Menu

Mode Gelap
Al Haris Akan Bantu Pemkab Tanjung Jabung Barat Tangani Permasalahan Listrik Sekda Sempat Bertanya Tentang Kegiatan di 2021, Fadhil Arief: Saya Yakin Hutang Lunas dan Jalan Tetap Dibangun JMSI Apresiasi Inisiatif KBRI Madrid dan Dubes RI untuk Kerajaan Spanyol Bupati Masnah Hadiri Pengukuhan Ketua LAM se Kecamatan Sungai Gelam Wagub Sani Hadiri Halal bi Halal Serta Pelantikan Fatayat NU se Jambi

Hukrim · 15 Mar 2022 20:48 WIB

Tega !!! Warga Ini Buang Bayi Masih Hidup ke Sungai


 Pelaku pembuang bayi pakai batik ditangkap (Foto: Infojambi.com) Perbesar

Pelaku pembuang bayi pakai batik ditangkap (Foto: Infojambi.com)

Kabarjambikito.com – Kasus penemuan mayat bayi laki-laki di dalam tas, di Sungai Batang Merangin, Kabupaten Merangin, akhirnya terungkap.

Polisi sudah menangkap pelaku pembuang bayi malang itu. Mereka adalah Reki (21), warga Desa Kungkai, Bangko, dan Ismiah (23), warga Desa Muara Jernih, Tabir Ulu.

Reki dan Ismiah merupakan sepasang kekasih. Bayi itu lahir dari hubungan terlarang mereka.

BACA LAINNYA  Selama 1 Tahun Beraksi, Polresta Jambi dan Ditreskrimum Polda Jambi Ungkap Kasus Perdagangan Anak

Sadisnya, Reki dan Ismiah membuang bayinya yang masih dalam keadaan hidup. Bayi dibuang dari atas jembatan di Sungai Batang Merangin.

Dikutip dari Infosjambi.com Jaringan Media Siber Indonesia, kasus ini terbongkar berawal dari penemuan mayat bayi di dalam tas oleh seorang warga Desa Simpang Limbur, Merangin, 11 Maret lalu.

Ketika ditemukan, di tangan bayi itu terpasang gelang nama, dan di pusarnya masih menempel kain kasa.

BACA LAINNYA  Sempat Lari ke Pekanbaru, Kasus Penembakan di Marosebo Ulu Menyerahkan Diri

Reki dan Ismiah ditangkap Tim Opsnal Polres Merangin. Reki mengakui bayi itu hasil hubungan di luar nikah dengan kekasihnya, Ismiah.

“Setelah lahir di rumah bidan, saya bawa dan dimasukkan ke dalam tas, lalu saya buang dalam kondisi hidup dari atas jembatan pada malam hari,” ujar Reki.

BACA LAINNYA  Wawako Maulana Bantu Korban Kebakaran di Lingkar Selatan

Reki menyatakan malu dan takut perbuatannya diketahui orang tuanya. Bayo tersebut dilahirkan di sebuah klinik bidan di kawasan Waskita Karya, Pasar Atas, Bangko.

Kapolres Merangin, AKBP Dewa Ngakan Nyoman Arinata melalui Kasat Reskrim AKP Indar, menyebutkan, sebelum menangkap kedua pelaku pihaknya sudah mengumpulkan sejumlah barang bukti.

Artikel ini telah dibaca 256 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Lucu!! Aksi Kades Ini Malah Bikin Uang Rp. 1.4 M Yang Akan Diterima Desa berubah Jadi DP Mobil

14 Mei 2022 - 14:27 WIB

Pelaku Penusuk Leher Warga Marosebo Ulu Berhasil Diamankan Polisi

13 Mei 2022 - 09:14 WIB

Hanya Gegara Lempar Kunci Motor, Satpam Bunuh Rekannya Sendiri

12 Mei 2022 - 17:28 WIB

Nekat Tusuk Polisi Dengan Tombak, Tiga Peluru Tembus Dada DPO Curat di Jambi

11 Mei 2022 - 08:28 WIB

Satpam Ditemukan Meninggal Dunia Diduga di Tusuk Pelaku Pencuri Buah Sawit

9 Mei 2022 - 06:40 WIB

Wakil BPD Tebing Tinggi Diringkus BNNK Batanghari

25 April 2022 - 17:13 WIB

Trending di Hukrim