Menu

Mode Gelap
Al Haris Apresiasi Upaya Muhamadiyah Tingkatkan SDM Jambi Kebakaran Dzulhijah Muara Bulian, Santri Harus Kehilangan Tempat Tinggal Saat Fadhil Arief Pidato, Tiga Oknum Camat Ini Asyik Ngobrol Jamaah Haji Asal Sarolangun Persiapkan Diri Sebelum Wukuf di Arafah Tuntut Kenaikan Gaji, Anggota BPD Se-Sarolangun Gelar Unjukrasa

Kabar Daerah · 7 Okt 2021 11:35 WIB

Tim Terpadu Pemerintah Kota Jambi Melakukan Penertiban Perumahan Guru Dikawasan Mayang


 Tim gabungan Pemerintah Kota Jambi melakukan eksekusi perumahan guru dikawasan Mayang, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi Perbesar

Tim gabungan Pemerintah Kota Jambi melakukan eksekusi perumahan guru dikawasan Mayang, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi

Kabarjambikito.com-Tim gabungan Pemerintah Kota Jambi melakukan eksekusi perumahan guru dikawasan Mayang, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Kamis pagi (7/10/2021) yang terdiri dari Bidang Aset, Dinas Pendidikan, Satpol PP dan petugas kebersihan

Assisten II Bidang Administrasi Umum Kota Jambi HA Ridwan yang memimpin kegiatan penertiban perumahan guru itu menyebutkan langkah itu menindak lanjuti hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta rekomendasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait status dan pengelolaan asset milik daerah.

Disebutkan jumlah rumah yang menjadi target penertiban sebanyak 24 unit atau titik lokasi di beberapa kompleks perumahan guru di kota itu.

BACA LAINNYA  Kapolda Jambi Pantau Langsung Vaksinasi Massal di Jembatan Timbang di Tembesi

Kegiatan tim terpadu itu melibatkan sejumlah OPD di Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Jambi, Dinas Tata Kota Kebersihan dan Pertamanan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup serta pihak kecamatan dan kelurahan setempat.

“Tahap pertama, hari ini yang kita lakukan penertiban atau eksekusi sebanyak dua titik, di Perumahan Guru Mayang, Kenali Besar dan Pattimura,” kata Ridwan.

BACA LAINNYA  Menjadi Harapan Fadhil Arief, Tamat SD dan SMP Anak-anak Batanghari Bisa Baca Tulis Al Quran

Ia menyebutkan, pihaknya telah melakukan sosialisasi sejak tiga bulan lalu terkait penertiban perumahan itu kepada para penghuninya yakni 49 rumah di Kelurahan Mayang dan 60 rumah di kenali besar, .

“Memang banyak rumah yang kondisinya tidak layak huni, penempatannya bukan orang yang sesuai untuk mendiaminya. Termasuk juga bangunan yang sudah berubah fungsi akan ditertibkan,” kata Ridwan.

Mustafa Kamal, salah seorang suami pensiunan yang juga terkena eksekusi mengaku dia dan keluarganya sudah tinggal di rumah itu sejak tahun 1985 mengaku pasrah.

BACA LAINNYA  Optimalkan Vaksinasi, Kapolsek Pamenang Khutbah di Masjid Istiqlal

“Mau bagaimana mana lagi, apa boleh buat, sekarang kami hanya diberi jangka waktu 2 minggu hingga sebulan untuk mengosongkan rumah dan sudah buat surat pernyataannya,” kata Mustafa.

Assisten II Bidang Administrasi Umum Kota Jambi Ridwan menyebutkan, setelah dikosongkan rumah-rumah itu nantinya akan digunakan oleh tenaga pendidik baru.

“Nantinya untuk tenaga pendidik baru, tidak akan ada pungutan. Ada perjanjian penyataan mereka tidak memungut dan memindah tangan kan,” kata Ridwan menambahkan.

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gelontorkan Dana Ratusan Juta Untuk PKL Tugu Keris, Pedagang : Terimakasih PLN

27 Juni 2022 - 21:07 WIB

Deputi Pelayanan Publik KemenPAN-RB RI Acungkan Jempol Untuk Bea Cukai Jambi

20 Juni 2022 - 19:38 WIB

Pelayanan Publik Resmi Beroperasi, Fasha : Jika Ada Pungli Foto dan Laporkan

20 Juni 2022 - 13:22 WIB

Perjuangkan Keuangan Daerah,  Manifestasi Maulana Untuk Memperjuangkan Kemakmuran  Rakyat

20 Juni 2022 - 08:13 WIB

Hadiri Acara BKPRMI, Maulana Berantas Buta Aksara Al-Qur’an

18 Juni 2022 - 10:54 WIB

Heboh, Rumah Budi Setiawan Didatangi Ratusan Warga

12 Juni 2022 - 09:22 WIB

Trending di Kota Jambi