LIVE TV
Komunitas Sahabat Sejati Bersama Wawako Maulana Beri Santunan 10 Ton Daging Kerbau Beku Perum Bulog Jambi, Habis di Serbu Pembeli Ratusan Warga Bersama Pengemudi Ojol di Jambi Terima Zakat Maal Bupati Tanjabbar Saksikan Secara Virtual Gema Membumi Arakan Sahur Online PT Putra Duta Indahwood Mangkir di Sidang Karhutla Jambi

Home / Hukrim

Selasa, 6 April 2021 - 16:14 WIB

Setelah Tersangka Diringkus Polisi, Begini Ceritanya

Kabarjambikito.com — Banyak pihak dilapisan masyarakat sangat menyayangkan sikap tidak suportif dari salah satu suporter tim futsal yang berlaga di ajang bergengsi Wawako Cup 2021 di GOR kota baru beberapa waktu lalu.

Turnamen futsal yang di gelar selama sepekan dari tanggal 27 Maret Hingga 2 April 2021 di harapkan mampu meningkatkan minat generasi muda terhadap olahraga setelah lama vakum akibat pandemi covid-19 di Kota Jambi.

Namun Turnamen tersebut di warnai oleh keributan Suporter usai laga kategori tim pelajar yakni Tim SMAN 7 kota Jambi bertanding melawan SMA Muhammadiyah yang ada di kota Jambi pada 29 Maret lalu.

Betapa tidak keribut suporter kedua belah pihak di arena pertandingan sempat terjadi dan telah di redam,

Kelompok suporter dan pemain futsal SMA Muhammadiyah ternyata bukan berasal dari SMA Muhammadiyah melainkan terdapat juga dari Sekolah lain yang ikut bergabung,

Saat keributan terjadi kelompok Suporter dan Pemain Futsal SMA Muhammadiyah kalah dan mereka melarikan diri dan menghindar

Baca Juga   Polisi Tangkap 3 Tersangka Pembuat Dokumen Hasil Rapid Test Palsu

Kemudian MZ (16) mengajak FR (19), AZ (19), RK (16) dan beberapa orang temannya untuk berkumpul di lorong SMP 8 Arizona dengan tujuan kerumah MA (16) untuk Mengambil Senjata Tajam yang akan di gunakan untuk menyerang kelompok SMA 7 tersebut

Setelah Azan Maghrib Sekitar pukul 18.30 WIB, FR dan MZ melihat kelompok SMA 7 Melintas di depan tempat mereka kumpul yakni di SMP 8 Arizona dengan tujuan ingin pulang kesebrang kota jambi dan langsung di kejar oleh para tersangka

Setiba di daerah teluk kenali, kendaraan yang di kendarai oleh MZ mendekati dan memepet Motor yang di kendarai korban, di ikuti kendaraan kedua dengan jarak setengah meter, pada saat itu AZ masih di atas kendaraan langsung menebas parangnya ke arang punggung korban pertama yakni DL (17) sebanyak satu kali dan korban langsung menghentikan sepeda motornya.

Baca Juga   Haru, Doa Emak Al Haris Untuk Ulang Tahunnya Hari Ini

DL langsung meloncat turundari sepeda motor tersebut dan langsung lari untuk menyelamatkan dirinya.

Kemudian AZ turun dari sepedam motornya dan langsung menebaskan lagi parangnya ke arah kepala korban SR (18), Hingga SR tersungkur di jalan dengan luka berat di bagian kepala

Melihat korban tersungkur tersangka AZ langsung naik kesepeda motor MZ dan RK kemudian langsung berbalik arah untuk melarikan diri begitu pula dengan MA.

MZ dan FR memutar sepeda motornya untuk melarikan diri, kemudian berkumpul di salah satu warnet di kawasan Mayang kota jambi untuk membuang barang bukti parang.

Setelah mengalami luka berat SR sempat di larikan ke RSUD Raden Mattaher Jambi selama 3 hari di rawat intensif, namun SR menghembuskan Nafas terakhirnya dan di makamkan di TPU Olak Kemang pada Jum’at (1/4).

“DL korban pertama mengalami luka goresan di bagian punggung akibat senjata tajam Kemudian korban kedua SR mengalami luka berat di bagian kepala dan ini sempat dirawat selama 3 hari kemudian korban meninggal dunia” Kata Kapolresta Jambi, Kombes Pol Dover, Saat Konferensi Pers di Mapolres Jambi, Selasa (6/4).

Baca Juga   Hanya Abdullah Sani yang Paham Hukum Adat Jambi

Ribuan Warga kota Jambi turut hadir untuk menghantarkan remaja yang di kenal sopan lagi santun serta Aktif dalam kegiatan agama ataupun kegiatan lainnya itu ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Pasca kejadian tersebut seperti yang dikatakan Pihak keluarga korban SR pada berita sebelumnya saat di wawancarai oleh awak media di rumah duka pada Jum’at (1/4) lalu.

Paman Korban, Herman meminta para tersangka di berikan hukuman setimpal atas perbuatannya.

” Kalau di sebut sakit siapo yang tidak sakit, tinggal pak polisi lah lagi yang mikirkan kami ” Sebut Herman Kepada Awak Media, Jum’at (1/4/2021) lalu.

(Ade)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Enam Bulan Lakoni Sebagai Pengedar, Warga Batanghari Ditangkap BNNK Batanghari

Hukrim

Penjara 4 Tahun Bagi PPK Terbukti Gelembungkan Suara

Hukrim

Satresnarkoba Polres Muaro Jambi Tangkap Tiga Pelaku Narkoba

Hukrim

Niat Balas Dendam, Dua Anggota Genk Motor Bacok Warga di Jambi

Hukrim

Jual Miras Melalui Medsos Ahirnya Berhasil Amankan Polresta Jambi

Hukrim

Tersandung Perkara Perusakan Hutan, Syamsu Rizal Resmi Dipecat dari Ketua DPC Demokrat Tebo

Hukrim

Keluar Dari KPK, Bupati Masna Busro Singkat Jawab Pertanyaan Jurnalis

Hukrim

Kasihan… Jatuh Kena Jambret, Seorang Ibu Melahir Prematur