Menu

Mode Gelap
Facebook Mulai Uji Coba Kurangi Konten Politik di 80 Negara, Termasuk Indonesia Tanahnya Ditawar Miliaran Rupiah, Pensiunan PNS Ini Pilih Wakafkan untuk Masjid Al Haris Janji Berantas Sumur Illegal Drilling di Batanghari Pemaparan Visi Misi Cakades Bajubang Laut, Warga : Joni Punya Jaringan, dan Pergaulan Luar Biasa Maulana Terima Penghargaan Menkes Terkait Sanitasi Berbasis Masyarakat

Kabar Daerah · 28 Agu 2021 20:47 WIB

Wabup Tanjabbar Pimpin Rapat Rencana Pembangunan PMKS


 Wabup Tanjabbar Pimpin Rapat Rencana Pembangunan PMKS Perbesar

Kabarjambikito.com – Wakil Bupati Tanjab Barat, Hairan, SH pimpin rapat rencana pembangunan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) berkapasitas 30 Ton/Jam oleh Yayasan Lembaga Ekonomi Mandiri Sukses Bersama, Rabu (25/08/21).

Rencananya, pabrik minyak ini akan dibangun pada lahan seluas 12.09 Hektar yang berlokasi di Desa Bukit Indah, Kecamatan Muara Papalik.

Dikatakan Hairan, terkait adanya bantuan dari BPDPKS di Muara Papalik untuk mendirikan pabrik mini 30 Ton/Jam. Namun dijelaskannya, untuk mendirikan pabrik PMKS harus di dukung lahan seluas 6000 Hektar.

BACA LAINNYA  Bupati Tanjabbar Hadiri Secara Virtual, Kunker Panglima TNI Bersama Kapolri di Jambi

Lebih lanjut dia menegaskan, jika dana yang bersumber dari BPDPKS harus diperuntukan bagi kesejahteraan petani.

“Kita garis bawahi dari petani untuk petani bukan perorangan atau pribadi. Mestinya BPDPKS itu diakomodir oleh KUD bersama agar manfaat dan harga itu bisa dikendalikan bersama-sama oleh masyarakat yang ada di muara papalik,” tegasnya.

Rapat yang dilaksanakan di Ruang Pola Atas Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat ini turut diikuti oleh Asisiten, perwakilan Dinas perkebunan Provinsi Jambi, Kepala OPD terkait, Kabag di Lingkup Setda, Camat Muara Papalik, Kades Sungai Muluk, Kades Bukit Indah, Pimpinan Yayasan dan Koperasi yang ada di desa bukit indah dan sungai muluk.

BACA LAINNYA  Beredar Isu Dugaan Jual Beli Jabatan, Ini Penjelasan Plt Kakanwil Kemenag Jambi

Sementara itu, Laporan dari Peserta Rapat, diketahui bahwa sampai saat ini proses perizinan pembangunan pabrik baru sebatas izin lokasi dan itu masih dalam proses serta harus ditindak lanjuti.

Peserta rapat juga sepakat jika dana BPDPKS merupakan dana bagi petani dan kepengurusannya dalam bentuk koperasi.

BACA LAINNYA  Dua Tahun Sertifikat Tak Kunjung Terbit, Warga Batanghari: Kami Sudah Bayar Biaya Administrasi

Sampaikan kesimpulan rapat, Wakil Bupati Hairan tegaskan beberapa poin penting terkait proses pembangunan PMKS ini, diantaranya agar mengkaji kembali legalitas yayasan sebagai badan hukum yang mewakili petani sawit sesuai dengan saran Dinas Perkebunan Provinsi Jambi.

Selain itu, terkait pengelolaan akan dikembalikan kepada koperasi atau gabungan kelompok tani sesuai dengan peraturan Dirjenbun nomor 273 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Sarana dan Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit dalam kerangka Pendanaan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit. (Sul)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Al Haris Janji Berantas Sumur Illegal Drilling di Batanghari

15 Oktober 2021 - 16:50 WIB

Pemaparan Visi Misi Cakades Bajubang Laut, Warga : Joni Punya Jaringan, dan Pergaulan Luar Biasa

15 Oktober 2021 - 16:01 WIB

Maulana Terima Penghargaan Menkes Terkait Sanitasi Berbasis Masyarakat

15 Oktober 2021 - 14:59 WIB

Pemaparan Visi dan Misi Cakades, Warga: Program Nomor Urut 1 Banyak Menyentuh Masyarakat

15 Oktober 2021 - 14:46 WIB

Sumur Minyak Illegal di Batanghari Dipaparkan Depan Menteri ESDM RI

15 Oktober 2021 - 14:39 WIB

Lagi… Siswa SMP Jadi Korban Lakalantas di Rantau Puri

15 Oktober 2021 - 13:43 WIB

Trending di Batanghari