LIVE TV
Tiga Pekan Jelang PSU, Bawaslu Perketat DPT yang TSM Apnizal: Surat Pengunduran Diri Sanusi Sudah Diteruskan ke KPU RI Dinkes Muaro Jambi Minta Perusahaan Tambah Ruang Isolasi Breaking News!! Warga Pelayangan Tembesi Temukan Mayat Gantung Diri Kapolres Tanjabbar Pimpin Langsung Apel Gelar Pasukan OPS Ketupat

Home / Nusantara

Rabu, 24 Februari 2021 - 12:03 WIB

Soal SE Kapolri, IPW Minta Jenderal Listyo Sigit Lebih Tegas ke Bawahannya

Ketua Presidium IPW, Neta S Pane mengatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo harus bersikap tegas untuk mengamankan dan menjalankan kebijakannya. Foto/SINDOnews

Ketua Presidium IPW, Neta S Pane mengatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo harus bersikap tegas untuk mengamankan dan menjalankan kebijakannya. Foto/SINDOnews

JAKARTA – Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) , Neta S Pane mengatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo harus bersikap tegas untuk mengamankan dan menjalankan kebijakannya.

“Jika ada Kombes yang mbalelo dan membangkang dalam menjalankan kebijakannya harus segera dicopot dari jabatannya. Sehingga kebijakan Kapolri punya wibawa,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (24/2/2021).

Neta menilai jika seorang Kombes saja berani membangkang kebijakan Kapolri, bagaimana pula dengan jenderal-jenderal lain. Sebab itu wibawa dan marwah kebijakan Kapolri harus dijaga dengan sikap tegas oleh Kapolri sendiri.

Baca Juga   Teguh Santosa Daftarkan JMSI, Untuk Jadi Konstituen Dewan Pers

“IPW menekankan hal ini mengingat Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Auliansyah Lubis memanggil dan akan memeriksa serta menjadikan tersangka, Joseph Erwiantoro dengan tuduhan melanggar UU ITE. Namun akhirnya pemeriksaan itu ditunda tanpa batas waktu yang ditentukan. Padahal Kapolri Sigit sudah berkali-kali mengatakan bahwa dalam penerapan UU ITE penyidik agar lebih selektif karena UU ITE bukan alat kriminalisasi,” ungkapnya.

Dilansir dari Sindonews.com, lebih jauh Neta mengatakan bahkan Kapolri menekankan rasa keadilan dalam menggunakan payung hukum Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) harus dikedepankan. Sebab itu, pihaknya memberi apresiasi pada Kapolri Sigit yang sudah mengeluarkan Surat Edaran Kapolri Nomor SE/2/II/2921 tertanggal 19 Februari 2021.

Baca Juga   Dikunjungi Komjen Sigit, AHY: Kami Berharap Kapolri Baru Bisa Berdiri Di Atas Semua Golongan

Dalam surat edaran itu, Kapolri menekankan bahwa penyidik perlu mengedepankan upaya preemtif dan preventif dalam memonitor dan mengedukasi serta memberikan peringatan agar potensi tindak pidana siber di tengah masyarakat dapat dicegah.

Sebab itu pihaknya sangat menyayangkan Direskrimum Polda Metro Jaya yang mengeluarkan surat panggilan No:Spgl/499/II/RES 2.5/2021/Ditreskrimsus dan menetapkan Joseph Erwiantoro sebagai tersangka. IPW menilai tindakan itu bukan hanya teledor dan ceroboh tapi juga sebuah pembangkangan seorang bawahan terhadap Kapolri. Baca juga: Perindo Sebut SE Kapolri Hidupkan Revisi UU ITE dan Perkuat Hubungan Kemanusiaan

Baca Juga   Sambut Kedatangan Habib Rizieq Shihab, Anggota TNI Diperiksa

“Ini sebuah preseden. Jika seorang Kombes dibiarkan membangkang, bukan mustahil para jenderal akan ikut ikutan membangkang pada Kapolri. Untuk itu Kapolri perlu bertindak tegas agar kebijakannya punya wibawa,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Nusantara

Ucapkan Selamat untuk Partai Ummat, Mahfud MD: Semoga Jadi Darah Segar Demokrasi

Nusantara

Sukses Gelar Webinar di HUT I, JMSI Optimis 2021 Jadi Konstituen Dewan Pers

Nusantara

Mahasiswa Rayakan Kemerdekaan Papua di Surabaya, Kok Aparat Diam Saja?

Nusantara

Klarifikasi Pernyataan Bubarkan FPI, Pangdam Dudung Sebut Tak Ada Kewenangan TNI

Nusantara

FSGI Beri Rapor Merah untuk 1 Tahun Mendikbud Nadiem, Nilainya 68

Nusantara

Minta Maaf, A Bakri HM Jelaskan soal ‘NTT Istimewanya Komodo Saja’

Nusantara

Habib Rizieq Terancam Ditahan Polda Metro, Fadli Zon: HRS Ulama Pemberani Menyuara Kebenaran

Nusantara

Heboh! Baliho Bertuliskan ‘I Love You Bib’ di Warung Lieus Sungkharisma