Menu

Mode Gelap
Memasuki Masa Purna Tugas, Kajati Jambi Pererat Hubungan Dengan Awak Media Memasuki Masa Purna Tugas, Kajati Jambi Pererat Hubungan Dengan Awak Media Fadhil Arief Minta Pejabat Gali Motivasi Diri Gelontorkan Dana Ratusan Juta Untuk PKL Tugu Keris, Pedagang : Terimakasih PLN Pemerintah Siapkan Puluhan Ribu Set Top Box Gratis Untuk Warga Jambi,  Hasbi Anshory : Kita Berpihak Kepada Rakyat

Hukrim · 15 Des 2021 17:33 WIB

Tolak Berhubungan Badan, Warga Bungo Tikam Istrinya


 Kapolsek Muko-Muko Bathin VII Iptu Moh. Hasyim Asy’ari saat memimpin konferensi pers terkait ungkap kasus penusukan seorang istri di Dusun Tebing Tinggi. Foto : Istimewa Perbesar

Kapolsek Muko-Muko Bathin VII Iptu Moh. Hasyim Asy’ari saat memimpin konferensi pers terkait ungkap kasus penusukan seorang istri di Dusun Tebing Tinggi. Foto : Istimewa

Kabarjambikito.com – Entah apa yang ada di pikiran seorang pria berinisial IW (32) warga Kabupaten Bungo, sehingga tega menusuk istrinya sendiri YL (29) dengan senjata tajam.

Suami tersebut bernama Ira Wadiyuska Alias Eka (32). Eka melakukan penusukan kepada istrinya dengan menggunakan sebilah pisau. Eka emosi lantaran ditolak istrinya untuk berhubungan badan.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 11 Desember 2021 sekitar pukul 05.00 WIB di Dusun Tebing Tinggi, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII.

BACA LAINNYA  Sempat Jadi Buronan, Tahan Kabur dari LPKA Muara Bulian Menyerahkan Diri

Setelah kejadian, warga yang mengetahui informasi langsung membawa sang istri rumah sakit untuk dirawat intensif karena mengalami luka yang cukup serius.

Kapolsek Muko-Muko Bathin VII, Iptu Moh. Hasim Asy’Ari membenarkan kasus tersebut. Pelaku menikam istrinya menggunakan pisau sebanyak tiga kali. Korban mengalami luka yng cukup serius dan dirawat di rumah sakit Bungo.

“Korban selamat. Atas peristiwa itu korban mengalami luka serius di bagian pinggang sebelah kanan, dada dan punggung korban,” ungkapnya Selasa, 14 Desember 2021.

BACA LAINNYA  Pengedar Sabu Untuk Kalangan Sopir Angkutan Batubara Ditangkap BNNP Jambi

Asy’Ari menceritakan, sebelum ditusuk, korban awalnya memang sedang tidur. Suami membangunkan istrinya untuk berhubungan badan. Korban menolak keinginan suami. Karena kesal, sang suami langsung ke dapur mengambil pisau dan setelah itu menusuk korban.

“Saat perkelahian tersebut, anak korban langsung bangun dan saat mengetahui ayah dan istrinya bertengkar secara kasar langsung memanggil warga dan warga mengetahui hal itu langsung melapor ke Polsek Bathin VII, Muko-Muko,” jelasnya.

BACA LAINNYA  Koalisi MPJ Giring Kasus Jamban Sehat di Padang Kelapo ke Ranah Hukum

Setelah itu, saat warga menuju TKP, pelaku lebih dulu kabur ke rumah orang tua kandungnya di Kecamatan Pasar Muara bungo.

Pihak kepolisian yang mengetahui hal itu langsung menangkap pelaku dan membawanya ke Polsek Bathin VII, Bungo untuk diperiksa intensif.

Atas perbuatannya, terlapor dijerat dengan Pasal 44 (2) nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara.

Artikel ini telah dibaca 242 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perkara SPALD-T Kabupaten Batanghari TA 2019 Kembali di Sidang JPU

21 Juni 2022 - 08:41 WIB

Polisi Sudah Kantongi Nama dan Data Dugaan Korupsi Pada Anak PTPN VI Jambi

9 Juni 2022 - 17:47 WIB

Dua Terduga Pengedar Narkoba di Pemayung Ditangkap Satresnarkoba Polres Batanghari

1 Juni 2022 - 11:11 WIB

Pelaku Pembacok Anaknya Sendiri Ditangkap di Kebun Sawit Warga

18 Mei 2022 - 21:06 WIB

Lucu!! Aksi Kades Ini Malah Bikin Uang Rp. 1.4 M Yang Akan Diterima Desa berubah Jadi DP Mobil

14 Mei 2022 - 14:27 WIB

Pelaku Penusuk Leher Warga Marosebo Ulu Berhasil Diamankan Polisi

13 Mei 2022 - 09:14 WIB

Trending di Hukrim