LIVE TV
Ratusan Warga Bersama Pengemudi Ojol di Jambi Terima Zakat Maal Bupati Tanjabbar Saksikan Secara Virtual Gema Membumi Arakan Sahur Online PT Putra Duta Indahwood Mangkir di Sidang Karhutla Jambi Kasatpol PP Tinjau Pos Penyekatan, Puluhan Sepeda Motor Balik Kanan Begini Cara Travel Bandel yang Nekat Melintas Masuk Jambi Saat Peniadaan Mudik 2021

Home / Politik

Kamis, 18 Februari 2021 - 12:22 WIB

Survei Indometer: Elektabilitas Ridwan Kamil Kangkangi Ganjar Pranowo

Elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih menjadi yang teratas dalam pilpres. Prabowo mengalami rebound setelah pada bulan Oktober lalu mengalami penurunan tingkat keterpilihan.

Berdasarkan hasil survei Indometer, elektabilitas Prabowo adalah 17,2 persen. Elektabilitas Prabowo sempat sempat turun dari 17,6 persen pada survei bulan Juli 2020 menjadi 16,8 persen pada survei bulan Oktober 2020.

Sementara posisi kedua diduduki Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan 16,1 persen, padahal sebelumnya turun dari 11,3 persen (Juli 2020) menjadi 10,6 persen (Oktober 2020).

Baca Juga   Terinfeksi Covid-19, Wali Kota Terpilih Meninggal Dunia sebelum Dilantik

Selanjutnya ada nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebesar 15,9 persen, setelah sebelumnya naik dari 15,4 persen (Juli 2020) menjadi 16,5 persen (Oktober 2020).

“Prabowo masih kokoh sebagai capres terkuat, sementara Ridwan Kamil dan Ganjar kini mulai salip-salipan,” kata Direktur Eksekutif lembaga survei Indometer Leonard SB seperti dikutip Kantor Berita RMOL Jakarta, Kamis (18/2/2021).

Elektabilitas Kang Emil yang melonjak menjadi tantangan, bukan hanya bagi Ganjar, tetapi juga koalisi PDIP dan Gerindra. Sebab Ganjar merupakan representasi PDIP, sedangkan Prabowo sangat mungkin dicalonkan lagi oleh Gerindra.

Baca Juga   PSU di TPS CE-Ratu Gelembungkan Suara, Alex : Ingat 5 PPK Dipecat

“Meskipun bukan figur partai politik, tetapi Kang Emil terbukti mampu memenangkan dukungan dari parpol-parpol yang berbeda,” lanjut Leonard. Dimulai dari pemilihan walikota Bandung pada 2013 dan pemilihan gubernur Jawa Barat pada 2018 silam.

Dalam survei ini posisi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mengalami penurunan. Elektabilitas Anies terus menurun, dari 10,1 persen (Juli 2020) menjadi 8,9 persen (Oktober 2020), dan kini 7,6 persen.

Baca Juga   Ansori Hasan Soal PSU Jambi: KPU Harus Mampu Yakinkan Publik

Sementara Sandi juga terus-menerus merosot, dari 8,8 persen (Juli 2020) menjadi 7,7 persen (Oktober 2020), dan kini 6,8 persen.

“Jika tren ke depan terus menurun, peluang Anies dan Sandi untuk masuk bursa pilpres semakin berat,” kata Leonard.

Survei Indometer dilakukan pada 1 hingga 10 Februari 2021 melalui sambungan telepon kepada 1.200 responden dari seluruh provinsi yang dipilih acak dari survei sebelumnya sejak 2019. Margin of error sebesar 2,98 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

(Rmol.id)

Share :

Baca Juga

Politik

Mencla-Mencle KPU Jambi, PSU Tak Jelas Kapan Dilaksanakan

Nusantara

Demokrat Usul Jokowi Terbitkan Perpu Cabut Pasal Karet UU ITE

Politik

KPU Diduga Abaikan Perintah MK, Tetap Pertahankan PPS Lama

Politik

PAN Muaro Jambi Siap Mantapkan Haris-Sani Jadi Gubernur Jambi

Politik

Ini Kata Ketua KPU Prov Jambi Soal Mundurnya M Sanusi

Politik

Sebut Moeldoko Masih Ngaku Ketum Demokrat, PD: Memalukan

Politik

Kemenkumham Turun Tangan, Kode Moeldoko Batal Jadi Ketum?

Politik

Jawaban KPU Jambi di Sidang MK Patahkan Keterangan Pemohon, CE-Ratu Munawaroh