LIVE TV
Cegah Claster Baru, Tempat Wisata di Kota Jambi Ditutup Pasca Lebaran, 98 Warga Tanjabbar Terkonfirmasi Positif Covid-19 Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19, Ini Himbauan Bupati Fadhil Arief Komunitas Sahabat Sejati Bersama Wawako Maulana Beri Santunan 10 Ton Daging Kerbau Beku Perum Bulog Jambi, Habis di Serbu Pembeli

Home / Peristiwa/ Sejarah

Sabtu, 6 Februari 2021 - 13:59 WIB

Terharu… Ahmad Marzuki, OB yang Beri Makan Gratis Gelandangan Jakarta

Ahmad Marzuki, office boy atau pesuruh kantor di Jakarta yang rutin memberi makanan gratis untuk tunawisma menarik perhatian media asing. [CNA]

Ahmad Marzuki, office boy atau pesuruh kantor di Jakarta yang rutin memberi makanan gratis untuk tunawisma menarik perhatian media asing. [CNA]

Kabarjambikito.com – Ahmad Marzuki, office boy atau pesuruh kantor di Jakarta yang rutin memberi makanan gratis untuk tunawisma menarik perhatian media asing.

Channel News Asia, kantor berita berbasis di Singapura menyebutnya sebagai pria berhati mulia.

Marzuki bukan pegawai kantoran berdasi. Ia bekerja sebagai office boy di Jakarta dengan gaji yang jauh dari kata cukup. Namun keterbatasannya tak membuat ia ragu untuk saling berbagi.

Gaji pertamanya pada tahun 2018 yang kurang dari Rp 3 juta disisihkan untuk membantu orang yang membutuhkan. Untuk diketahui, upah minimum di Jakarta saat ini sekitar 4,2 juta rupiah.

Baca Juga   Selamatkan Alquran Pemberian Suami yang Hanyut, Kisah Nenek Ini Buat Haru

“Jika Anda memiliki sesuatu seperti gaji, Anda tidak boleh lupa (untuk membantu orang lain),” kata Marzuki kepada CNA yang dirangkum pada Sabtu (6/2/2021).

Saat itu, dengan gaji pertamanya ia membeli kompor listrik untuk menyiapkan makanan gratis bagi tunawisma yang pernah meminta bantuanya saat ia belum memiliki gaji.

Namun ia kesulitan menemukan orang yang sama, sehingga memberikan makanan itu pada orang lain yang juga membutuhkan. Bermula dari sana, ia merasa ketagihan membantu sesama.

Baca Juga   Bertengkar dengan Suami, Warga Muaro Jambi Bakar Diri dan Anaknya

Beberapa teman Marzuki kemudian bergabung untuk membagikan makanan gratis. Ada sekitar 5 teman yang ikut berkontribusi dengan sukarela.

Mereka memasak, membungkus hingga membagikan langsung makanan gratis itu pada tunawisma yang tidur di pinggiran jalan ibu kota di malam hari.

“Suatu ketika, seorang pria melihat kami dan segera mendekati kami. Dia bertanya apakah dia bisa mendapatkan makanan sambil menunjukkan tangannya yang gemetar. Dia belum makan sepanjang hari.”

Sekitar 5 bulan lalu, Marzuki bertemu dengan pemulung yang memiliki bayi 4 bulan. Bayi itu sangat kecil dan mereka memberi susu secara teratur. “Sekarang bayinya sudah tumbuh. Ada kepuasan tersendiri melihatnya besar,” ujarnya.

Baca Juga   Warga di Gegerkan Penemuan Mayat di Mutilasi Dipinggir Jalan

Pria 33 tahun yang dibesarkan di Lampung ini mengatakan masa lalunya yang cukup sulit membuat dia bertekad untuk membantu sesama.

“Kalau menyangkut manusia, mereka selalu merasa segalanya tidak cukup. Terlepas dari seberapa banyak Tuhan telah memberi, mereka tidak akan pernah merasa itu cukup. Makanya kita harus berbagi dengan orang lain. Dengan berbagi, kita akan merasa sudah cukup,” katanya.

(Suara.com)

Share :

Baca Juga

Peristiwa/ Sejarah

Arus Sungai Membuat Jembatan Ambruk, Nasib Warga Terancam Terisolir

Lalulintas

Kecelakan di Bajubang Laut, Dua Pelajar Meninggal, dan Satu Kritis

Batanghari

Hilang di Kota Jambi, Warga Mersam Berumur 65 Tahun Belum Ditemukan

Peristiwa/ Sejarah

Pergi ke Sungai, Warga Tanjabtim Pulang Tidak Bernyawa Lagi

Peristiwa/ Sejarah

Perjalanan Betuah (53)

Peristiwa/ Sejarah

Lupa Cabut Charger HP, Rumah Warga Kebakaran Saat Ditinggal Bukber

Peristiwa/ Sejarah

Siklon Tropis Surigae Jadi Taifun, BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah, Termasuk Jambi

Peristiwa/ Sejarah

Dari Sungaipenuh Menuju Palembang, Bus Bawa Brimob Terguling