Hanya Gegara Ini Warga Marosebo Ulu Bakar Rumah Sarminsen Jambi- Jatim Tandatangan MoU Misi Dagang dan Investasi Sani: Membangunan Mental Ummat Sangat Penting Sekali Membegal Tukang Ojek di Muaro Jambi, Pelaku Diamankan Polisi Penampakan Dua Ekor Harimau Membuat Warga Muaro Jambi Getar-Getir

Home / Peristiwa

Selasa, 21 September 2021 - 17:05 WIB

Ricuh Saat Rapat Pembahasan APBD-P, Wajah Ketua Dewan Daerah Ini Disiram Air Panas

Tangkapan layar penyiraman teh panas ke wajah Ketua DPRD Humbahas. ©2021 Merdeka.com

Tangkapan layar penyiraman teh panas ke wajah Ketua DPRD Humbahas. ©2021 Merdeka.com

Kabarjambikito.com – Kericuhan saat rapat pembahasan APBD Perubahan 2021 di DPRD Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, viral di media sosial, Selasa (21/9/2021).

Ketua Fraksi Golkar di DPRD Humbahas Bantu Tambunan tiba-tiba menyiramkan air ke wajah Ketua DPRD Kabupaten Humbahas Ramses Lumban saat rapat berlangsung.

Dalam video yang beredar, suasana rapat mulai memanas ketika Ramses Lumban Gaol mengetuk palu. Salah seorang anggota DPRD lainnya mempertanyakan keputusan yang diambil Ramses Lumban Gaol.

“Kenapa diputuskan, kenapa diputuskan, hei hei… saya ini anggota dewan, kenapa diputuskan,” ujar anggota DPRD yang mengenakan kemeja hitam tersebut.

BACA LAINNYA  Temu Kenali Potensi Budaya untuk Desa Pemajuan Kebudayaan  

“Karena ada yang setuju,” ucap Ramses menjawab pertanyaan itu.

Kemudian, Ketua Fraksi Golkar DPRD Humbahas Bantu Tambunan yang juga tidak menyetujui keputusan itu langsung menggebrak meja. Dia berdiri dan mendatangi Ramses yang duduk di bagian depan.

Bantu lantas mengambil gelas berisi air di atas meja dan langsung menyiramkannya ke wajah Ramses.

Bantu Tambunan dan rekannya itu bahkan mencoba memukul Ramses. Anggota DPRD lainnya yang berada di ruangan itu langsung melerai perkelahian tersebut.

BACA LAINNYA  Sekelompok Masyarakat Ngamuk, dan Bakar Sejumlah Bangunan

Ketua DPD II Golkar Humbang Hasundutan Harry Marbun saat dikonfirmasi mengatakan keributan terjadi karena Ketua DPRD Humbahas memaksakan kehendak tanpa mengindahkan aturan.

“Ada mekanisme yang harus dipenuhi di DPRD itu. Ada penyampaian LKPJ, RPJMD, hingga pembahasan P-APBD. Itu semua ada tahapan dan mekanismenya. Jangan dilanggar,” jelasnya, Selasa (21/9/2021).

Penyiraman air tersebut, tambahnya, lantaran anggota Fraksi Golkar kecewa atas sikap Ketua DPRD Humbahas yang mengabaikan aturan terkait pembahasan Perubahan APBD 2021.

“LKPJ saja belum disampaikan, kenapa kemudian sudah dibahas P-APBD. Ketua DPRD bilang karena mengejar tahun anggaran yang tinggal 3 bulan lagi. Kita menilai lebih baik tidak usah ada P-APBD jika memang pada akhirnya melanggar mekanisme yang ada,” tuturnya.

BACA LAINNYA  24 Tahanan Kabur, LPKA Muara Bulian Dijaga Ketat Polisi

Harry memastikan partainya akan tetap mengawal agar seluruh mekanisme pembahasan anggaran di DPRD Humbahas selalu berpedoman pada peraturan.

“Hanya saran saya, jangan menimbulkan keributan. Kalau aturan dilanggar harus dipikirkan bahwa itu ada konsekuensi hukum. Golkar tidak boleh melanggar aturan. Sepanjang dipegang aturan maka saya dukung,” tandas dia.

CNNIndonesia.com

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Lima Bulan Ngontrak, Sang Suami Baru Tau Siapa Pemiliknya

Peristiwa

Setelah Aniaya Sang Istri, Warga Batanghari Tengak Racun Rumput

Peristiwa

Pemasangan Kabel Telkom di Sarolangun Meninggal 2 Orang Akibat Tersentrum

Peristiwa

Heboh!!! Warga Batanghari Temukan Mayat Telah Membusuk

Bungo

Lewat Pintu Rahasia Ketua DPRD Bungo Ngelabuhi Media, Jadi Sorotan Publik

Peristiwa

Lama Tak Ada Lampu Penerangan Jalan, Warga Sungai Rengas Gelisah

Peristiwa

Polisi Ini Rela Lepas Seragam Demi Bocah

Peristiwa

SKK Migas – Pertamina EP Jambi Berhasil Padamkan Api Sumur Illegal Drilling