Menu

Mode Gelap
Besok Pj Bupati Muaro Jambi, Sarolangun dan Tebo Dilantik Gubernur Jambi Mursyid : Tepat Mendagri dan Gubernur Jambi Pilih Hendrizal, Pengalamannya Sangat Lengkap. Muncul Wajah Baru di Tubuh Pengurus Pemuda Pancasila Jambi, Begini Komentar Panglima Ardi Jum’at Berkah, Masyarakat: Bertemu Bupati Saja Kami Sudah Senang Al Haris: Semangat Idul Fitri Jadi Energi Baru

Peristiwa · 17 Okt 2021 00:50 WIB

Warga Resah, SPBU Bocor Mengalir ke Pemukiman


 Foto Ilustrasi SPBU Perbesar

Foto Ilustrasi SPBU

NASIONAL– Bak pompa milik SPBU Pertamina di Jalan Prof Abdurahman Basalamah, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, bocor sejak enam hari lalu. Akibatnya, bahan bakar minyak (BBM) dari SPBU mengalir ke saluran air permukiman. Warga pun resah.
Warga yang berada di sekitar SPBU memviralkan BBM yang meluber ke saluran air pemukiman warga. Petugas SPBU masih berusaha menutup sumber kebocoran.

Pihak pengelola SPBU pun telah memberhentikan aktivitas dan tidak menerima pengunjung. Pihak SPBU menyebut penyebab peristiwa itu salah satu karena bak pompanya mengalami kebocoran.

“Kemarin itu terjadi ada, kejadian terbakar got di sebelah, ternyata memang ada kebocoran dari bak pompanya. Jadi bak pompa itu pompa yang tidak pernah kita gunakan,” kata salah satu karyawan SPBU, Muhajirin, Sabtu (16/10/2021).

BACA LAINNYA  Longsor di Kecamatan Kumun Debay Sungaipenuh, Jalan Tidak Bisa Dilewati Kendaraan

Muhajirin menerangkan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan di semua bak pompa yang dialiri BBM jenis Pertalite untuk mengetahui bak pompa mana yang bocor.

“Jadi ada yang bocor menetes keluar terus akhirnya dari baknya itu, ada bocor lagi ke saluran pipa belakang itu yang meresap ke tanah keluar di got warga,” jelasnya.

Muhajirin mengatakan penjualan BBM jenis Pertalite dihentikan sementara sejak Sabtu pagi.

“Itu kurang tahu, karena terjadi di luar area wilayah SPBU, akhirnya kita tahu ada kebocoran minyak dari situ,” katanya.

BACA LAINNYA  Satu Siswanya Gugur, Irjen Pol Rachmad Wibowo Bilang Gini

Sempat terjadi kebakaran di saluran air yang disebabkan oleh beberapa anak bermain korek api.

Menurut salah satu warga, Syam, dagangan makanan miliknya terpaksa merugi lantaran ia takut menyalakan kompor di sekitar lokasi.

“Awal kebakaran jam 5 sore kemarin, lalu kebakaran kedua 03.30 subuh, sudah enam hari dengan ini bau keras baunya malah sampai ke lorong 1. Saya merasa terganggu, karena kita dirugikan ini tidak buka usaha makanan sudah jadi tapi tidak dijual kami takut kompor,” kata Syam.

Selain itu, bau menyengat dan beberapa kali terjadi kebakaran di saluran air yang dialiri BBM tersebut membuat warga merasa ketakutan.

BACA LAINNYA  Konflik Suku Dalam 113 dengan PT BSU, Ini Penjelasan Gubernur Al Haris

“Yang saya tahu anak-anak main korek itu awalnya terbakar temannya bilang ada yang rambutnya terbakar. Bekas api semua, dari got yang dibakar anak-anak sepanjang ini terbakar,” terangnya.

Terpisah, Senior Comunication dan Relation PT Pertama Regional Sulawesi, Taufik Kurniawan mengatakan pihaknya masih melakukan investigasi soal kebocoran dari bak pompa SPBU tersebut.

“Sedang dalam proses investigasi ya,” singkatnya.

Hingga kini, pihak Polrestabes Makassar telah memasang garis polisi di lokasi saluran air yang bercampur BBM akibat kebocoran bak pompa milik SPBU Pertamina.

Warga pun diimbau tidak mendekat lokasi dan menjauhkan anak-anak bermain di sekitar lokasi yang berbahaya.

Sumber: CNNIndonesia.com

Artikel ini telah dibaca 384 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sadis!! Warga Marosebo Ulu, Batanghari Ditemukan Dengan Leher di Gorok

13 Mei 2022 - 06:24 WIB

Antar Istri ke Kota Jambi, Pulangnya Rumah di Bobol Maling

30 April 2022 - 15:24 WIB

Mahasiswi FKIP Universitas Jambi Ditemukan Tidak Bernyawa di Kamar Kos

28 April 2022 - 08:33 WIB

Mengindap Penyakit Stroke, Warga Bajubang Laut Terabaikan, Ini Kata Kades

21 April 2022 - 12:29 WIB

Catut Nama Dandim 0419/ Dandim Tanjab, Oknum Lakukan Modus Minta Beli Tiket

20 April 2022 - 21:57 WIB

Sedang Buang Air Besar, Seorang Pekerja Kontraktor di Terkam Harimau

20 April 2022 - 16:45 WIB

Trending di Peristiwa