffle Kabinet Akan Dilakukan Rabu, Hari Ini Jokowi-Ma’ruf Rapat Berdua

Nusantara

Nurdin Abdullah Ditangkap KPK Bersama Kontraktor dan Pejabat Dinas PU

Nusantara

Pemerintah Buka Formasi CPNS Bagi Lulusan SMA, Ini Syaratnya

Nusantara

Datangi Kanwil Kemenkum HAM, DPD PD Sulut Tolak Hasil KLB Sumut

Nusantara

FSGI Beri Rapor Merah untuk 1 Tahun Mendikbud Nadiem, Nilainya 68

Nusantara

Ketua JMSI Teguh Santosa: Bedahkan Informasi Internet Karya Jurnalistik Dengan Internet Umum