Hanya Gegara Ini Warga Marosebo Ulu Bakar Rumah Sarminsen Jambi- Jatim Tandatangan MoU Misi Dagang dan Investasi Sani: Membangunan Mental Ummat Sangat Penting Sekali Membegal Tukang Ojek di Muaro Jambi, Pelaku Diamankan Polisi Penampakan Dua Ekor Harimau Membuat Warga Muaro Jambi Getar-Getir

Home / Nasional

Rabu, 29 September 2021 - 21:16 WIB

TVRI Tak Ikut Tayangkan Film G30S PKI, Jejak Digital Dirut Iman Brotoseno Dibongkar

Iman Brotoseno Direktur Utama Pengganti Antarwaktu LPP TVRI periode 2020-2022

Iman Brotoseno Direktur Utama Pengganti Antarwaktu LPP TVRI periode 2020-2022

NASIONAL- Pakar telematika Roy Suryo mempertanyakan kebijakan TVRI yang tak ikut tayangkan film G30S PKI dan singgung jejak digital Iman Brotoseno.

Roy Suryo menegaskan, TVRI merupakan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) yang sumber pendanaan utamanya berasal dari APBN yang notabene dibiayai menggunakan uang rakyat.

“LPP (Lembaga Penyiaran Publik) TVRI adalah TV Nasional yg dibeayai APBN alias dari Uang Rakyat, sehingga tayangan2nya seharusnya mencerminkan Aspirasi Masyarakat,” kicau Roy Suryo sebagaimana dikutip dari akun Twitter @KRMTRoySuryo2 pada Rabu, 29 September 2021.

Dalam kicauannya, Roy Suryo memperlihatkan jejak digital Direktur Utama TVRI Iman Brotoseno di akun Twitter pribadinya yang sempat menuai kontroversi.

BACA LAINNYA  Kapolri: Saya Ingin Polisi Dicintai sebagai Pelindung dan Pengayom Masyarakat

Iman Brotoseno diketahui pernah mengunggah kicauan yang cenderung pro terhadap PKI, bahkan kerap menginformasikan bahwa PKI seolah-olah tidak bersalah dan justru dianggap sebagai korban rezim Orde Baru.

Selain itu, Iman Brotoseno juga diketahui pernah membuat kicauan yang mengarah kepada konten bernuansa pornografi, mengingat rekam jejaknya yang pernah menjadi salah satu jurnalis di Majalah Playboy Indonesia yang kini tak lagi terbit.

Atas dasar tersebut, Roy Suryo kemudian mempertanyakan kredibilitas Iman Brotoseno selaku Direktur Utama TVRI saat ini.

Bahkan, Iman Brotoseno dinilai seolah tutup mata dan telinga dengan aspirasi masyarakat yang meminta agar TVRI ikut menayangkan film G30S
PKI, terlepas dari adanya keharusan untuk menempuh prosedur mekanisme kerja sama dengan stasiun TV swasta yang sudah terlebih dahulu memperoleh hak siarnya.

BACA LAINNYA  Hari Sumpah Pemuda, Polres Tebo Gratiskan Pembuat SIM C Untuk Peserta Vaksinasi

“Tetapi bgmn bisa, kalau Jejak digital Akun Dirutnya dulu isinya spt ini & Sekarang malah tutup mata & telinga? AMBYAR,” ujarnya.

Sejumlah netizen mendukung pernyataan yang dilontarkan oleh Roy Suryo terkait kicauannya yang mengkritisi kebijakan Iman Brotoseno selaku Direktur Utama TVRI saat ini.

“Bisa diduga, TVRI akan dijadikan lembaga penyiaran seperti apa, kalau jabatan dirut diberikan kepada pembela pki & gerwani .. Pejabat dirutnya otak mesum dan esek2.. Quo vadis TVRI ku..,” kicau akun @dysaa55 membalas kicauan @KRMTRoySuryo2.

BACA LAINNYA  Ketua Umum JMSI Ikut Diundang Pantau Pemilu di Venezuela

“Orang macam @imanbr kok bisa²nya jd Dirut. Bisa ambyar generasi bangsa kita klo menjalankan negara dg bercanda. #mesakebangsaku,” kicau akun @dik_irfan.

“Saya sependapat dengan Mas Roy, Beberapa lembaga pemerintahan rerata di jabat orang Yang tidak membidangi apa Yang di jabatnya,carut marut kebijakan,Dan cara penyampaian statement yang tidak bisa di pahami. Ambyarrrrr… Parah,” kicau akun @notolelampah2.

“Oo beliau yg di TVRI sekolam dgn PKI pantas lah kalau begitu,” kicau akun @m_nasuhi.

Suaraislam.id

Share :

Baca Juga

Nasional

Daftar Sanksi PNS Bolos Kerja Versi Aturan Baru Jokowi

Nasional

Tagar PercumaLaporPolisi Muncul, DPR RI Minta Buka dan Usut Kasus Pekosaan 3 Anak Kembali

Hukrim

Pelaku Pembakar Mimbar Masjid Ditangkap dan Diikat di Tiang Telepon

Nasional

Keluar Penjara, Saipul Jamil : I Love You Teman Media Semua

Nasional

SK JMSI Sebagai Konstituen Dewan Pers Diserahkan Hendry Bangun

Nasional

Temu Kenali Potensi Budaya untuk Desa Pemajuan Kebudayaan  

Nasional

Waketum MUI: Cuitan Ferdinand Hutahaean Menyakiti Hati Umat Islam

Nasional

Massa BEM SI dan Aparat Kepolisian Saling Dorong di Dekat Gedung KPK, Ada yang Terjatuh