Menu

Mode Gelap
Memasuki Masa Purna Tugas, Kajati Jambi Pererat Hubungan Dengan Awak Media Memasuki Masa Purna Tugas, Kajati Jambi Pererat Hubungan Dengan Awak Media Fadhil Arief Minta Pejabat Gali Motivasi Diri Gelontorkan Dana Ratusan Juta Untuk PKL Tugu Keris, Pedagang : Terimakasih PLN Pemerintah Siapkan Puluhan Ribu Set Top Box Gratis Untuk Warga Jambi,  Hasbi Anshory : Kita Berpihak Kepada Rakyat

Hukrim · 3 Jan 2022 08:59 WIB

Satreskrim Polresta Jambi Ringkus Pelaku Curanmor


 Dua pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan diringkus Satreskrim Polresta Jambi Perbesar

Dua pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan diringkus Satreskrim Polresta Jambi

Kabarjambikito.com -Dua pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan diringkus Satreskrim Polresta Jambi.

Kejadian itu di 11 tempat kejadian perkara (TKP) yang juga masuk dalam daftar pencarian orang kepolisian.

Kedua pelaku yakni RD (27) warga Mayang Mangurai berperan sebagai pelaku pencurian kendaraan dan BN (28) warga Sarolangun sebagai penadah barang hasil curian pelaku RD, kata Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Afrito Marbaro, di Jambi Minggu.

Kejadian tersebut terungkap ketika pelapor Wirdajayanti melaporkan kejadian ke Polresta Jambi pada Sabtu 30 Oktober 2021.

Korban melaporkan atas kehilangan kendaraan sepeda motor jenis Yamaha Mio warna hitam yang sedang terparkir di teras depan Taman Penitipan Anak (TPA) di Jalan M.Y Singadekane, Kelurahan Sungai Putri, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi.

Tim Reskrim Polresta Jambi selanjutnya melakukan olah tkp dan melakukan pengejaran terhadap pelaku, dan berdasarkan informasi dari keterangan korban dan video CCTV, tim gabungan Polresta Jambi berhasil melakukan penangkap RD, sekira pukul 02.00 WIB, Senin 20 Desember lalu di Simpang Pulai, Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

BACA LAINNYA  Terkait Eksekusi Leasing, Ini Penjelasan Ketua Umum LPKNI

Selanjutnya Pelaku RD di bawa ke Mapolresta Jambi untuk dilakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan, pelaku telah melakukan pencurian sebanyak 11 TKP di wilayah hukum Kota Jambi.

“RD ini spesialis pencurian sepeda motor dan telah melakukan aksi pencurian di pukuhan TKP menggunakan senjata api dan hasil pemeriksaan, RD menjual barang bukti hasil curiannya kepada tersangka BN,” kata Afrito.

Hasil pengakuan tersangka kepada kepolisian, pada bulan April 2021 ada satu TKP, yakni, pencurian kendaraan honda beat di Ekspedisi J&T Simpang Rimbo, selanjutnya bulan Juli 2021 ada dua lokasi di Simpang Rimbo dengan pencurian sepeda motor honda beat dan di Alfamart Pall Merah pencurian carry.

BACA LAINNYA  Sambut Hari Buruh, Guntur Surwo Minta Pemerintah Lebih Selektif

Pada Agustus 2021 ada dua diantaranya di Simpang Pucuk dengan pencurian sepeda motor honda supra dan di Butik Sungai Kambang dengan pencurian sepeda motor honda beat.

Selanjutnya September 2021 ada dua tkp yakni di Mayang Ujung dengan pencurian kendaraan honda beat dan di Hall Badminton Puri Mayang juga pencurian sepeda motor honda beat, dan papa Oktober dua lokasi diantaranya di Rocky Produktion di Broni dengan pencurian mobil Granmax, dan yang terakhir bulan Desember 2021 ada dua lokasi berbeda, pertama di Asparagus Kota Baru dengan pencurian honda scoopy dan terakhir di Loundry Mayang Ujung pencurian sepeda motor jenis honda beat.

BACA LAINNYA  Fadhil Arief Sambut Hangat Kades Rambutan Masam Terpilih

Dari hasil penangkap pelaku, petugas kepolisian berhasil mengamankan barang bukti senjata api rakitan jenis revolver dengan silinder terisi 4 (empat) butir aminisi dari hasil penggledahan pada saat penangkapan tersangka.

“Senjata api itu digunakan pelaku saat menjalankan aksi pencurian sepeda motor,” kata Kompol Afrito Marbaro.

Selain itu, barang bukti kendaraan hasil pencurian turut disita petugas, yakni satu unit mobil Grandmax, satu unit sepeda motor jenis Yamaha Mio, dan terakhir satu unit sepeda motor honda supra.

Untuk mempertanggungkan perbuatannya, pelaku RD dikenakan pasal berlapis diantaranya, pasal 363, ayat 1 KUHPidana paling lama 7 tahun penjara dan pasal 1 UU darurat No. 21 tahun 1951, atas kepemilikan senjata api hukuman penjara 20 tahun penjara.

Sementara tersangka BN dikenakan pasal 480 KUHPidana dengan hukuman 4 tahun penjara.

Ant

Artikel ini telah dibaca 87 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perkara SPALD-T Kabupaten Batanghari TA 2019 Kembali di Sidang JPU

21 Juni 2022 - 08:41 WIB

Polisi Sudah Kantongi Nama dan Data Dugaan Korupsi Pada Anak PTPN VI Jambi

9 Juni 2022 - 17:47 WIB

Dua Terduga Pengedar Narkoba di Pemayung Ditangkap Satresnarkoba Polres Batanghari

1 Juni 2022 - 11:11 WIB

Pelaku Pembacok Anaknya Sendiri Ditangkap di Kebun Sawit Warga

18 Mei 2022 - 21:06 WIB

Lucu!! Aksi Kades Ini Malah Bikin Uang Rp. 1.4 M Yang Akan Diterima Desa berubah Jadi DP Mobil

14 Mei 2022 - 14:27 WIB

Pelaku Penusuk Leher Warga Marosebo Ulu Berhasil Diamankan Polisi

13 Mei 2022 - 09:14 WIB

Trending di Hukrim