Menu

Mode Gelap
Facebook Mulai Uji Coba Kurangi Konten Politik di 80 Negara, Termasuk Indonesia Tanahnya Ditawar Miliaran Rupiah, Pensiunan PNS Ini Pilih Wakafkan untuk Masjid Al Haris Janji Berantas Sumur Illegal Drilling di Batanghari Pemaparan Visi Misi Cakades Bajubang Laut, Warga : Joni Punya Jaringan, dan Pergaulan Luar Biasa Maulana Terima Penghargaan Menkes Terkait Sanitasi Berbasis Masyarakat

Nasional · 29 Sep 2021 21:16 WIB

TVRI Tak Ikut Tayangkan Film G30S PKI, Jejak Digital Dirut Iman Brotoseno Dibongkar


 Iman Brotoseno Direktur Utama Pengganti Antarwaktu LPP TVRI periode 2020-2022 Perbesar

Iman Brotoseno Direktur Utama Pengganti Antarwaktu LPP TVRI periode 2020-2022

NASIONAL- Pakar telematika Roy Suryo mempertanyakan kebijakan TVRI yang tak ikut tayangkan film G30S PKI dan singgung jejak digital Iman Brotoseno.

Roy Suryo menegaskan, TVRI merupakan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) yang sumber pendanaan utamanya berasal dari APBN yang notabene dibiayai menggunakan uang rakyat.

“LPP (Lembaga Penyiaran Publik) TVRI adalah TV Nasional yg dibeayai APBN alias dari Uang Rakyat, sehingga tayangan2nya seharusnya mencerminkan Aspirasi Masyarakat,” kicau Roy Suryo sebagaimana dikutip dari akun Twitter @KRMTRoySuryo2 pada Rabu, 29 September 2021.

Dalam kicauannya, Roy Suryo memperlihatkan jejak digital Direktur Utama TVRI Iman Brotoseno di akun Twitter pribadinya yang sempat menuai kontroversi.

BACA LAINNYA  Muktamar NU ke-34 Akan Digelar 23-25 Desember 2021

Iman Brotoseno diketahui pernah mengunggah kicauan yang cenderung pro terhadap PKI, bahkan kerap menginformasikan bahwa PKI seolah-olah tidak bersalah dan justru dianggap sebagai korban rezim Orde Baru.

Selain itu, Iman Brotoseno juga diketahui pernah membuat kicauan yang mengarah kepada konten bernuansa pornografi, mengingat rekam jejaknya yang pernah menjadi salah satu jurnalis di Majalah Playboy Indonesia yang kini tak lagi terbit.

Atas dasar tersebut, Roy Suryo kemudian mempertanyakan kredibilitas Iman Brotoseno selaku Direktur Utama TVRI saat ini.

Bahkan, Iman Brotoseno dinilai seolah tutup mata dan telinga dengan aspirasi masyarakat yang meminta agar TVRI ikut menayangkan film G30S
PKI, terlepas dari adanya keharusan untuk menempuh prosedur mekanisme kerja sama dengan stasiun TV swasta yang sudah terlebih dahulu memperoleh hak siarnya.

BACA LAINNYA  Fadhil Arief Sebut Susun Tata Ruang Bisa Permudakan Tingkatkan Ekonomi

“Tetapi bgmn bisa, kalau Jejak digital Akun Dirutnya dulu isinya spt ini & Sekarang malah tutup mata & telinga? AMBYAR,” ujarnya.

Sejumlah netizen mendukung pernyataan yang dilontarkan oleh Roy Suryo terkait kicauannya yang mengkritisi kebijakan Iman Brotoseno selaku Direktur Utama TVRI saat ini.

“Bisa diduga, TVRI akan dijadikan lembaga penyiaran seperti apa, kalau jabatan dirut diberikan kepada pembela pki & gerwani .. Pejabat dirutnya otak mesum dan esek2.. Quo vadis TVRI ku..,” kicau akun @dysaa55 membalas kicauan @KRMTRoySuryo2.

BACA LAINNYA  Gatot Nurmantyo Dan Amien Rais Temui Rocky Gerung, Langsung Nyerang PT Sentul City

“Orang macam @imanbr kok bisa²nya jd Dirut. Bisa ambyar generasi bangsa kita klo menjalankan negara dg bercanda. #mesakebangsaku,” kicau akun @dik_irfan.

“Saya sependapat dengan Mas Roy, Beberapa lembaga pemerintahan rerata di jabat orang Yang tidak membidangi apa Yang di jabatnya,carut marut kebijakan,Dan cara penyampaian statement yang tidak bisa di pahami. Ambyarrrrr… Parah,” kicau akun @notolelampah2.

“Oo beliau yg di TVRI sekolam dgn PKI pantas lah kalau begitu,” kicau akun @m_nasuhi.

Suaraislam.id

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tanahnya Ditawar Miliaran Rupiah, Pensiunan PNS Ini Pilih Wakafkan untuk Masjid

15 Oktober 2021 - 20:26 WIB

Brigadir NP Siap Tanggung Jawab soal Aksi Banting Pendemo Mahasiswa

14 Oktober 2021 - 08:23 WIB

Catat! ASN Dilarang Cuti Pada Tanggal Ini

13 Oktober 2021 - 11:52 WIB

Soal Tagar #PercumaLaporPolisi, IPW: Karena Nila Setitik, Rusak Susu Sebelanga

12 Oktober 2021 - 08:58 WIB

Libur Hari Besar Islam Sering Digeser, MUI: Harusnya Mengikuti Hari Besar Keagamaan

12 Oktober 2021 - 08:43 WIB

Demi Keadilan, DPR Minta Usut Tuntas Kasus Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

12 Oktober 2021 - 07:38 WIB

Trending di Hukrim