Menu

Mode Gelap
Badan Intelijen Negara Door Tu Door di Jambi, Ada Apa ? Selain Dipecat, Oknum Kapolsek Yang Berbuat Mesum Juga Bakal di Pidana Dana Bansos Diselewengkan, Lapor ke Sini Adu Kambing Kijang LGX VS Mitsubishi, Sopir dan Penumpang Meninggal di TKP Kampoeng Radja Siap Kembali Menghibur Keluarga di Jambi, KJK Beri Apresiasi

Hukrim · 23 Sep 2021 19:03 WIB

Tipu 837 Orang, Oknum Guru Bawa Kabur Uang Rp 23 Miliar


 Oknum guru madrasah berinisial I (32), dibekuk petugas Polres Bogor lantaran melakukan penipuan dengan modus investasi bodong dan arisan sembako.Foto/MPI/Putra Ramadhani Astyawan Perbesar

Oknum guru madrasah berinisial I (32), dibekuk petugas Polres Bogor lantaran melakukan penipuan dengan modus investasi bodong dan arisan sembako.Foto/MPI/Putra Ramadhani Astyawan

Kabarjambikito.com – Oknum guru madrasah berinisial I (32), dibekuk petugas Polres Bogor lantaran melakukan penipuan dengan modus investasi bodong dan arisan sembako. Dari aksinya, pelaku menggelapkan uang sebesar Rp23 miliar.

Kapolres Bogor AKBP Harun mengatakan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat di Sukajaya, Kabupaten Bogor, yang telah ditipu oleh pelaku. Modusnya, pelaku mengajak masyarakat untuk melakukan investasi uang dan menjanjikan keuntungan sebesar 40% setiap bulan.

BACA LAINNYA  Warga Batanghari Dihebohkan Dengan Kebakaran Tabung Gas Elpiji 3 Kilogram

“Ini dilakukan pelaku sejak Oktober 2019 lalu. Awalnya lancar, karena sering main trading dan kalah terus akhirnya pelaku rugi yang berimbas pada modus investasi bodongnya,” kata Harun kepada wartawan di Mapolres Bogor, Kamis (23/9/2021).

Tak hanya itu, lanjut Harun, pelaku juga melakukan penipuan lainnya dengan membuat arisan barang atau sembako untuk Hari Raya Lebaran. Dari hasil penyelidikan, ada sebanyak 837 orang dengan total uang yang dibawa oleh pelaku sebesar Rp23 miliar.

BACA LAINNYA  Wanita Kerja Honorer di Dispenda Ditemukan Meninggal di Kos

“Karena tak bisa membayar, tersangka ini kabur ke beberapa daerah sebelum kami tangkap di tempat persembunyiannya di Sumedang,” ujarnya.

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti hasil penipuan berupa aset tanah seluas 3 hektare, dua unit sepeda motor, 8 buku tabungan dan lainnya. Tersangka dijerat dengan Pasal 378 KUHP, Pasal 372 KUHP dan Pasal 46 Ayat 1 Nomor 10/1998 tentang Perubahan Pasal UU Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan Jo Pasal 69 UU Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan.

BACA LAINNYA  Dapat Kode PIN ATM, Pasutri Ini Gasak Tabungan Korban Hingga Belasan Juta

“Ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara. Serta denda minimal Rp10 miliar dan maksimal Rp200 miliar,” pungkas Harun.

Sindonews.com

Artikel ini telah dibaca 408 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Selain Dipecat, Oknum Kapolsek Yang Berbuat Mesum Juga Bakal di Pidana

24 Oktober 2021 - 19:26 WIB

Edaran Sabu-sabu di Warungnya, Pasutri Diringkus BNNP Jambi

23 Oktober 2021 - 09:37 WIB

Tak Hanya Curas Mobil Mahasiswa, Oknum Polisi Ini Juga Positif Gunakan Narkoba

22 Oktober 2021 - 10:07 WIB

Diduga Setubuhi Anak Dibawah Umur, Warga Kerinci Diamankan Polisi

21 Oktober 2021 - 00:54 WIB

88 Pengaduan Kasus Investasi Penipuan Ternak Lele Yang Telah Diterima Polda Jambi

20 Oktober 2021 - 17:15 WIB

Reskrimsus Polda Jambi Temukan Gudang Penyimpanan BBM Oplosan

20 Oktober 2021 - 15:03 WIB

Trending di Hukrim