Menu

Mode Gelap
Harga Buah Sawit Anjlok, Dewan Batanghari Gelar RDP Agar BBM Subsidi Tepat Sasaran, Al Haris Gandeng Polda Jambi Al Haris Harapkan Qori dan Qori’ah Harus Percaya Diri Bupati Masnah Busro Kukuhkan Kades Sebagai Pemangku Adat Terima Kunjungan Silaturahmi Pengurus KNPI, Irjen Pol Rachmad: Polri Siap Bersinergi

Ekonomi · 24 Feb 2022 20:58 WIB

Terkait Harga Minyak Goreng, Al Haris Sebut Mendag RI Akan ke Jambi Besok


 Al Haris mengadakan Rapat bersama Distributor Minyak Sayur dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, bertempat di Ruang Video Conference Rumah Dinas Gubernur Jambi, Perbesar

Al Haris mengadakan Rapat bersama Distributor Minyak Sayur dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, bertempat di Ruang Video Conference Rumah Dinas Gubernur Jambi,

Kabarjambikito.com – Gubernur Jambi, Dr.H.Al Haris,S.Sos.,M.H., menyatakan persediaan minyak sayur di Provinsi Jambi aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat Jambi.

Hal tersebut dinyatakan Al Haris usai mengadakan Rapat bersama Distributor Minyak Sayur dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, bertempat di Ruang Video Conference Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis (24/02/2022).

Dalam sesi wawancara, Al Haris menyampaikan Pemerintah Provinsi Jambi mengadakan rapat bersama distributor minyak sayur terkait harga minyak sayur yang beberapa minggu terakhir mengalami kenaikan yang sangat signifikan di Indonesia, khususnya Provinsi Jambi.

“Hari ini saya mengundang pelaku usaha dibidang minyak sayur yaitu distributor dan produsen minyak sayur, salah satunya produk minyak sayur merk Vipco yang merupakan minyak sayur produksi Jambi,” ujar Al Haris.

BACA LAINNYA  Sani Harapkan PPAN Jadi Duta Promosi Jambi di Mancanegara

Al Haris menuturkan, produksi minyak sayur Vipco bisa mencapai 96 ribu liter perhari atau sekitar lebih kurang 8 ribu dus minyak sayur. Kebutuhan konsumsi minyak sayur di Provinsi Jambi sekitar lebih kurang 830 ribu liter perminggu, yang berarti dengan satu perusahaan saja sudah bisa mencukupi kebutuhan untuk kebutuhan konsumsi masyarakat Provinsi Jambi.

“Saya pastikan untuk kondisi persediaan minyak sayur di Provinsi Jambi cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Jambi, sedangkan penyebab dari naiknya harga minyak sayur secara signifikan dalam beberapa waktu belakangan terakhir adalah karena pemerintah tidak lagi memberikan subsidi kepada produsen minyak sayur,” tutur Al Haris.

BACA LAINNYA  SKK Migas Bahas Pengembangan Aspek Hukum Pengendalian Emisi Karbon

“Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak sayur saat ini sebesar Rp.14.000,- , dengan harga yang ada sekarang para produsen mengeluh karena keuntungannya sangat kecil sekali, bahkan bisa mengalami kerugian karena tidak sesuai dengan harga produksi. Ini terjadi karena mulai dari Tahun 2022 para produsen tidak lagi menerima subsidi dari pemerintah yang mana pada tahun sebelumnya pemerintah memberikan subsidi lebih kurang Rp.7,6 triliun dan ini sangat membantu para produsen,” jelas Al Haris.

BACA LAINNYA  Al Haris Lantik Kepala Sekolah Titian Teras dan SMKN 3 Kota Jambi

Al Haris mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Jambi akan segera melaporkan persoalan ini kepada Menteri Perdagangan untuk menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan terkait HET minyak sayur.

“Bapak Menteri Perdagangan RI, besok akan datang ke Jambi, sehingga kami bisa menyampaikan persoalan ini secara langsung. Kita harapkan adanya evaluasi dan pertimbangan, sehingga kedepannya bisa terjadi perubahan yang membantu para produsen minyak sayur,” pungkas Al Haris. (Adv)

Artikel ini telah dibaca 96 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Al Haris Harapkan Qori dan Qori’ah Harus Percaya Diri

18 Mei 2022 - 08:35 WIB

Al Haris Akan Bantu Pemkab Tanjung Jabung Barat Tangani Permasalahan Listrik

17 Mei 2022 - 21:28 WIB

Wagub Sani Hadiri Halal bi Halal Serta Pelantikan Fatayat NU se Jambi

16 Mei 2022 - 21:21 WIB

SKK Migas Kunjungi Lokasi Temuan Migas Baru di Sumatera Selatan

15 Mei 2022 - 19:36 WIB

Al Haris Tegaskan, Pemrov Fokus Tingkatkan Kualitas Pendidikan

13 Mei 2022 - 20:27 WIB

Premier Oil Melakukan Pengeboran Laut Dalam di WK Andaman II

13 Mei 2022 - 07:35 WIB

Trending di Bisnis