Menu

Mode Gelap
Memasuki Masa Purna Tugas, Kajati Jambi Pererat Hubungan Dengan Awak Media Memasuki Masa Purna Tugas, Kajati Jambi Pererat Hubungan Dengan Awak Media Fadhil Arief Minta Pejabat Gali Motivasi Diri Gelontorkan Dana Ratusan Juta Untuk PKL Tugu Keris, Pedagang : Terimakasih PLN Pemerintah Siapkan Puluhan Ribu Set Top Box Gratis Untuk Warga Jambi,  Hasbi Anshory : Kita Berpihak Kepada Rakyat

Ekonomi · 29 Des 2021 09:09 WIB

Sekda Sudirman Harapkan PAD Provinsi Jambi Dapat Meningkat Melalui Kerjasama dengan SKK Migas


 Sekda mengikuti Rapat Participating Interest Blok Migas bersama KPK melalui Video Conference, yang berlangsung di Ruang Rapat Gubernur Kantor Gubernur Jambi, Perbesar

Sekda mengikuti Rapat Participating Interest Blok Migas bersama KPK melalui Video Conference, yang berlangsung di Ruang Rapat Gubernur Kantor Gubernur Jambi,

Kabarjambikito.com– Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, H.Sudirman,S.H.,M.H., menyampaikan, blok migas merupakan salah satu sumber untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jambi.

Hal tersebut disampaikan Sekda usai mengikuti Rapat Participating Interest Blok Migas bersama KPK melalui Video Conference, yang berlangsung di Ruang Rapat Gubernur Kantor Gubernur Jambi, Selasa(28/12/2021).

“Hari ini kita melaksanakan rapat bersama KPK dan SKK Migas yang dilaksanakan secara virtual, rapat ini bertujuan guna mengoptimalisasi potensi PAD dari Participating Intern yang ada di Provinsi Jambi,” ujar Sekda.

BACA LAINNYA  36 Unit Kerja di Polri yang Meraih WBK, Salah Satunya Ada di Jambi

“Kita sama-sama berharap, potensi PAD Provinsi Jambi dapat meningkat melalui kerjasama dengan SKK Migas yang ada di Provinsi Jambi dan tentunya ini bukan hanya meningkatkan PAD Provinsi Jambi tetapi juga dapat meningkatkan PAD Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi,” lanjut Sekda.

BACA LAINNYA  Nataru Didepan Mata, Kapolres Muaro Jambi, Yuyan Tinjau Beberapa Titik Objek Vital

Dasar Hukum pelaksanaan kerjasama Parricipating Interest (PI) dengan Pertamina/SKK Migas adalah Peraturan Menteri Ekonomi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 37 Tahun 2016 tentang Ketentuan Penawaran Parricipating Interest 10% (sepuluh persen) pada wilayah kerja minyak dan gas bumi.

Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Maruli Tua, mengatakan, pertemuan antara KPK, Pemerintah, dan pihak SKK Migas bertujuan mengoptimalkan koordinasi pencegahan korupsi.

BACA LAINNYA  Kebakaran di Purwodadi, Wabup Tanjabbar Tinjau Lokasi

“Pertemuan saat ini, bertujuan untuk mengoptimalkan participating interest di masa depan, dan saya rasa pertemuan ini sangat baik, untuk masing-masing pihak terhadap peranan dan tanggung jawab, sedangkan bagi SKK Migas, bagaimana bisa mensinergikan tugas dan tanggung jawab,” kata Maruli.

Artikel ini telah dibaca 64 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tajak 21 Juni 2022, SKK Migas dukung kelancaran Pengeboran Sumur Eksplorasi Markisa-001

24 Juni 2022 - 16:38 WIB

Harga Sawit Anjlok, Al Haris Sudah Telpon Mendag

24 Juni 2022 - 16:12 WIB

Tajak 21 Juni 2022, SKK Migas dukung kelancaran Pengeboran Sumur Eksplorasi Markisa-001

22 Juni 2022 - 17:44 WIB

SKK Migas Tanda Tangani Kontrak Kerja Sama WK Agung I, Agung II dan North Ketapang

21 Juni 2022 - 16:46 WIB

SKK Migas-KKKS Saksikan Ekspor 1200 Metriks Ton Pipa Ke Uganda dan Kuwait

12 Juni 2022 - 16:30 WIB

SKK Migas Kejar Realisasi Komitmen Program Kerja KKKS

11 Juni 2022 - 10:12 WIB

Trending di Bisnis