Menu

Mode Gelap
Facebook Mulai Uji Coba Kurangi Konten Politik di 80 Negara, Termasuk Indonesia Tanahnya Ditawar Miliaran Rupiah, Pensiunan PNS Ini Pilih Wakafkan untuk Masjid Al Haris Janji Berantas Sumur Illegal Drilling di Batanghari Pemaparan Visi Misi Cakades Bajubang Laut, Warga : Joni Punya Jaringan, dan Pergaulan Luar Biasa Maulana Terima Penghargaan Menkes Terkait Sanitasi Berbasis Masyarakat

Peristiwa · 21 Sep 2021 17:05 WIB

Ricuh Saat Rapat Pembahasan APBD-P, Wajah Ketua Dewan Daerah Ini Disiram Air Panas


 Tangkapan layar penyiraman teh panas ke wajah Ketua DPRD Humbahas. ©2021 Merdeka.com Perbesar

Tangkapan layar penyiraman teh panas ke wajah Ketua DPRD Humbahas. ©2021 Merdeka.com

Kabarjambikito.com – Kericuhan saat rapat pembahasan APBD Perubahan 2021 di DPRD Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, viral di media sosial, Selasa (21/9/2021).

Ketua Fraksi Golkar di DPRD Humbahas Bantu Tambunan tiba-tiba menyiramkan air ke wajah Ketua DPRD Kabupaten Humbahas Ramses Lumban saat rapat berlangsung.

Dalam video yang beredar, suasana rapat mulai memanas ketika Ramses Lumban Gaol mengetuk palu. Salah seorang anggota DPRD lainnya mempertanyakan keputusan yang diambil Ramses Lumban Gaol.

“Kenapa diputuskan, kenapa diputuskan, hei hei… saya ini anggota dewan, kenapa diputuskan,” ujar anggota DPRD yang mengenakan kemeja hitam tersebut.

BACA LAINNYA  Bertemu Suku Anak Dalam di Jambi, Menteri Nadiem Tidur di Rimba

“Karena ada yang setuju,” ucap Ramses menjawab pertanyaan itu.

Kemudian, Ketua Fraksi Golkar DPRD Humbahas Bantu Tambunan yang juga tidak menyetujui keputusan itu langsung menggebrak meja. Dia berdiri dan mendatangi Ramses yang duduk di bagian depan.

Bantu lantas mengambil gelas berisi air di atas meja dan langsung menyiramkannya ke wajah Ramses.

Bantu Tambunan dan rekannya itu bahkan mencoba memukul Ramses. Anggota DPRD lainnya yang berada di ruangan itu langsung melerai perkelahian tersebut.

BACA LAINNYA  Ditiup Baling-baling Helikopter BNPB, Atap Pondok Kakek Nenek Ini Rusak

Ketua DPD II Golkar Humbang Hasundutan Harry Marbun saat dikonfirmasi mengatakan keributan terjadi karena Ketua DPRD Humbahas memaksakan kehendak tanpa mengindahkan aturan.

“Ada mekanisme yang harus dipenuhi di DPRD itu. Ada penyampaian LKPJ, RPJMD, hingga pembahasan P-APBD. Itu semua ada tahapan dan mekanismenya. Jangan dilanggar,” jelasnya, Selasa (21/9/2021).

Penyiraman air tersebut, tambahnya, lantaran anggota Fraksi Golkar kecewa atas sikap Ketua DPRD Humbahas yang mengabaikan aturan terkait pembahasan Perubahan APBD 2021.

“LKPJ saja belum disampaikan, kenapa kemudian sudah dibahas P-APBD. Ketua DPRD bilang karena mengejar tahun anggaran yang tinggal 3 bulan lagi. Kita menilai lebih baik tidak usah ada P-APBD jika memang pada akhirnya melanggar mekanisme yang ada,” tuturnya.

BACA LAINNYA  Oknum Perangkat Desa Jarang Ngantor, Warga: Anda Digaji Uang Rakyat Bos

Harry memastikan partainya akan tetap mengawal agar seluruh mekanisme pembahasan anggaran di DPRD Humbahas selalu berpedoman pada peraturan.

“Hanya saran saya, jangan menimbulkan keributan. Kalau aturan dilanggar harus dipikirkan bahwa itu ada konsekuensi hukum. Golkar tidak boleh melanggar aturan. Sepanjang dipegang aturan maka saya dukung,” tandas dia.

CNNIndonesia.com

Artikel ini telah dibaca 158 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Warga Temukan Bayi Tergeletak di Pinggir Jalan

14 Oktober 2021 - 18:34 WIB

Angin Kencang Landa Sekernan, Rumah Sariful Ambruk Ditimpa Pohon Duren

13 Oktober 2021 - 18:37 WIB

Lagi Nyadap Karet, Warga Ini Diterkam Harimau

13 Oktober 2021 - 15:06 WIB

Longsor di Senyerang, Dua Rumah Warga Jadi Korban

13 Oktober 2021 - 12:11 WIB

Longsor di Tanjab Barat Rumah dan Tempat Ibadah Alami Rusak

13 Oktober 2021 - 08:19 WIB

Terlilit Kabel WiFi, Mahasiswi di Jambi Tewas Terlindas Truk

12 Oktober 2021 - 20:41 WIB

Trending di Lakalantas