Menu

Mode Gelap
Al Haris Akan Bantu Pemkab Tanjung Jabung Barat Tangani Permasalahan Listrik Sekda Sempat Bertanya Tentang Kegiatan di 2021, Fadhil Arief: Saya Yakin Hutang Lunas dan Jalan Tetap Dibangun JMSI Apresiasi Inisiatif KBRI Madrid dan Dubes RI untuk Kerajaan Spanyol Bupati Masnah Hadiri Pengukuhan Ketua LAM se Kecamatan Sungai Gelam Wagub Sani Hadiri Halal bi Halal Serta Pelantikan Fatayat NU se Jambi

Wisata Budaya · 17 Jan 2022 13:44 WIB

Terima Gelar Adat Depati Mudo Terawang Lidah Payung Negeri, Al Haris: Kenduri SKO Adat Sejak Dahulu


 Haris pada acara Kenduri SKO, di Desa Penawar Kecamatan Sitinjau Laut Kabupaten Kerinci, Perbesar

Haris pada acara Kenduri SKO, di Desa Penawar Kecamatan Sitinjau Laut Kabupaten Kerinci,

Kabarjambikito.com – Gubernur Jambi, Dr.H.Al Haris,S.Sos.,M.H, mengucapkan terima kasih atas penganugerahan gelar adat dari tokoh masyarakat Sitinjau Laut, khususnya masyarakat Desa Penawar.

“Semoga dengan gelar adat ini, lebih memperkuat silahturahmi dan emosional saya dengan masyarakat Desa Penawar,” ujar Al Haris.

Hal tersebut disampaikan Al Haris pada acara Kenduri SKO, bertempat di Desa Penawar Kecamatan Sitinjau Laut Kabupaten Kerinci, Minggu (16/01/2022). Al Haris mendapatkan gelar adat

“Depati Mudo Terawang Lidang Payung Negeri” berdasarkan keputusan bersama tokoh masyarakat.
Al Haris mengatakan, Kenduri SKO merupakan kenduri adat masyarakat yang telah ada sejak zaman nenek moyang terdahulu. Untuk itu, kegiatan ini jangan hanya sekedar ceremonial saja, tetapi harus terus berkelanjutan karena Kenduri SKO ini kekayaan adat budaya Kerinci, serta tokoh masyarakat harus menetapkan dengan keputusan adat.

BACA LAINNYA  Acara Nyusur Budayo, Bupati Fadhil Arief: Kita Kenalkan Budayo Sama Anak Cucu Kita

Al Haris menyarankan, masyarakat Desa Penawar mengadakan acara Kenduri SKO dalam kurun waktu 3 sampai 5 tahun sekali, karena jika mengadakan kegiatan ini dalam kurun waktu 30 tahun sekali, kedepannya akan terlupakan dan tergerus oleh zaman.

“Kita semua disatukan oleh adat, maka hendaknya kita harus melestarikan adat budaya yang ada, jangan sampai hilang ditelan oleh zaman,” kata Al Haris.

Al Haris mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Jambi saat ini memberikan perhatian khusus terkait adat budaya yang ada, sekarang banyak sekali masyarakat Jambi yang sudah mengabaikan hukum hukum adat.

Kedepan, Pemerintah Provinsi Jambi akan mengkaji ulang permasalahan hukum adat ini, sehingga hukum adat menjadi lebih tajam dan menjadi pedoman dalam kehidupan sehari hari.

“Saya mengharapkan agar setiap pemangku kepentingan turut berperan melakukan upaya untuk menjaga dan melestarikan adat budaya, khususnya Kenduri Sko dari kepunahan serta mempertahankan nilai-nilai kekayaan kearifan lokal daerah dan menanamkannya kepada generasi muda,” ungkap Al Haris.

BACA LAINNYA  Hari Terakhir Festival Ngneng Budayo Rambutan Masam, Sekda Batanghari Makan Masakan Emak-emak

“Upaya pengenalan nilai-nilai yang terkandung dalam suatu budaya dan tradisi bisa dilakukan melalui pendekatan edukasi dalam pembelajaran berbasis kearifan lokal. Nilai-nilai kearifan lokal ini berperan dan berfungsi sangat penting untuk memberikan keteduhan pada kehidupkan sehari-hari yang sangat dibutuhkan dalam proses pembangunan di Provinsi Jambi agar menjadi lebih baik lagi kedepannya,” lanjut Al Haris.

Tokoh Masyarakat Desa Penawar, Syafrizal Kadir melaporkan acara Kenduri SKO mengundang lebih kurang 3.000 orang dengan rincian sebagai berikut: Undangan Bapak Gubernur Jambi dan Ketua Lembaga Adat berjumlah 40 Orang, Depati IV 8 Helai Kain sebanyak 100 orang, anak jantan dan anak betino dari 50 Tumbu Lempur sebanyak 50 orang, anak jantan dan anak betino dari Pulau Sangkar sebanyak 60 orang, anak jantan dan anak betino dari luar Penawar sebanyak 80 orang, anak jantan dan anak betino perantauan sebanyak 200 orang serta anak jantan dan anak betino 4 Desa Penawar sebanyak 2.000 orang.

BACA LAINNYA  Tidak Hanya Batik, Zulva Fadhil: Pelaku Seni Yang Lain Juga Kita Bina

“Kenduri SKO ini merupakan wahana untuk menyatakan rasa syukur kepada Allah Subhanhu Wa Ta’ala yang telah memberikan rahmat dan nikmatnya kepada seluruh lapisan masyarakat berupa hasil pertanian yang melimpah, pembangunan, kesehatan dan lain-lain. Kita implementasikan ini semua dengan mengadakan acara sedekah makan bersama dan memanjatkan puji syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” kata Syafrizal.

(Adv)

Artikel ini telah dibaca 95 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Berbagai Daerah Kunjungi Objek Wisata Jambi Faradise

5 Mei 2022 - 16:43 WIB

Jokowi Sebut Batik Batanghari Elegan, Zulva Fadhil: Kita Promosikan UMKM ke Tingkat Nasional

23 Maret 2022 - 17:25 WIB

Al Haris Dorong Destinasi Wisata Unggulan Jambi

3 Maret 2022 - 19:45 WIB

Kunjungi Candi Muaro Jambi Bersama Sandiaga Uno Al Haris Minta Seluruh Kabupaten/ Kota Buat SK Desa Wisata

3 Maret 2022 - 19:17 WIB

Sahabat PMII UNJA Gelar Nobar Film Dokumenter Wadas Waras

23 Februari 2022 - 18:52 WIB

Al Haris Targetkan Geopark Merangin Masuk Dalam UGG

18 Februari 2022 - 21:23 WIB

Trending di Pemprov Jambi