LIVE TV
Ratusan Warga Bersama Pengemudi Ojol di Jambi Terima Zakat Maal Bupati Tanjabbar Saksikan Secara Virtual Gema Membumi Arakan Sahur Online PT Putra Duta Indahwood Mangkir di Sidang Karhutla Jambi Kasatpol PP Tinjau Pos Penyekatan, Puluhan Sepeda Motor Balik Kanan Begini Cara Travel Bandel yang Nekat Melintas Masuk Jambi Saat Peniadaan Mudik 2021

Home / Peristiwa/ Sejarah

Senin, 8 Februari 2021 - 21:50 WIB

Upaya Humanis Berbuah Manis, 34 Alat Berat Keluar dari Lokasi PETI

Kabarjambikito.com – Tim gabungan Polda Jambi TNI/Polri dan jajaran sepertinya tidak main-main terus melakukan upaya persuasif dalam mencegah rusaknya lingkungan dampak dari Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sarolangun.

Pasalnya, setelah 13 alat berat excavator di Lubuk Bedorong, Kecamatan Limun Sarolangun berhasil di keluarkan.

Kini (Senin, 8/2/2021) menyusul lagi sebanyak 34 alat berat digiring oleh Tim Gabungan Polda Jambi keluar dari lokasi PETI.

Baca Juga   Kenalan di Facebook, ABG Garap Teman Wanita di Kebon Kosong

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto mengakui keluarnya alat berat merupakan hasil dari kesepakatan antara pihak kepolisian dengan Pemilik dan penanggung jawab alat berat yang bekerja di lokasi PETI Hutan APL.

“Kemarin, di Loby Hotel Golden telah dilaksanakan penggalangan antara pemilik alat dengan Kasubdit Ekonomi Ditintelkam Polda Jambi Akbp Andi M. Ichsan dan Kasat Intelkam Polres Sarolangun Iptu Jabidi, beserta anggota,” katanya, Senin (8/2).

Baca Juga   Belasan Unit Alat Berat Berhasil di Keluarkan Polisi dari Lokasi PETI

Menurut Mulia, pada hari minggu (7/2) kemarin, alat berat sudah keluar 23 dari Sungai Batang Limun dan sekarang sudah berada dirumah masing-masing warga.

“Hari ini keluar 11 unit dengan rincian 6 melalui desa Panca karya dan 5 melalui Kecamatan Batang asai” sebutnya

Baca Juga   Gunakan Excavator, PWB Desak Aparat Penegak Hukum Tindak Pelaku PETI di Batu Kerbau

Rencana pengeluaran alat berat yang semula akan dikeluarkan serentak hari pada Minggu (7/2) akan tapi dibagi menjadi 2 hari yakni minggu dan senin (8/2).

“Karena alat berat kurang lebih 11 Unit dilokasi PETI Hutan APL bisa sampai diluar Desa Lubuk Bedorong pada hari tersebut, dikarenakan butuh 2 hari untuk keluar dari lokasi,” terang Mulia

(Ade)

Share :

Baca Juga

Peristiwa/ Sejarah

Heboh !!! Akun Whatsapp Wawako Jambi, Maulana Dicatut Orang Tak di Kenal

Peristiwa/ Sejarah

Siklon Tropis Surigae Jadi Taifun, BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah, Termasuk Jambi

Peristiwa/ Sejarah

Polres Muaro Jambi Bubarkan Balap Liar di Perkantoran Bupati Muaro Jambi

Peristiwa/ Sejarah

Ritas: Sanusi KPU Diduga Bersekongkol dengan Cek Endra

Peristiwa/ Sejarah

The Real Winner Pilkada Jambi 2020

Peristiwa/ Sejarah

Warga Meninggal di Patuk Ular, Warga Tanya Janji Ketua DPRD Provinsi Jambi?

Pendidikan

Memalukan, Pelajar Merayakan Kelulusan Malah Tak Terdidik, Ini Yang Dilakukan

Peristiwa/ Sejarah

Perjalanan Betuah (50)