Menu

Mode Gelap
Fadhil Arief Minta Pegawai Berikan Pengaruh Yang Baik Kepada Instansi Demi Mempertahankan Seluruh Honorer Indonesia, Anies Baswedan Temui Jokowi Persiapan Kenduri Swarnabhumi, Tim Kemendikbud Turun ke Tebo Prabowo-AHY Kompak Bilang Punya Kesamaan Usai Bertemu 2 Jam Tajak 21 Juni 2022, SKK Migas dukung kelancaran Pengeboran Sumur Eksplorasi Markisa-001

Kabar Terbaru · 11 Jun 2022 10:09 WIB

Tahun Depan Honorer Bakal Dihapuskan, Fadhil Arief Minta Tenaga Honorer Persiapkan Diri


 Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief Perbesar

Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief

Kabarjambikito.com- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengambil keputusan untuk menghapus status tenaga honorer mulai tahun depan. Honorer diberi kesempatan untuk mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) atau beralih ke outsourcing.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo mengungkapkan alasan Jokowi, bahwa keputusan tersebut sebenarnya punya tujuan mulia. Penghapusan tenaga honorer sendiri merupakan mandat yang dituangkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) 49/2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Terkait hal ini, sebagai orang berkuasa di Kabupaten Batanghari, Muhammad Fadhil Arief kepada jurnalis mengatakan, saat ini pihaknya lagi mempelajari petunjuk dari pemerintah pusat. Bagaimana nantinya kekurangan kebutuhan terhadap tenaga, baik ASN ataupun PPPK bisa ditutupi oleh PPPK.

BACA LAINNYA  Peserta Khitanan Massal Sangat Antusias, Eli Ningsih : Kita Dicintai Masyarakat

” Perlu juga kita ingat, kebutuhan yang sangat besar ini, baik tenaga guru dan kesehatan. Apabila diangkat jadi PPPK perlu anggaran yang besar. Dan untuk suport anggaran kita minta bantu dari pemerintah pusat,” jelas Ketua DPW PPP Provinsi Jambi itu.

BACA LAINNYA  Pengumuman Hasil Tes Seleksi PTT Pemkab Batanghari Ditunda

Lebih lanjut Fadhil Arief, Batanghari sebagai wilayah Kabupaten. Dengan hulunya pertanian, dengan adanya UU Nomor 28 Tahun 2009 secara PAD akan sulit untuk menutup itu.

“Karena sumber batasan yang dimilki oleh Kabupaten yang mempunyai Sumber Daya Alam (SDA) tidak besar bagiannya. Tapi untuk wilayah-wilayah kota mungkin lebih bisa di genjot,” ujarnya

Formulasi yang akan di coba sesuaikan. Dengan kemampuan keuangan daerah serta terhadap kebutuhan tenaga yang akan diangkat.

” Saya juga minta masyarakat yang usia kerja, termasuk honorer yang ada untuk mempersiapkan diri. Karena apabila sudah masuk ke PPPK mereka akan di assesment sesuai kompetensi yang dituntut oleh negara. Dan jangan sampai mereka kecil hati apabila kompetensi tidak layak diangkat menjadi PPPK,” jelasnya.

BACA LAINNYA  Disela Kesibukan, Pekerja Drainase Ini Sempatkan Main Futsal

Lanjut Fadhil Arief, ini kadang-kadang menjadi dilema bagi honorer yang ada.

” Secara bertahap akan usulkan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Dan kebutuhan sangat besar Tenaga Kesehatan dan Tenaga Pendidikan,” Terang Fadhil Arief.

Artikel ini telah dibaca 618 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Fadhil Arief Minta Pegawai Berikan Pengaruh Yang Baik Kepada Instansi

25 Juni 2022 - 09:17 WIB

Ketua Bamperda Akmaludin Minta OPD Buat Pergub Turunan dari Perda

23 Juni 2022 - 16:40 WIB

Kinerja ASN Buruk, Fadhil Arief Persilahkan Masyarakat Melapor

23 Juni 2022 - 15:03 WIB

Zulva: Menikah Harus Dipersiapkan Secara Matang

23 Juni 2022 - 07:58 WIB

Pemkab Batanghari Umumkan Kelulusan Calon Peserta JPTP

22 Juni 2022 - 22:35 WIB

Fadhil Arief Sebut, PNS Malas-malasan Akan Ditindak

22 Juni 2022 - 18:58 WIB

Trending di Kabar Terbaru