Menu

Mode Gelap
Al Haris Terima Sertifikat Penetapan Warisan Budaya Takbenda, Salah Satunya Tari Ngebeng Asal Rambutan Masam Pemilihan Bujang Gadis Batanghari 2021, Bima Aditia Raih Sebagai Wakil III Mantan Istri Zumi Zola Diperiksa KPK M ZineDine Zidane Dinobatkan Sebagai Bujang Favorit Batanghari 2021 Air Bersih Mengalir Ke Penjuru Kota, Maulana Terima Perpamsi Award 2021

Hukrim · 24 Okt 2021 19:26 WIB

Selain Dipecat, Oknum Kapolsek Yang Berbuat Mesum Juga Bakal di Pidana


 Foto :
VIVA.co.id/Nur Faishal Perbesar

Foto : VIVA.co.id/Nur Faishal

Kabarjambikito.com– Oknum Kapolsek Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Iptu IDGN, dipecat atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) karena kasus dugaan asusila terhadap seorang gadis berinisial S. Status S merupakan putri dari seorang yang terjerat kasus hukum.

Sidang kode etik terhadap Iptu IDGN digelar di Markas Polda Sulawesi Tengah, Kota Palu, Sabtu, 23 Oktober 2021.

“Kalau sebelumnya yang bersangkutan masih disebut terduga, sekarang sudah berstatus pelanggar,” kata Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto, saat dikonfirmasi VIVA, Sabtu, 23 Oktober 2021.

BACA LAINNYA  Refliksi Sumpah Pemuda Dalam Mendorong Generasi Muslim Berkualitas

Dia menyampaikan, setelah sidang kode etik tersebut, surat putusan PTDH itu selanjutnya diserahkan kepada Mabes Polri. Adapun mengenai penetepan status tersangka, Didik menyebut bakal diputuskan beberapa hari ke depan.

Sementara, Andi Akbar Panguriseng, pengacara yang mendampingi S (20), pihak korban, menyatakan mengapresiasi putusan dari kode etik itu.

“Saya juga ikut tadi pas pembacaan putusan sidang kode etik, dan atas putusan itu, kami menyatakan terima kasih dan mengapresiasi pihak kepolisian, dalam hal ini Polda Sulteng,” tuturnya.

Meski demikian, Andi Akbar berharap agar putusan tidak sekadar di atas kertas. Dia ingin putusan itu diumumkan dan disampaikan di depan publik.

BACA LAINNYA  Dugaan Korupsi Asabri, Kejagung Tersangkakan Adik Kandung Benny Tjokro

Selain itu, dia berharap agar Iptu IDGN segera ditingkatkan statusnya menjadi tersangka dan dihukum seberat-beratnya.

“Senin pekan depan, kami diundang kembali untuk mengikuti sidang gelar perkara. Dan berharap terduga pelaku segera menjadi tersangka,” kata Andi.

Sebelumnya, Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo menyampaikan aksi IDGN jadi sorotan karena mencoreng Polri. Aksi mesum IDGN terhadap S, salah seorang anak tersangka akan ditindak tegas secara pidana.

BACA LAINNYA  Atas Pengabdian Pemkab Batanghari, Fadhil-Bakhtiar Terima Penghargaan dari Pramuka

“Kapolsek Parigi sudah dicopot. Kemudian kemarin sudah melaporkan tindak pidananya kita akan proses,” ujar Ferdy ditemui di Kantor Komnas HAM Jakarta Pusat, Selasa 19 Oktober 2021.

IDGN diduga berbuat mesum terhadap S (20). S diketahui anak dari seorang tersangka kasus pencurian ternak yang sedang ditahan di Mapolsek Parigi.

Aksi mesum IDGN diketahui setelah chat mesranya beredar di media sosial. Modus IDGN diduga mengiming-imingi janji membebaskan ayah S dari bui. Syaratnya, S mesti mengikuti keinginan syahwat IDGN di salah satu hotel.

Sumber: Viva.co.id

Artikel ini telah dibaca 871 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Mantan Istri Zumi Zola Diperiksa KPK

8 Desember 2021 - 14:37 WIB

Ratusan Juta Uang Warga Tebo Lenyap Seketika

3 Desember 2021 - 22:07 WIB

38 Ribu Lebih Masyarakat Jambi Selamat Dari Jerat Narkoba

2 Desember 2021 - 18:12 WIB

Lari ke Hutan, Tim Gabungan Polda Jambi Bersama Polres Batanghari Tangkap Satu Tahanan

30 November 2021 - 14:27 WIB

Coreng Nama Fakultas, Oknum Dekan Jadi Tersangka Kasus Pencabulan

18 November 2021 - 12:40 WIB

Oknum Polisi Peras Pengendara Kini Terancam 9 Tahun Penjara

14 November 2021 - 08:28 WIB

Trending di Hukrim