Hanya Gegara Ini Warga Marosebo Ulu Bakar Rumah Sarminsen Jambi- Jatim Tandatangan MoU Misi Dagang dan Investasi Sani: Membangunan Mental Ummat Sangat Penting Sekali Membegal Tukang Ojek di Muaro Jambi, Pelaku Diamankan Polisi Penampakan Dua Ekor Harimau Membuat Warga Muaro Jambi Getar-Getir

Home / Kabar Daerah / Tanjabbar

Kamis, 14 Oktober 2021 - 16:45 WIB

Rekom Tata Ruang PT DAS, Warga Tanjabbar Lapor ke Gubernur Jambi

Kabarjambikito.com – Kecewa atas rekomendasi tata ruang HGU PT Dasa Anugerah Sejati (DAS) yang dikeluarkan tim TKPRD kabupaten Tanjab Barat, perwakilan masyarakat 9 Desa wilayah Tungkal Ulu melapor ke Gubernur Jambi.

Komplik panjang bahkan menahun soal lahan antara warga 9 Desa di wilayah Tungkal Ulu diantaranya, Desa Merlung, Lubuk Terap, Penyambungan, Barang, Pepauh, Pelabuhan Dagang, Taman Raja, Kampung Baru dan Desa Lubuk Bernai mulai meruncing.

Pasalnya, hingga saat ini belum ada kejelasan terkait hasil negosiasi yang dilakukan masyarakat 9 desa dengan pemerintah kabupaten dan pihak terkait. Selain itu belum lama ini muncul surat rekomendasi dari tim TKPRD yang di tandatangani oleh sekretaris daerah (Sekda) kabupaten Tanjab Barat.

Sementara itu, pasca beredarnya surat rekomendasi tata ruang HGU PT DAS yang terbit pada bulan Agustus lalu membuat masyarakat 9 Desa merasa kecewa, dan menduga pemerintah daerah telah berkhianat terhadap masyarakat.

BACA LAINNYA  Tak Perlu ke Jakarta Lagi, 2022 Pelayanan Sakit Jantung Sudah Tersedia di Jambi

Hal itu dikatakan perwakilan masyarakat 9 Desa Cristian Napitupulu. Menurutnya, batas kesabaran masyarakat terhadap upaya pemerintah kabupaten dalam menjembatani persoalan lahan ini sudah habis.

” Kami warga 9 Desa menyatakan mosi tidak percaya terhadap Pemkab Tanjab Barat, selama ini kami hanya di beri janji – janji palsu, dan itu terbukti dengan keluarnya rekomendasi ketua tim TKPRD yang di tanda tangani oleh Sekda, ” katanya. (14/10/2021).

Lebih lanjut Cristian Napitupulu juga membeberkan jika masalah ini sudah disampaikan langsung ke gubernur Jambi.

” Kami dan perwakilan masyarakat 9 Desa kemarin (13/10/2021) sudah melaporkan hal ini ke Gubernur Al Haris, karena negosiasi lewat pemkab Tanjab Barat selama ini tidak membuahkan hasil, ” bebernya.

BACA LAINNYA  Kapolres Merangin Ingatkan Anggotanya Jangan Pamer Harta dan Jaga Nama Baik Polri

Menurutnya juga, ada 3 poin yang di sampaikan ke Gubernur Jambi terkait kisruh Lahan antara masyarakat 9 Desa dengan PT DAS.

” 1. kami meminta gubernur untuk menyelesaikan konflik PT DAS dengan masyarakat 9 desa.
2. Meminta Gubernur merekomendasikan penolakan perpanjangan HGU PT. DAS
3. Meminta gubernur dan timdu provinsi memanggil sekda Tanjab Barat terkait langkah sekda mengeluarkan rekomendasi tata ruang, ” tegas Cristian saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp.

Terpisah sekretaris daerah kabupaten Tanjab Barat, Ir. H. Agus Sanusi, M. Si saat dikonfirmasi di ruang kerjanya mengatakan, rekomendasi tata ruang tersebut wajib dikeluarkan oleh tim TKPRD jika perusahaan yang bersangkutan sudah melengkapi data – data soal tata ruang.

” Kalau soal rekomendasi tata ruang itu wajib dikeluarkan oleh TKPRD jika perusahaan melengkapi persyaratan, dan itu sifatnya otomatis dengan batas waktu 20 hari pengajuan, ” ujar Sekda, saat di konfirmasi media di ruang kerjanya.

BACA LAINNYA  Sekelompok Masyarakat Ngamuk, dan Bakar Sejumlah Bangunan

Dia juga menjelaskan, rekomendasi tata ruang tersebut bukan lah menjadi syarat utama untuk terbitnya sertifikat perpanjangan HGU.

” Masyarakat tidak perlu khawatir, itu tidak berdampak terhadap proses yang sedang diperjuangkan masyarakat, masih banyak kreteria lainnya yang harus dipenuhi perusahaan untuk mendapatkan sertifikat perpanjangan HGU, ” jelasnya.

Seumpamanya, rekomendasi dari tim TKPRD ditambah rekomendasi dari pemerintah kabupaten itupun belum bisa menjamin sertifikat perpanjangan HGU keluar.

” Pihak BPN pusat berulangkali mengatakan, tidak akan memperpanjang HGU jika masih ada konflik antara masyarakat dan perusahaan, sekecil apapun konflik tersebut akan menjadi perhatian pemerintah, “pungkasnya. (Sul)

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Mursyid Sonsang: Guru Bukan Hanya Mengajar Ilmu Pengetahuan, Tapi Membuat Siswa Berahlak Mulia

Batanghari

Kreen…. BKP Batanghari Bakal Jadikan Hutan Kota Muara Bulian Tempat Wisata

Bisnis

SKK Migas – Pertamina Dukung Upaya Pemadaman Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Jambi

Kabar Daerah

Sudah 3 Warga Jadi Korban Harimau, Petugas BKSDA Provinsi Jambi Pasang Kamera dan Perangkap

Kota Jambi

Lepas Relawan Pandemi Pemuda Pancasila, Panglima Adri dan Wawako Maulana Terlihat Mesra

Batanghari

Sekda Azan Minta Kades Terpilih Rangkul Semua Masyarakat

Kabar Daerah

Al Haris: Pemerintah Provinsi Jambi Permudah Investor Berinvestasi di Jambi

Batanghari

Lounching Buku Karya Lokal, Zulva Fadhil: Ayo Putra Putri Batanghari Semangat Berkarya