Kapolda Jambi Hadiri Pemakaman Praka Anumerta Tuppal Halomoan Barasa Diduga Oknum TNI Bekingi Perusahaan, Brigjen Junior Tumilaar Marah Besar: Jalan Takut Kita Lawan Centul City Dapat Untung Besar, Pedagang Sebut NasDem Membawa Berkah Fasha Instruksikan Kader Nasdem Batanghari Dukung Pemerintahan Fadhil – Bakhtiar Oknum Polda Jambi Ditahan Jaksa

Home / Hukrim

Senin, 27 Desember 2021 - 23:31 WIB

Selama 1 Tahun Beraksi, Polresta Jambi dan Ditreskrimum Polda Jambi Ungkap Kasus Perdagangan Anak

Polresta Jambi bersama Polda Jambi Ungkap Kasus Perdagangan Anak

Polresta Jambi bersama Polda Jambi Ungkap Kasus Perdagangan Anak

Kabarjambikito.com – Polresta Jambi bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi mengungkap kasus pedagangan anak di bawah umur, dengan korban mencapai 13 orang.

Empat orang pelaku berhasil diamankan, yakni S alias K (52) warga Jakarta, R (36) warga Kota Jambi, PIS (19) warga Kota Jambi, dan ARS (15) warga Kota Jambi.

“S merupakan pelaku utama. R dan PIS merupakan mucikari, dan ARS pelaku anak,” kata Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto didampingi Kapolresta Jambi Kombes Pol Eko Wahyudi dan Direskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Kaswandi Irwan kepada wartawan, Senin (27/12/2021).

BACA LAINNYA  MFA Maju di Kongres Asprov PSSI Provinsi Jambi?

Mulia menyebutkan, pengungkapan kasus ini bermula pada 4 Desember 2021 lalu, saat pihaknya mendapat laporan mengenai kasus kehilangan anak.

Setelah diselidiki, ternyata anak yang dilaporkan hilang berada si Jakarta. Mulia menyebutkan, anak yang dilaporkan hilang tersebut ternyata dijual kepada tersangka S.

“Sejauh ini ada dua laporan yang kita terima, dengan korban 13 orang dengan usia 13 hingga 15 tahun. Dan tidak tertutup kemungkinan korban bertambah,” kata Alumni Akpol 1997 ini.

Lebih lanjut Mulia mengatakan, S awalnya berhubungan dengan R dan PIS. Bahkan S pernah berhubungan badan dengan R dan PIS.

Kemudian S meminta R dan dan PIS untuk mencarikan anak di bawah umur yang bisa ditiduri. Setelah didapat, korban kemudian difasilitasi ke Jakarta, baik lewat jalur darat maupun jalur udara.

BACA LAINNYA  Brigjen TNI Junior Tumilaar Dicopot dari Jabatannya Terkait Surat Terbuka Kapolri

“Korban dibayar Rp 3 juta hingga Rp 3,5 juta,” sebut Mulia.

Dari hasil pemeriksaan diketahui jika pelaku sudah melancarkan aksinya selama satu tahun belakangan. “Sementara dari hasil pemeriksaan diketahui jika korban mau dijual karena tergiur mendapatkan barang-barang dengan mudah, seperti HP dan lainnya,” tandasnya.

Selain di Polresta Jambi, kasus ini juga dilaporkan ke Polda Jambi. Sejauh ini ada dua laporan yang masuk ke Ditreskrimum Polda Jambi.

BACA LAINNYA  MUI Bentuk Tim Cyber Army Lawan Buzzer Yang Serang Ulama

“Cerita awalnya sama, kehilangan anak. Setelah kita proses, ternyata mucikari dan pelaku di Jakarta sama dengan yang diamankan Polresta Jambi,” kata Direktur Reskrimum Polda Jambi Kombes Pol Kaswandi Irwan didampingi Kapolresta Jambi, Kombes Pol Eko Wahyudi dan Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto.

Ditambahkannya, pihaknya akan melimpahkan penanganan kasus ini ke Polresta Jambi. “Kami akan back up penyidik Polresta untuk pengembangan,” kata Kaswandi.

Kaswandi mengatakan, awalnya pelaku utama berhubungan dengan mucikari. Kemudian dijadikan jaringan untuk mencari korban anak. “Korban dibujuk rayu dengan dijanjikan dibelikan sesuatu,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Hukrim

Oknum Polda Jambi Ditahan Jaksa

Hukrim

Gadis Ini Bakar Motor Bersama Rekannya, Hanya Masalah…

Hukrim

Puluhan Kilogram dan Ribuan Butir Narkoba Berhasil Diamankan BNNP Jambi

Hukrim

Ngaku Janda dan Cucu Kiai Terkenal, Wanita Asal Kendal Ini Tipu Warga Jambi

Hukrim

Ratusan Juta Uang Warga Tebo Lenyap Seketika

Hukrim

Siswi SMP Dirudapaksa Teman Kenalan di Instagram, Habis Minum Air Putih Tiba-tiba Pusing dan Lemas

Hukrim

Mata Alami Kebutaan Karena di Keroyokan Oknum Security PT APL, Lapor ke Polisi, Tapi…

Hukrim

Polisi Tangkap Berandalan Genk Motor Yang Serang Warung Sate Daerah Mayang