Menu

Mode Gelap
Al Haris Apresiasi Upaya Muhamadiyah Tingkatkan SDM Jambi Kebakaran Dzulhijah Muara Bulian, Santri Harus Kehilangan Tempat Tinggal Saat Fadhil Arief Pidato, Tiga Oknum Camat Ini Asyik Ngobrol Jamaah Haji Asal Sarolangun Persiapkan Diri Sebelum Wukuf di Arafah Tuntut Kenaikan Gaji, Anggota BPD Se-Sarolangun Gelar Unjukrasa

Kabar Daerah · 1 Okt 2021 22:20 WIB

Sempat Bersitegang Dengan Jurnalis, Perwira Polisi Minta Maaf


 Kompol Rinto Harpian menyampaikan permohonan kepada awak media (Ist) Perbesar

Kompol Rinto Harpian menyampaikan permohonan kepada awak media (Ist)

Kabarjambikito.com – Jurnalis Tribun Jambi Hasbi Sabirin mendapat perlakuan yang sama sekali tidak mengenakan dari perwira Polres Muarojambi.

Peristiwa itu berawal ketika Hasbi meliput sengketa tanah lapangan Akso Dano di Kelurahan Sengeti, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi, pada Kamis (30/09/2021).

Polisi tersebut meminta Hasbi mematikan video yang sedang diabadikannya.

“Kau dari mano,” tanya polisi itu.

Ia pun menjelaskan bahwa dia adalah wartawan yang sedang melakukan live streaming di lapangan.

“Dari Tribun,” jawab Hasbi.

Polisi ini berkeras agar Hasbi mematikan kamera HP-nya. Tanpa mau mendengar penjelasan Hasbi terlebih dahulu.

BACA LAINNYA  Al Haris: Saya Berharap Tidak Ada Lagi Warga yang Ragu Dengan Vaksin

“Kito lagi live ni Bang,” kata Hasbi.

Polisi berseragam dinas lengkap ini masih tetap berkukuh untuk memintanya mematikan HPnya.

“Tapi kau kok ngambek poto dak ado koordinasi. Tapi gak gitu juga, kau matiin, kau matiin, kau matiin. Kau matiin dulu baru kau cerito,” ujar polisi.

Kejadian tersebut lantas menjadi viral di media sosial.

Kapolres Muarojambi AKBP Yuyan Priatmaja menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh wartawan atas kejadian yang dilakukan oleh anggotanya itu.

“Saya selaku Kapolres Muarojambi meminta maaf kepada seluruh wartawan atas aksi pelarangan peliputan oleh anggota saya. Saya berharap tidak ada lagi kejadian seperti itu, dan saya juga mengimbau kepada seluruh jajaran anggota Polres Muarojambi kedepannya agar bisa saling bersinergi dengan awak media,” kata AKBP Yuyan Priatmaja, Jumat (1/10/2021) kepada Infojambi.com Jaringan Media Siber Indonesia.

Oknum perwira itu diketahui bernama Kompol Rinto Harpian menjabat sebagai Kabag Ops Polres Muarojambi. Kompol Rinto secara terang-terangan mengakui kesalahannya.

BACA LAINNYA  Tercium Aroma Tidak Sedap di Dinas Kesehatan, LSM Bidik Indonesia Sambangi Kasi Intel KMJ

“Memang saya akui ada miskomunikasi hingga menyebabkan terjadinya kejadian tersebut. Dari itu saya meminta maaf kepada seluruh awak media atas kejadian tersebut,” kata Kompol Rinto Harpian di depan puluhan wartawan yang hadir di Mapolres Muarojambi.

BACA LAINNYA  Beri Contoh Yang Baik, Bupati Mashuri Berhenti Sejenak Saat Warga Bawa Jenazah

Sementara itu, salah satu perwakilan media lokal Jambi, Darmanto Zebua menegaskan, agar peristiwa tersebut tidak terulang lagi.

Menurutnya, kerja wartawan dilindungi serta dijamin oleh UU Nomor 40 tahun 1999 sebagai hak kewarganegaraan dalam melakukan kegiatan jurnalistiknya.

“Semoga kejadian pelarangan wartawan dalam melakukan kegiatan jurnalistik seperti saat ini menjadi pengingat serta pelajaran bagi kita bersama, kalau dalam menjalankan kegiatannya, wartawan itu dilindungi UU yang berlaku,” ujarnya.***

Artikel ini telah dibaca 113 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pj Bupati Muaro Jambi Serahkan Bantuan Bedah Rumah Kepada Warga

14 Juni 2022 - 20:40 WIB

Pj Muaro Jambi Targetkan Peringkat Tiga MTQ Tingkat Provinsi Jambi ke – 51

10 Juni 2022 - 15:29 WIB

Buka Acara KOSN dan FLS2N, Pj Bupati Bachyuni Deliansyah Minta Jangan Hanya Serimonial Saja

9 Juni 2022 - 22:30 WIB

Langkah, Pj Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah Gelar Lomba Azan Bagi OPD

7 Juni 2022 - 17:06 WIB

Maulana Fasilitasi Petani di Jambi Untuk Sekolah Lapangan Iklim

7 Juni 2022 - 11:25 WIB

Aktivitas Illegal Drilling Beroperasi Lagi, Polres Muaro Jambi Turun ke Lokasi

4 Juni 2022 - 19:01 WIB

Trending di Muaro Jambi