Menu

Mode Gelap
Al Haris Akan Bantu Pemkab Tanjung Jabung Barat Tangani Permasalahan Listrik Sekda Sempat Bertanya Tentang Kegiatan di 2021, Fadhil Arief: Saya Yakin Hutang Lunas dan Jalan Tetap Dibangun JMSI Apresiasi Inisiatif KBRI Madrid dan Dubes RI untuk Kerajaan Spanyol Bupati Masnah Hadiri Pengukuhan Ketua LAM se Kecamatan Sungai Gelam Wagub Sani Hadiri Halal bi Halal Serta Pelantikan Fatayat NU se Jambi

Hukrim · 25 Mar 2022 20:16 WIB

Sekelompok Pelajar SMK Masuk ke Kelas SMA Aniaya Siswa dan Guru


 Sekelompok Pelajar SMK Masuk ke Kelas SMA Aniaya Siswa dan Guru Perbesar

Kabarjambikito.com- Sekelompok pelajar SMK Negeri 3 Kota Jambi masuk dalam kelas yang digunakan oleh SMA Negeri 12 Kota Jambi. Mereka menganiaya murid dan guru SMA yang sedang melaksanakan proses belajar mengajar.

“Kami tidak tau, tiba-tiba siswa dari SMKN 3 ini langsung menyerang, masuk ke dalam kelas, dan langsung menganiaya. Total ada 13 siswa kita dan 4 orang guru telah dianiaya akibat dari penyerangan itu,” kata Kepala SMA Negeri 12 Kota Jambi, Syaipudin, Jumat (25/3/2022).

Penganiayaan itu terjadi pada Kamis (24/3) siang. Satu siswa SMAN 12 Kota Jambi disebut mengalami luka hingga dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara.

BACA LAINNYA  Warga Kota Jambi Ditikam, Pelaku Berhasil Diciduk Polisi

“Saya tidak tahu apakah mereka datang ke sini membawa senjata tajam tau tidak. Tapi, petugas saya melihat ada 2 orang yang membawa senjata tajam jenis celurit,” ujar Syaipudin.

Terpisah, pihak sekolah SMKN 3 Kota Jambi menyebut masalah itu dilatarbelakangi oleh ruang kelas di lingkungan SMKN 3 Kota Jambi yang digunakan oleh SMAN 12. Peminjaman ruang kelas itu sudah sesuai dan dikoordinasikan antar pihak. Namun, siswa SMKN 3 tidak terima dengan kondisi itu.

 

“Kita sudah panggil anak-anak kita, agar tahu akar permasalahannya apa. Kita panggil para pengurus OSIS-Nya, permasalahannya itu terkait ruang kelas yang dipinjam oleh SMAN 12 Kota Jambi untuk melangsungkan ujian,” kata Kepsek STM 3 Kota Jambi Edri.

BACA LAINNYA  Sering Transaksi Narkoba di Kebun Sawit, Warga Teluk Leban Diringkus BNNK Batanghari

 

“Sebelumnya saya di sini hingga sore, anak-anak pelajar kita dan pelajar SMA 12 tidak ada masalah dan masih aman, saya rasa kemaren itu salah paham saja,” sebutnya.

 

 

Soal Gedung Bersama SMA dan SMK

Untuk diketahui, antara pelajar SMK dan pelajar SMA itu jalani sistem belajar mengajar di bangunan sekolah sama. Padahal, bangunan sekolah SMK itu awalnya sudah berpindah tempat ke lokasi lain dan bangunan sekolah lama dialihkan sebagian untuk SMA 12 Kota Jambi.

BACA LAINNYA  Nasi Kotak PSI Penyebab Keracunan Warga Koja Terkontaminasi Bakteri

Sayangnya, kepindahan itu tak berjalan mulus, lantaran aset-aset dari STM itu tidak dapat dipindahkan lagi ke bangunan sekolah baru, sehingga dari bangunan sekolah lama dibagi jadi dua tempat, untuk SMA dan SMK.

Sementara dibangunan sekolah baru buat pelajar SMKN 3 itu dihuni oleh beberapa pelajar saja, sebagian pelajar lainnya masih berada di bangunan lama yang satu atap dengan pelajar SMAN 12 tersebut.

Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Lucu!! Aksi Kades Ini Malah Bikin Uang Rp. 1.4 M Yang Akan Diterima Desa berubah Jadi DP Mobil

14 Mei 2022 - 14:27 WIB

Pelaku Penusuk Leher Warga Marosebo Ulu Berhasil Diamankan Polisi

13 Mei 2022 - 09:14 WIB

Hanya Gegara Lempar Kunci Motor, Satpam Bunuh Rekannya Sendiri

12 Mei 2022 - 17:28 WIB

Nekat Tusuk Polisi Dengan Tombak, Tiga Peluru Tembus Dada DPO Curat di Jambi

11 Mei 2022 - 08:28 WIB

Satpam Ditemukan Meninggal Dunia Diduga di Tusuk Pelaku Pencuri Buah Sawit

9 Mei 2022 - 06:40 WIB

Wakil BPD Tebing Tinggi Diringkus BNNK Batanghari

25 April 2022 - 17:13 WIB

Trending di Hukrim