Menu

Mode Gelap
Memasuki Masa Purna Tugas, Kajati Jambi Pererat Hubungan Dengan Awak Media Memasuki Masa Purna Tugas, Kajati Jambi Pererat Hubungan Dengan Awak Media Fadhil Arief Minta Pejabat Gali Motivasi Diri Gelontorkan Dana Ratusan Juta Untuk PKL Tugu Keris, Pedagang : Terimakasih PLN Pemerintah Siapkan Puluhan Ribu Set Top Box Gratis Untuk Warga Jambi,  Hasbi Anshory : Kita Berpihak Kepada Rakyat

Bisnis · 11 Jan 2022 18:23 WIB

Wahai Ahli Hisap Elektrik, Jangan Senang Dulu Harga Rokok Elektrik Juga Naik


 Kantor Bea Cukai Provinsi Jambi Perbesar

Kantor Bea Cukai Provinsi Jambi

Kabarjambikito.comDiketahui Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) telah menerima permintaan pita cukai hasil tembakau (PCHT) 2022 dari perusahaan rokok. Sebanyak 90% PCHT sudah dicetak.

Yang artinya harga rokok akan segera naik setelah menggunakan Pita Cukai 2022. Hingga saat ini harga rokok dipasaran terpantau belum naik dikarenakan masih menggunakan cukai 2021.

Sebagai pemahaman bersama sesuai ketentuan yang ada terkait batas waktu pelekatan pita cukai, maka untuk HT yang masih diproduksi di bulan Januari 2022 juga masih dimungkinkan pelekatan pita cukainya dengan PC HT 2021 (tarif lama) sampai dengan tanggal 1 Februari 2022.

BACA LAINNYA  Tingkatkan SDM dan Ekonomi, SKK Migas-KKKS Lakukan Program Pengembangan Masyarakat

Enny Efriani, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi (PLI) Bea Cukai Jambi, menyebutkan kenaikan tarif cukai tidak hanya terjadi pada rokok sigaret, cerutu, rokok daun dan tembakau iris namun juga terjadi kenaikan rokok elektrik.

Sesuai peraturan mentri keuangan RI Nomor : 193/PMK.010/2021 tentang cukai hasil tembakau berupa rokok elektrik dan hasil pengolahan tembakau lainnya.

” Rokok elektrik juga naik, berupa rokok elektri padat per gram, elektrik cair sistem terbuka per mililiter dan sister cair tertutup per cartridge-nya ” Imbuh Enny, Selasa (11/01/2022).

Selain itu hasil pengolahan tembakau lainnya turut melonjak naik seperti tembakau molases, tembakau hirup dan tembakau kunyah, yang artinya (HJE) jenis rokok elektrik (RE) dan Hasil pengolahan tembakau lainnya (HPTL) naik 17.5%.

BACA LAINNYA  Sejumlah ASN Terima SK Kenaikan Pangkat, Termasuk di Kabupaten Batanghari

Menurut Enny Kebijakan CHT 2022 tersebut bertujuan untuk menekan angka konsumsi rokok sebesar rata-rata 3.0% pertahun.

” Iya karena konsumsi rokok ini terbesar ke 2 setelah beras, terutama pada perokok berusia dibawah 18 tahun ” Ujarnya.

Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Jambi itu juga mempertegas akan melakukan sidak terhadap HJE rokok di pasaran.

” Biasanya 3 bulan sekali, jika kita temukan HJE di pasaran lebih tinggi dari pada Harga Jual Ecer yang telah di tetapkan produsen akan kita beri teguran ” Katanya.

BACA LAINNYA  Pelaksanaan Vaksinasi di Lapas Klas ll B Muara Bulian, Kalapas dan Kadiv PAS Kemenkumham Jambi Bilang Gini

Hal tersebut sudah jelas dalam peraturan Menkeu Republik Indonesia Nomor : 192/PMK.010/2021 tentang tarif cukai hasil tembakau berupa sigaret, cerutu, rokok daun atau klobot dan tembakau iris.

Disamping itu Kasi PLI Bea Cukai Jambi itu juga akan terus berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat di Kabupaten Bungo Tahun 2022 ini.

” Tahun ini di Kabupaten Bungo, tidak hanya masyarakat tapi pemerintahannya juga ” Bebernya.

(Ade)

Artikel ini telah dibaca 86 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tajak 21 Juni 2022, SKK Migas dukung kelancaran Pengeboran Sumur Eksplorasi Markisa-001

24 Juni 2022 - 16:38 WIB

Tajak 21 Juni 2022, SKK Migas dukung kelancaran Pengeboran Sumur Eksplorasi Markisa-001

22 Juni 2022 - 17:44 WIB

SKK Migas Tanda Tangani Kontrak Kerja Sama WK Agung I, Agung II dan North Ketapang

21 Juni 2022 - 16:46 WIB

SKK Migas-KKKS Saksikan Ekspor 1200 Metriks Ton Pipa Ke Uganda dan Kuwait

12 Juni 2022 - 16:30 WIB

SKK Migas Kejar Realisasi Komitmen Program Kerja KKKS

11 Juni 2022 - 10:12 WIB

Dorong Produk Lokal, SKK Migas dan KKKS Lakukan Inspeksi Langsung ke Pabrik

7 Juni 2022 - 16:45 WIB

Trending di Bisnis