LIVE TV
Tiga Pekan Jelang PSU, Bawaslu Perketat DPT yang TSM Apnizal: Surat Pengunduran Diri Sanusi Sudah Diteruskan ke KPU RI Dinkes Muaro Jambi Minta Perusahaan Tambah Ruang Isolasi Breaking News!! Warga Pelayangan Tembesi Temukan Mayat Gantung Diri Kapolres Tanjabbar Pimpin Langsung Apel Gelar Pasukan OPS Ketupat

Home / Peristiwa/ Sejarah

Jumat, 12 Februari 2021 - 14:54 WIB

Tukang Sayur Terangsang dengan CD Bekas Wanita, Kejiwaannya Diperiksa

Tukang sayur Cikande perkosa mayat (Suara.com/Alwan)

Tukang sayur Cikande perkosa mayat (Suara.com/Alwan)

-Kejiwaan AS (25) tersangka pembunuhan dan pemerkosaan mayat Marsah (43), tukang sayur di Cikande bakal diperiksa kejiwaannya oleh Polres Serang.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Serang AKBP Mariyono kepada awak media saat menggelar konferensi pers di Mapolres Serang, Jumat (12/2/2021).

Mariyono mengatakan, petugas Reserse Kriminal Polres Serang menemukan banyak celana dalam di lokasi penangkapan tersangka AS.

Baca Juga   Kekerasan Terhadap Jurnalis, Dewan Pers: Kekerasan Tak di Benarkan

“Di tempat persembunyian tersangka kita banyak temukan celana dalam wanita,” ungkap kapolres.

Atas dasar hal tersebut, Mariyono mengaku akan melakukan pemeriksaan kejiwaan tersangka. “Yang bersangkutan (tersangka-red) ini akan kita periksa psikologinya, bagaimana kejiwaan yang bersangkutan,” ujarnya.

Menurut pengakuan tersangka, celana dalam yang ditemukan polisi di gubuk persembuniyannya tersebut ia kumpulkan dari hasil curiannya sendiri.

Baca Juga   Rumit, Remeh, dan Ramahnya Penanggulangan Pandemi Covid-19 di Indonesia

“Iya dicuri (celana dalam-red),” ujarnya.

Tersangka juga mengaku sering menggunakan celana dalam curiannya tersebut untuk memuaskan hasrat seksualnya.

AS atau Aris merupakan pelaku pembunuhan Marsah yang ditemukan di Sungai Kecil di Jalan Kandang Sapi Kampung Kayu Areng, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Selasa (9/2/2021) lalu.

Baca Juga   Gegera Ini, Dua Kelompok Pemuda Nyaris Bentrok

AS yang meningkat birahinya lantaran minuman keras mencekik korban lima kali hingga korban tewas lalu memperkosa mayatnya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 338 KUH Pidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

(Suara.com)

Share :

Baca Juga

Peristiwa/ Sejarah

Perjalanan Betuah (6) Musri Nauli

Peristiwa/ Sejarah

Gempar !!! Video Perempuan Muda Berhijab Dianiaya Pria Akibat Percintaan

Peristiwa/ Sejarah

Polres Muaro Jambi Bubarkan Balap Liar di Perkantoran Bupati Muaro Jambi

Peristiwa/ Sejarah

Kecelakan di Tenam, Mengakibat Jalan Macet

Peristiwa/ Sejarah

Perjalanan Betuah (20)

Peristiwa/ Sejarah

Dua Hari Tidak Keluar Rumah, Seorang ASN di Kemenag Ditemukan Meninggal Dunia

Peristiwa/ Sejarah

Ajun Arah

Peristiwa/ Sejarah

Akun Instagram dan WA Istri Bupati Merangin Diretas