Menu

Mode Gelap
Sekda Sempat Bertanya Tentang Kegiatan di 2021, Fadhil Arief: Saya Yakin Hutang Lunas dan Jalan Tetap Dibangun JMSI Apresiasi Inisiatif KBRI Madrid dan Dubes RI untuk Kerajaan Spanyol Bupati Masnah Hadiri Pengukuhan Ketua LAM se Kecamatan Sungai Gelam Wagub Sani Hadiri Halal bi Halal Serta Pelantikan Fatayat NU se Jambi Komisi IV DPRD Provinsi Cek Pembangunan Gedung SMA Negeri 12 Kota Jambi

Nasional · 24 Feb 2022 18:08 WIB

Wagub Jawa Barat Sebut SE Menag Yaqut Tidak Ditangapi Positif Semua Pihak


 Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum ikut merespons pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tentang suara adzan dari masjid dan suara gonggongan anjing. (CNNIndonesia) Perbesar

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum ikut merespons pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tentang suara adzan dari masjid dan suara gonggongan anjing. (CNNIndonesia)

NASIONAL – Gegara Menteri Agama, Yaqut Cholil banyak pihak menilai, apa yang disampaikan oleh Menag Yaqut Cholil tidak elok didengar oleh masyarakat. Terlebih Yaqut Cholil sendiri seorang menteri.

Dilansir dari CNN, terkait hal tersebut, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum ikut merespons pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tentang suara azan dari masjid dan suara gonggongan anjing.

Menurut Uu, tidak elok jika suara azan disandingkan dengan gonggongan anjing.

“Tidak elok mentasbihkan azan dengan gonggongan anjing karena mengganggunya gonggongan anjing dan suara azan akan berbeda di telinga,” kata Uu melalui keterangan tertulis, Kamis (24/2/2022).

BACA LAINNYA  Terobosan Jaksa Agung Dobrak Kebuntuan Penyelesaian Kasus HAM Berat

Uu mengatakan bahwa aturan tentang sepiker masjid dan musala tidak ditanggapi positif oleh semua pihak. Ada yang pro dan ada yang kontra.

Perbedaan pendapat itu yang kini menurutnya jadi membuat gaduh. Uu menyebut selama ini Kementerian Agama tidak berkomunikasi dulu dengan ulama.

“Paling tidak ada komunikasi dulu dengan tokoh agama atau pemuka masyarakat lainnya. Jangan tiba-tiba edaran, masyarakat banyak yang bertanya pada saya,” katanya.

BACA LAINNYA  Pelaku Pembakar Mimbar Masjid Ditangkap dan Diikat di Tiang Telepon

Sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan Surat Edaran Nomor 5 tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala. Aturan itu memuat pembatasan penggunaan sepiker masjid.

Surat edaran yang baru dikeluarkan itu lantas menuai pro dan kontra. Ada yang setuju dan tidak.

Yaqut lantas memberikan penjelasan saat diwawancara sejumlah awak media di Pekanbaru, Riau. Di kesempatan itu, dia bicara tentang suara azan dari masjid dan gonggongan masjid.

BACA LAINNYA  Haji Lulung Meninggal Dunia, Ahok Ucapkan Duka Cita

“Yang paling sederhana lagi, kalau kita hidup dalam satu kompleks, misalnya. Kiri, kanan, depan belakang pelihara anjing semua. Misalnya menggonggong dalam waktu bersamaan, kita ini terganggu, enggak?” Kata Yaqut.

“Artinya apa? Suara-suara ini, apa pun suara itu, harus kita atur supaya tidak jadi gangguan. Sepiker di musala-masjid silakan dipakai, tetapi tolong diatur agar tidak ada terganggu,” tambahnya.

Artikel ini terbit di Cnnindonesia.com Wagub Jabar Kritik Yaqut soal Perbandingan Azan dengan Suara Anjing

Artikel ini telah dibaca 183 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

JMSI Apresiasi Inisiatif KBRI Madrid dan Dubes RI untuk Kerajaan Spanyol

17 Mei 2022 - 13:29 WIB

Anggaran Pemilu 2024 Rp 76 T Mendapat Kritikan Dari PAN

16 Mei 2022 - 13:54 WIB

Tito Karnavian Bakal Lantik 5 Pj Gubernur Hari Ini

12 Mei 2022 - 07:30 WIB

DOR! Pak Guru MIT Tewas Ditembus Peluru

28 April 2022 - 06:01 WIB

Benarkah Habib Rizieq Dinobatkan Imam Besar oleh Dedengkot NU?

27 April 2022 - 00:45 WIB

THR PNS Terancam Dibayar Setelah Lebaran

24 April 2022 - 18:51 WIB

Trending di Nasional